
Perusahaan game Web3 yang berbasis di Hong Kong, Boyaa Interactive International, menyatakan bahwa mereka sedang mencari persetujuan dari pemegang saham untuk membeli hingga 70 juta dolar AS aset kripto dalam satu tahun ke depan, dan secara tegas menyatakan akan memanfaatkan “cadangan kas yang tidak terpakai selama masa lemah pasar kripto” untuk melakukan penataan. Jika dana ini berhasil diinvestasikan, total cadangan aset kripto mereka akan meningkat menjadi hampir 3 miliar dolar AS. Saat ini, Boyaa Interactive merupakan gudang Bitcoin terbesar ke-23 di dunia.
Latar belakang rencana Boyaa Interactive kali ini cukup mencolok. Sejak Oktober tahun lalu, pasar kripto secara keseluruhan telah turun sekitar 45%, dan sebagian besar gudang aset kripto perusahaan (kecuali Strategy dan BitMine Immersion Technologies) telah menghentikan pembelian rutin mingguan, sementara beberapa penambang Bitcoin juga secara bertahap menjual sebagian kepemilikan mereka. Keputusan Boyaa untuk melakukan penataan terbalik ini adalah dengan menggunakan kas yang tidak terpakai saat pasar sedang rendah, bukan membeli saat harga tinggi.
Perusahaan menyatakan bahwa, jika disetujui oleh pemegang saham, mereka akan memprioritaskan investasi pada “token kripto utama yang memiliki likuiditas baik, kapitalisasi besar, pengakuan pasar tinggi, dan nilai kepemilikan relatif tinggi,” secara tegas mengecualikan aset jangka panjang yang kurang likuid, dan akan fokus pada aset utama seperti Bitcoin dan aset utama lainnya.

(Sumber: Bitcoin Treasuries)
Antara Agustus hingga November 2024, Boyaa membeli sekitar 80,5 juta dolar AS Bitcoin, dan saat ini memegang 4.091 Bitcoin (BTC). Dengan harga saat ini sekitar 68.195 dolar AS per Bitcoin, nilai pasar kepemilikan mereka sekitar 2,8 miliar dolar AS; selain itu, mereka juga memegang 302 Ethereum (ETH), dengan harga sekitar 2.040 dolar AS per ETH, dan nilai pasar sekitar 621.200 dolar AS.
Setelah menyelesaikan rencana penambahan sebesar 70 juta dolar AS ini, posisi Boyaa dalam peta gudang aset kripto perusahaan di Asia Pasifik kemungkinan akan semakin diperkuat.
Pada akhir tahun 2023, Boyaa bertransformasi dari game kartu dan papan klasik ke bidang game Web3, dan pada Januari 2024 mereka melakukan pembelian Bitcoin pertama mereka, menandai arah yang secara tegas mengaitkan cadangan kripto dengan transformasi bisnis mereka.
Produk inti perusahaan saat ini adalah versi Web3 dari platform poker Texas Hold’em online yang mereka bangun sejak awal 2000-an, yang menawarkan hadiah Bitcoin dan hadiah kripto, mengintegrasikan aset kripto langsung ke dalam pengalaman bermain pengguna. Rencana perluasan gudang ini diposisikan sebagai penataan modal ganda untuk investasi keuangan dan pengembangan game Web3, bukan sekadar alokasi aset.
Mengapa Boyaa memilih memperbesar gudang aset kripto saat pasar sedang rendah?
Boyaa secara tegas menyatakan bahwa mereka berencana memanfaatkan “cadangan kas yang tidak terpakai selama masa lemah pasar kripto,” dengan strategi penambahan saat harga rendah secara terbalik. Berbeda dengan banyak perusahaan lain yang menghentikan pembelian saat pasar turun, Boyaa memilih untuk aktif melakukan pembelian, dengan tujuan mengakumulasi posisi jangka panjang saat harga relatif rendah.
Bagaimana posisi Boyaa saat ini di gudang aset kripto perusahaan global?
Menurut data dari BitcoinTreasuries.NET, Boyaa saat ini memegang 4.091 BTC, menempati posisi ke-23 sebagai gudang Bitcoin terbesar di dunia, dan posisi ketiga di Asia Pasifik, setelah Metaplanet Jepang dan Next Technology Holding China. Setelah penambahan ini, total ukuran gudang mereka diperkirakan akan mendekati 3 miliar dolar AS.
Apakah rencana penambahan sebesar 70 juta dolar AS ini sudah dikonfirmasi akan dilaksanakan?
Saat ini, rencana tersebut masih menunggu persetujuan dari pemegang saham. Jika disetujui, Boyaa akan membeli aset kripto hingga 70 juta dolar AS dalam satu tahun ke depan menggunakan cadangan kas yang tidak terpakai, dengan fokus pada token utama yang memiliki kapitalisasi pasar besar, likuiditas tinggi, dan pengakuan pasar yang kuat.