Menurut laporan Bloomberg, beberapa broker yang melayani hedge fund dan trader profesional di Wall Street sedang merencanakan untuk menyediakan jalur perdagangan bagi klien mereka ke platform pasar prediksi (Prediction Markets). Tren ini menunjukkan bahwa pasar taruhan peristiwa yang sebelumnya didominasi oleh trader ritel ini mulai menarik masuk dana institusional dan dipandang sebagai alat lindung nilai baru serta indikator ekspektasi pasar.
(Apa itu pasar prediksi? Panduan Pemula Polymarket: Cara Bertaruh, Metode Penyelesaian, dan Analisis Risiko)
Broker Wall Street memasuki pasar prediksi, membuka jalur perdagangan bagi dana institusional
Laporan menyebutkan bahwa broker AS, Clear Street, diperkirakan akan menyelesaikan transaksi penyelesaian pertama mereka di platform pasar prediksi Kalshi pada akhir bulan ini, dan berencana menyediakan akses terkait transaksi tersebut kepada hedge fund dan investor institusional mereka pada akhir tahun ini.
Selain itu, broker London, Marex Group, juga menyatakan bahwa mereka akan membuka akses platform Kalshi bagi klien mereka dalam beberapa bulan mendatang. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa institusi dan investor besar di Wall Street sedang mencari cara untuk membangun jalur masuk ke pasar prediksi.
Beberapa bulan lalu, termasuk dealer pasar Chicago DRW, hedge fund kripto Tyr Capital, dan raksasa perdagangan opsi Susquehanna (SIG), sedang mempersiapkan divisi khusus pasar prediksi yang independen, dengan merekrut trader penuh waktu dengan gaji dasar sebesar 200.000 dolar.
(Mantan dealer pasar Wall Street dengan gaji 200.000 dolar merekrut trader untuk masuk ke pasar prediksi, akankah trader ritel tetap bisa meraih keuntungan?)
Investor institusional fokus pada dua tujuan utama: alat lindung nilai dan sumber data referensi
Pasar prediksi memungkinkan trader melakukan perdagangan kontrak biner terkait hasil peristiwa tertentu, seperti hasil pemilihan, data ekonomi, atau kejadian geopolitik.
CEO Kalshi, Tarek Mansour, menyatakan bahwa minat investor institusional terhadap pasar semacam ini sedang meningkat pesat, dengan dua tujuan utama: pertama, menggunakan kontrak peristiwa sebagai alat lindung nilai dalam portofolio; kedua, menganggap harga pasar sebagai data alternatif untuk mengukur probabilitas terjadinya peristiwa global.
Sebagai contoh, hedge fund dapat menggunakan kontrak terkait untuk melindungi risiko makroekonomi, atau memperkirakan kemungkinan perubahan kebijakan dan situasi ekonomi melalui harga pasar. Sebelumnya, laporan menyebutkan bahwa broker seperti Charles Schwab dan Interactive Brokers juga sedang mengeksplorasi penggunaan pasar prediksi untuk prediksi cuaca, lindung nilai terhadap permintaan listrik, dan pasar energi.
Lembaga keuangan mulai masuk, tetapi kekhawatiran likuiditas dan regulasi tetap ada
Meskipun perhatian terhadap pasar ini meningkat, banyak lembaga keuangan besar saat ini tetap berhati-hati. CEO Clear Street, Ed Tilly, menyatakan bahwa pasar prediksi masih menghadapi masalah likuiditas yang kurang dan ketidakpastian regulasi. Beberapa otoritas pengatur negara bagian bahkan sedang mengajukan gugatan hukum terhadap beberapa pasar prediksi, menganggap bahwa beberapa kontrak peristiwa bisa menjadi bentuk perjudian terselubung.
Dia menambahkan bahwa perusahaan tetap berhati-hati saat berpartisipasi di pasar yang sedang berkembang ini, dengan fokus khusus pada risiko insider trading dan kontroversi regulasi. Namun, dia juga menekankan bahwa permintaan pasar sedang berkembang pesat, dan perusahaan tidak memiliki preferensi tertentu terhadap platform perdagangan.
Pasar prediksi menuju ke arah yang lebih terinstitusional, kemitraan investasi semakin diminati
Seiring dengan masuknya broker dan perusahaan fintech, pasar prediksi secara bertahap bertransformasi dari arena perdagangan yang didominasi trader ritel menjadi lebih terinstitusional. Platform perdagangan elektronik seperti Tradeweb Markets dan raksasa perdagangan kuantitatif Jump Trading telah menyatakan kerjasama dengan Kalshi awal tahun ini, menyediakan layanan integrasi data pasar prediksi dan market making likuiditas.
(Mengapa pasar prediksi menjadi mesin uang VC: Polymarket dan Kalshi memimpin, apakah skala mereka bisa melampaui pasar saham?)
Tilly menyatakan bahwa jika lebih banyak lembaga keuangan berpartisipasi dan meningkatkan likuiditas pasar, pasar prediksi di masa depan tidak hanya akan menjadi alat spekulasi atau lindung nilai, tetapi juga sumber informasi penting untuk mengamati probabilitas kejadian global di pasar keuangan.
Artikel ini berjudul “Wall Street Mengincar Pasar Prediksi! Beberapa broker membantu hedge fund dan klien institusional masuk ke perdagangan” dan pertama kali muncul di Chain News ABMedia.