Pasar kripto saat ini mengalami peningkatan besar dalam pergerakan modal dari bursa terpusat ke lokasi lain. Paus sedang menarik uang mereka dari bursa terpusat dan memindahkannya ke bursa non-terpusat. Minggu lalu, perusahaan analitik on-chain Onchain Lens melacak alamat paus Bitcoin besar lainnya dengan awalan bc1qf. Alamat ini menarik sejumlah besar uang dari Binance, bursa cryptocurrency terbesar di dunia.
Pada 18 Maret 2026, paus ini mentransfer 500,78 Bitcoin, yang bernilai sekitar $37,16 juta, ke dompet pribadi. Ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar di mana entitas ini telah mengumpulkan total 3.135 BTC, dengan nilai sekitar $232,5 juta secara keseluruhan.
Perpindahan Strategis ke Kendali Sendiri
Penarikan terakhir sebesar $37 juta dari bursa menunjukkan bahwa investor institusional dan beraset tinggi terus mengeluarkan aset mereka dari bursa dan beralih ke solusi kendali sendiri. Ketika investor besar menarik aset mereka dari platform seperti Binance, biasanya menunjukkan filosofi “HODL” jangka panjang yang mereka anut, yaitu mempertahankan kepemilikan aset tersebut. Menyimpan aset di cold wallet mengurangi tekanan jual langsung di pasar karena aset tersebut tidak lagi tersedia untuk dijual segera.
Ini sering terjadi sebelum pasar melonjak, saat jumlah yang tersedia untuk dijual sangat kecil dan permintaan mulai meningkat, sehingga harga bisa melambung. Akumulasi BTC oleh paus ‘bc1qf’ selama beberapa hari terakhir, seperti yang terlihat dari riwayat transaksi, menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap pasar. Ini mengindikasikan keyakinan bahwa harga Bitcoin akhirnya akan mencapai titik terendahnya.
Analisis Data On-Chain dan Dampaknya terhadap Pasar
Para peneliti kini dapat memantau aktivitas transaksi secara real-time maupun data transaksi historis melalui data on-chain yang disediakan oleh berbagai vendor seperti Arkham Intelligence. Dalam meninjau pembelian BTC oleh paus ini, tampaknya mereka melakukan pembelian berbasis struktur menggunakan strategi laddering. Alih-alih mengirim satu transfer besar, mereka mengirim ratusan BTC selama beberapa hari.
Bursa OTC (Over-the-Counter) institusional sering terlibat dalam aktivitas semacam ini, di mana pembelian besar diselesaikan di luar bursa keuangan untuk menghindari slippage. Aset yang dibeli kemudian dipindahkan ke dompet pelanggan dari hot wallet bursa. Aliran transaksi yang stabil ini, bahkan di tengah fluktuasi harga lokal, menunjukkan keyakinan yang kuat di kalangan pemain utama. Mereka tampaknya percaya bahwa saat yang tepat untuk investasi besar telah tiba.
Lanskap Web3 dan Institusional yang Lebih Luas
Aktivitas paus terkait pergerakan Bitcoin tidak terjadi dalam kekosongan, melainkan bersamaan dengan penggunaan blockchain dalam berbagai aplikasi, terlepas dari kasus penggunaannya. Ini termasuk bidang seperti kebugaran dan acara olahraga.
Bitcoin tetap menjadi alat utama penyimpan nilai dalam ekosistem Web3 saat pengembangannya berlanjut. Kepercayaan yang diwakili oleh paus ‘bc1qf’ menunjukkan bahwa institusi besar percaya bahwa Bitcoin akan terus berfungsi sebagai emas digital yang mendukung semua bentuk ekonomi terdesentralisasi.
Kesimpulan
Penarikan sebesar $37 juta dalam BTC oleh satu paus bukan hanya salah satu transaksi terbesar dalam sejarah, tetapi juga sebagai penanda keterlibatan institusional dan likuiditas pasar. Penurunan pasokan Bitcoin di bursa akibat penarikan besar ini menunjukkan bahwa pasar berada pada titik di mana kekurangan pasokan, atau kejutan pasokan, bisa terjadi. Pemantauan terus-menerus terhadap “jejak on-chain” paus ini akan membantu investor ritel dan analis pasar mengidentifikasi ke mana uang pintar sedang dialihkan saat kita memasuki tahun 2026.