Pada tahun 2025, Gate menyelesaikan pembaruan strategis penting: berevolusi dari platform perdagangan berbasis fitur menjadi sistem operasi Web3 full-stack.
Salah satu pendorong utama di balik transformasi ini adalah integrasi mendalam aset keuangan tradisional. Di antara aset tersebut, saham ter-tokenisasi telah muncul sebagai jembatan yang semakin vital antara dunia kripto dan pasar modal tradisional.
01 Transformasi Platform: Ekspansi dari Exchange Menuju Sistem Operasi Web3 Berbasis Aset
Pada tahun 2025, Gate menjalani pembaruan merek dan strategi besar, beralih dari exchange kripto menjadi "sistem operasi Web3 full-stack." Pergeseran ini bukan sekadar perubahan nama—melainkan perluasan signifikan atas cakupan layanan dan kapabilitas.
Dalam arsitektur sistem operasi baru ini, aset ter-tokenisasi menjadi komponen inti. Artinya, pengguna Gate ke depan tidak hanya akan berinteraksi dengan mata uang kripto, tetapi juga dengan saham ter-tokenisasi yang merepresentasikan kepemilikan di perusahaan publik seperti Apple dan Tesla.
Dengan membawa aset keuangan tradisional ke blockchain, Gate bertujuan untuk menghapus batasan antar kelas aset dan menawarkan lingkungan perdagangan serta manajemen aset yang terpadu, efisien, dan transparan bagi pengguna di seluruh dunia.
Data platform yang komprehensif menegaskan keberhasilan transformasi ini. Hingga akhir tahun 2025, basis pengguna global Gate telah melampaui 46 juta, dengan volume perdagangan spot bulanan mencapai $160 miliar.
Gate juga meraih penilaian tertinggi dalam tinjauan benchmark exchange CoinDesk—rating A untuk perdagangan spot dan AA untuk derivatif—menempatkannya di jajaran platform terdepan dunia.
02 Pengembangan Ekosistem: Peran Saham Ter-tokenisasi dalam Ekosistem Web3 Baru Gate
Di dalam ekosistem Web3 Gate yang luas, saham ter-tokenisasi tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, aset ini beroperasi secara sinergis dengan rangkaian produk dan layanan inovatif, membentuk siklus hidup aset digital yang lengkap.
Infrastruktur inti didukung oleh Gate Layer, jaringan Ethereum Layer 2 (L2) yang dibangun di atas OP Stack. Hanya dalam dua minggu, jaringan ini berhasil menarik lebih dari 100 juta dompet aktif, menjadikannya salah satu L2 yang tumbuh paling cepat di antara exchange terpusat dan menyediakan lingkungan on-chain berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk penerbitan serta perdagangan aset.
Penerbitan dan peluncuran aset didukung oleh beragam perangkat, termasuk Launchpad untuk proyek tahap awal, Launchpool bagi pengguna yang ingin staking dan memperoleh token baru, serta CandyDrop untuk hadiah airdrop melalui penyelesaian tugas.
Pada tahun 2025, Gate Launchpad mencatat pencapaian terobosan. Sebagai contoh, proyek Kodiak (KDK) menarik lebih dari 100.000 peserta, dengan tiket terjual habis dalam hitungan menit dan rata-rata pengembalian pasca-listing mencapai tiga hingga lima kali dari investasi awal.
Perdagangan dan likuiditas kini menghadirkan pilihan terpusat maupun terdesentralisasi. Pengguna dapat memanfaatkan exchange terpusat Gate yang tangguh atau merasakan pengalaman Gate Perp DEX—exchange kontrak perpetual terdesentralisasi yang dibangun di atas Gate Layer, menggabungkan keamanan self-custody dengan kemudahan platform terpusat.
03 Kemitraan Strategis: Aliansi dengan Raksasa Keuangan Tradisional dan Dampak Pasar
Pada tahun 2025, Gate mengambil langkah bersejarah dalam tokenisasi aset dunia nyata dengan menjalin kemitraan strategis bersama raksasa manajemen aset global Franklin Templeton.
Franklin Templeton dikenal atas kepemimpinannya dalam instrumen pasar uang ter-tokenisasi, dengan total aset kelolaan mencapai $1,6 triliun.
Kemitraan ini bertujuan menggabungkan keahlian Franklin Templeton dalam tokenisasi yang sesuai regulasi dengan infrastruktur perdagangan dan basis pengguna Gate yang luas. Salah satu fokus potensial adalah dana pasar uang ter-tokenisasi BENJI.
Meski dana tersebut utamanya diterbitkan di blockchain Stellar, kolaborasi ini mengisyaratkan kemungkinan ekspansi ke blockchain Gate di masa depan. Langkah ini akan menciptakan jalur langsung bagi aset keuangan arus utama untuk masuk ke ekosistem kripto, secara signifikan meningkatkan kredibilitas dan daya tarik Gate dalam inovasi keuangan yang patuh regulasi.
Pengumuman tersebut langsung berdampak positif pada sentimen pasar. Setelah berita dirilis, token native Gate GT melonjak, mencapai rekor tertinggi $902,55 dan mencatat kenaikan hampir 29% sepanjang tahun.
Hal ini mencerminkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap arah strategis Gate serta optimisme terhadap potensi masa depan kelas aset inovatif seperti saham ter-tokenisasi.
04 Perkembangan Terkini: Aktivitas Pasar Akhir Tahun dan Aset yang Sedang Tren
Menjelang akhir tahun 2025, ekosistem Gate tetap dinamis, dengan serangkaian aktivitas pasar dan performa aset yang sedang tren menjadi pembuka tahun mendatang.
Dari sisi aktivitas platform, Gate meluncurkan beberapa program insentif. Misalnya, Gate Perp DEX menggelar event "Year-End Trading Journey" dengan leaderboard berhadiah total $20.000 USDT.
Pada perdagangan spot, kompetisi berfokus pada aset baru seperti Kodiak (KDK), dengan total hadiah puluhan ribu dolar dalam bentuk token.
Dari sisi aset yang sedang tren, data insight akhir tahun 2025 Gate menunjukkan aktivitas pengguna terpusat pada aset blue-chip maupun topik baru yang sedang naik daun. BTC dan ETH tetap menjadi jangkar likuiditas pasar, sementara token jaringan publik berperforma tinggi seperti SOL juga menarik perhatian besar.
Di antara aset baru, token seperti Pump Fun (PUMP) dan Kodiak (KDK) yang diluncurkan melalui Launchpad berhasil menarik minat spekulatif dan komunitas yang signifikan. Keseimbangan antara aset mapan dan token berpotensi pertumbuhan tinggi ini menyoroti keragaman ekosistem Gate yang sehat.
Baru-baru ini, Gate menyelesaikan listing Tronbank (TBK) dan meluncurkan event CandyDrop terkait, memungkinkan pengguna berbagi hadiah 500.000 TBK dengan melakukan check-in dan menyelesaikan tugas perdagangan.
05 Kepatuhan dan Keamanan: Fondasi Operasi Global dan Perlindungan Aset
Bagi platform yang memasuki area inovasi keuangan sensitif seperti saham ter-tokenisasi, kepatuhan dan keamanan adalah fondasi yang tidak dapat ditawar. Pada tahun 2025, Gate meraih pencapaian besar dalam kepatuhan global.
Di Eropa, Gate memperoleh lisensi MiCA yang penting, memungkinkan layanan patuh regulasi untuk 450 juta pengguna Eropa. Di Australia, Gate menjadi salah satu exchange luar negeri pertama yang terdaftar di AUSTRAC. Di Dubai, Gate mendapatkan lisensi DMCC dan memperluas sertifikasi VARA.
Selain itu, Gate US kini beroperasi di 42 yurisdiksi Amerika Serikat. Inisiatif-inisiatif ini telah membuka jalan regulasi bagi peluncuran global produk inovatif yang patuh regulasi, termasuk saham ter-tokenisasi.
Dari sisi keamanan aset, kepercayaan menjadi inti strategi Gate. Platform ini menerbitkan laporan transparansi secara rutin sepanjang tahun dan telah menerapkan mekanisme proof of reserves serta verifikasi aset secara real-time.
Untuk pengguna institusi dan bernilai tinggi, Gate memperkenalkan Gate Vault—solusi dompet self-custody tingkat institusi berbasis teknologi multi-party computation, menawarkan kontrol keamanan dan manajemen kebijakan setara dengan standar prime brokerage.
Menatap Masa Depan
Ketika kepala aset digital Franklin Templeton berbicara tentang "memindahkan tokenisasi dari konsep ke praktik," itulah yang sedang dibangun Gate: dunia di mana BTC, ETH, saham Tesla ter-tokenisasi, dan dana BlackRock dapat diperdagangkan secara mulus dalam satu antarmuka.
Lebih dari 100 juta dompet aktif di jaringan Layer 2 Gate Layer bukan sekadar angka—melainkan pertanda awal arus modal tradisional yang akan masuk. Masa depan sudah hadir; hanya saja belum terdistribusi secara merata.




