Staking Likuid memungkinkan pengguna melakukan stake SOL dan memperoleh keuntungan tanpa mengorbankan likuiditas aset. Pengguna akan menerima token derivatif seperti JitoSOL atau mSOL, yang dapat digunakan untuk aktivitas DeFi lebih lanjut.
Pendekatan ini mengatasi masalah penguncian staking tradisional, sehingga pemanfaatan modal meningkat secara signifikan. Kini, metode ini menjadi cara utama untuk staking Solana.
Jito merupakan protokol staking likuid pertama di Solana yang mengintegrasikan hadiah Maximum Extractable Value (MEV). Dengan klien validator Jito-Solana eksklusif, Jito menangkap tip transaksi dari jaringan dan membagikannya kepada staker. Saat ini, Jito termasuk protokol teratas berdasarkan Total Value Locked (TVL) di ekosistem Solana.
Marinade (mSOL) adalah protokol staking likuid tertua di Solana. Misinya adalah meningkatkan desentralisasi Solana melalui strategi auto-delegasi yang menyebarkan SOL ke ratusan validator berkinerja tinggi. Marinade menawarkan staking likuid (mSOL) dan layanan Native Staking, sehingga pengguna dapat menikmati optimasi imbal hasil otomatis tanpa risiko smart contract.
Perbedaan utama Jito dan Marinade terletak pada fokus penangkapan nilainya:
Fokus utama Jito adalah “pemberdayaan MEV”: Jito menangkap tip dari pencari yang melelang ruang blok. Pemegang JitoSOL memperoleh hadiah inflasi dasar dan tambahan keuntungan dari MEV.
Fokus utama Marinade adalah “tata kelola ekosistem dan optimasi delegasi”: Algoritma memantau kinerja validator secara global—seperti uptime, komisi, dan desentralisasi—dan mengalokasikan dana secara otomatis ke validator terbaik. Marinade berperan sebagai manajer aset cerdas yang menjaga kesehatan dan keseimbangan jaringan.
Kekuatan utama Jito terletak pada integrasi keuntungan MEV yang mendalam, memberikan peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi modal. Marinade lebih menekankan desentralisasi dan keamanan, terutama dengan Native Staking yang menghindari risiko smart contract.
| Fitur | Jito (JitoSOL) | Marinade (mSOL) |
|---|---|---|
| Sumber Utama Keuntungan | Hadiah inflasi staking + tip transaksi MEV | Hadiah inflasi staking + optimasi kinerja validator |
| Sifat Token | Akumulasi hadiah (harga naik relatif terhadap SOL) | Akumulasi hadiah (harga naik relatif terhadap SOL) |
| Keunggulan Inti | Keuntungan ekstra dari MEV, efisiensi modal maksimum | Desentralisasi tinggi, mendukung native staking (tanpa risiko kontrak) |
| Seleksi Validator | Validator yang menjalankan klien Jito-Solana | 100+ validator terdesentralisasi berkinerja tinggi di seluruh jaringan |
| Struktur Biaya | Sekitar 4% biaya manajemen keuntungan | Sekitar 2%–6% (bergantung pada strategi delegasi) |
| Dukungan Native Staking | Tidak | Ya (Marinade Native) |
Keuntungan JitoSOL merupakan kombinasi antara hadiah staking dasar dan hasil MEV. Saat aktivitas jaringan meningkat dan peluang arbitrase bertambah, hasil MEV cenderung fluktuatif, biasanya memberikan tambahan annual percentage yield (APR) sekitar 0,3%–1,5%.
Keuntungan mSOL terutama berasal dari seleksi komisi dan kinerja validator yang presisi. Stake Auction Marketplace (SAM) Marinade juga sedang menguji model bidding validator untuk meningkatkan daya saing hasil secara keseluruhan.
Imbal hasil lebih tinggi biasanya diikuti risiko lebih besar. Risiko Jito bersumber dari mekanisme MEV, termasuk volatilitas hasil dan kompleksitas sistem.
Keterlibatan MEV dalam pengurutan transaksi juga dapat menimbulkan isu keadilan.
Risiko Marinade lebih sederhana, terutama berupa imbal hasil lebih rendah dan potensi dampak dari persaingan pasar. Struktur yang transparan membuat penilaian risiko lebih mudah.
Marinade unggul dalam aspek desentralisasi. Dengan menyebarkan staking ke banyak validator, Marinade mengurangi ketergantungan pada satu titik dan memperkuat keamanan jaringan.
Jito lebih fokus pada optimalisasi efisiensi. Mekanisme MEV-nya dapat menyebabkan konsentrasi kekuatan, seperti ketergantungan pada infrastruktur atau peserta tertentu.
Kedua protokol ini mencerminkan prioritas yang berbeda: “desentralisasi utama” vs “efisiensi utama”.
Pemanfaatan di ekosistem DeFi juga berbeda.
mSOL, berkat peluncuran lebih awal, telah terintegrasi luas dalam skenario pinjaman, penambangan likuiditas, dan lainnya, sehingga menawarkan likuiditas tinggi.
JitoSOL, meski lebih baru, semakin banyak didukung protokol lain berkat keunggulan imbal hasil. Fitur stacking imbal hasilnya sangat menarik untuk strategi tertentu.
Pada praktiknya, setiap protokol cocok untuk tipe pengguna berbeda.
Pengguna yang mengincar imbal hasil tinggi dan mampu menoleransi volatilitas akan lebih cocok dengan Jito, terutama di pasar aktif dengan MEV tinggi.
Pengguna pemula atau yang mengutamakan strategi konservatif akan lebih nyaman dengan Marinade. Struktur imbal hasil yang jelas dan risiko lebih rendah cocok untuk holder jangka panjang.
Akhirnya, pilihan bergantung pada toleransi risiko dan ekspektasi hasil masing-masing individu.
Jito dan Marinade merepresentasikan dua pendekatan staking likuid Solana: Jito meningkatkan batas imbal hasil lewat MEV, sementara Marinade memperkuat stabilitas melalui desentralisasi.
Perbedaan inti keduanya bukan “mana yang lebih baik,” melainkan “mana yang sesuai untuk tipe pengguna tertentu.” Bagi pengguna yang berfokus pada imbal hasil, Jito lebih menarik; bagi yang mengutamakan stabilitas dan keamanan, Marinade adalah pilihan tepat.
Perbedaan utama terletak pada integrasi MEV. Jito memberikan imbal hasil dari MEV; Marinade tidak.
Secara umum, Jito menawarkan imbal hasil lebih tinggi, namun lebih fluktuatif.
Marinade biasanya dinilai lebih tangguh karena struktur yang sederhana dan tingkat desentralisasi lebih tinggi.
Ya, pengguna dapat mengalokasikan aset sesuai strategi masing-masing.





