Gate News berita, 19 Maret Presiden Federal Reserve Powell menyatakan bahwa sebelum Departemen Kehakiman AS menyelesaikan penyelidikan terhadapnya secara “sepenuhnya selesai, transparan, dan final,” ia tidak berniat meninggalkan posisi di Federal Reserve. Masa jabatan Powell akan berakhir pada 15 Mei, tetapi masa jabatannya sebagai anggota Dewan akan berlangsung hingga awal 2028, secara teori dapat terus menjabat. Powell menyatakan bahwa keputusan untuk tetap menjabat akan didasarkan pada prinsip “yang paling menguntungkan bagi lembaga dan masyarakat.” Pernyataan ini berpotensi mempengaruhi langkah pemerintah Trump dalam menyesuaikan struktur personel Federal Reserve. Saat ini Trump telah menunjuk beberapa anggota Dewan, dan jika Powell mengundurkan diri, hal ini dapat semakin memperluas pengaruhnya di Federal Reserve.