Laporan dari Jinse Caijing, pada 25 Maret, sebuah survei yang dirilis oleh Reuters dan Ipsos Group pada 24 Maret menunjukkan bahwa tingkat dukungan terhadap Presiden AS Donald Trump turun dari 40% minggu lalu menjadi 36%, yang merupakan level terendah sejak ia kembali ke Gedung Putih. Survei tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak dan ketidakpuasan luas terhadap perang Amerika terhadap Iran adalah penyebab utama penurunan dukungan tersebut. Hanya 25% responden yang menyetujui kinerja Trump dalam masalah biaya hidup, sementara isu ini pernah menjadi fokus utama kampanye pemilihan 2024-nya. Dalam hal operasi militer terhadap Iran, hanya 35% warga AS yang mendukung, sementara 61% menentang. Meskipun demikian, dukungan terhadap Trump di dalam Partai Republik tetap relatif kokoh, tetapi ketidakpuasan terhadap penanganan masalah biaya hidup oleh Trump juga meningkat. (Xinhua)