Peringatan Ancaman Kuantum Google: 2029 Menjadi Batas Akhir Kriptografi Pasca-Kuantum

ETH-4,25%
SOL-4,46%
BTC-2,65%

Google量子威脅警告

Google mengumumkan pada hari Rabu bahwa batas waktu migrasi kriptografi pasca-quantum (PQC) untuk produk-produk mereka telah ditetapkan hingga tahun 2029, dan memperingatkan bahwa ancaman komputasi kuantum mungkin akan datang lebih awal dari yang diperkirakan industri secara umum. Ini adalah kali pertama Google menetapkan jadwal publik untuk penerapan komputasi kuantum secara menyeluruh pada produk mereka, dengan titik waktu yang lebih awal dari prediksi utama sebagian industri terhadap “Q-Day”—yaitu saat komputer kuantum cukup kuat untuk memecahkan teknik enkripsi kunci publik yang ada saat ini.

Dasar utama Google menetapkan batas waktu 2029

Google menetapkan batas waktu ancaman kuantum 2029

Google menunjukkan bahwa ada dua faktor utama yang memperkuat urgensi langkah ini: kemajuan pesat dalam perangkat keras komputasi kuantum, dan percepatan pengembangan teknologi koreksi kesalahan kuantum, yang menyebabkan penilaian terbaru menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan mesin kuantum untuk memecahkan standar enkripsi saat ini lebih singkat dari perkiraan sebelumnya.

Chip kuantum Willow milik Google, dengan kapasitas 105 qubit, adalah salah satu prosesor kuantum terkuat di industri saat ini. Dalam pernyataannya, perusahaan menyatakan: “Komputer kuantum akan menjadi ancaman besar terhadap standar enkripsi saat ini, terutama untuk enkripsi dan tanda tangan digital. Pengguna perlu melakukan migrasi PQC agar dapat menggunakan layanan otentikasi secara aman.” Google menegaskan bahwa penetapan batas waktu publik ini bertujuan untuk “memberikan kejelasan dan rasa urgensi yang diperlukan bagi seluruh industri, serta mempercepat transformasi digital.”

Perkembangan utama upgrade pasca-quantum pada jaringan blockchain utama

Ethereum: Yayasan Ethereum meluncurkan pusat sumber daya “Ethereum Pasca-Quantum” pada hari Selasa, dengan rencana menerapkan solusi tahan kuantum di tingkat protokol sebelum tahun 2029, dan kemudian meluncurkan upgrade untuk lapisan eksekusi.

Solana: Pada Januari 2025, akan dibangun vault perlindungan kuantum (Winternitz Vault) di blockchain, yang menggunakan sistem tanda tangan berbasis hash untuk menghasilkan kunci baru setiap kali transaksi dilakukan; namun pengguna harus secara aktif mentransfer dana ke vault ini, sehingga ini bukan upgrade keamanan seluruh jaringan secara menyeluruh.

Bitcoin: Peneliti keamanan Ethan Heilman mengusulkan tipe output “Pay-to-Merkle-Root” melalui BIP-360, tetapi Heilman menyebutkan bahwa implementasi mungkin memerlukan waktu hingga tujuh tahun.

Perbedaan pandangan dalam ekosistem Bitcoin: tindakan darurat atau kepanikan berlebihan?

Komunitas Bitcoin menunjukkan perbedaan pendapat yang jelas mengenai respons terhadap ancaman pasca-quantum. CEO Blockstream, Adam Back, berpendapat bahwa risiko kuantum “dibesar-besarkan secara luas,” dan menyatakan bahwa tidak perlu mengambil tindakan apa pun selama puluhan tahun ke depan. Di sisi lain, peneliti keamanan seperti Ethan Heilman aktif mendorong BIP-360, berusaha menyediakan perlindungan kuantum untuk alamat Bitcoin melalui tipe output baru.

Dalam ranah cryptocurrency yang lebih luas, perdebatan utama adalah: apakah ancaman kuantum hanya menimpa dompet yang kunci publiknya sudah terekspos, atau semua aset kripto berisiko. Masalah ini masih menjadi perdebatan di industri, tetapi batas waktu publik Google tahun 2029 jelas menetapkan standar urgensi yang lebih tegas bagi seluruh industri.

Pertanyaan umum

Mengapa Google menetapkan batas waktu migrasi kriptografi pasca-quantum hingga tahun 2029?
Google menyatakan bahwa kemajuan pesat dalam perangkat keras komputasi kuantum dan teknologi koreksi kesalahan kuantum mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk memecahkan standar enkripsi saat ini, sehingga lebih singkat dari perkiraan sebelumnya. Dengan mengumumkan batas waktu ini terlebih dahulu, Google berharap dapat memberikan kejelasan dan rasa urgensi kepada industri, serta mendorong adopsi teknologi secara luas.

Apa dampak spesifik ancaman kuantum terhadap aset kripto?
Secara teori, komputer kuantum dapat memecahkan algoritma enkripsi kunci publik yang melindungi dompet kripto. Ada perdebatan di industri mengenai cakupan dampaknya: sebagian berpendapat bahwa hanya dompet dengan kunci publik yang sudah terekspos yang berisiko, sementara yang lain berpendapat bahwa dampaknya lebih luas. Komunitas Ethereum, Solana, dan Bitcoin telah mulai membahas atau mengimplementasikan upgrade pasca-quantum.

Apa itu Q-Day, dan apakah Google memperkirakan akan tiba sebelum 2029?
Q-Day adalah saat saat komputer kuantum cukup kuat untuk memecahkan teknik enkripsi kunci publik yang ada saat ini. Batas waktu Google tahun 2029 lebih awal dari prediksi utama sebagian industri terhadap Q-Day, tetapi Google tidak secara tegas menyatakan bahwa Q-Day pasti akan terjadi sebelum 2029. Mereka hanya memperingatkan bahwa Q-Day “mungkin akan lebih dekat dari yang terlihat,” sehingga menetapkan batas waktu yang lebih konservatif untuk tindakan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar