Analis kripto menemukan pola historis bullish yang tercetak lagi.
Harga perak yang mencapai puncaknya bisa memicu reli harga Bitcoin.
Secara historis, harga BTC mengalami kenaikan setelah perak mencapai puncaknya.
Pasar kripto terus bergerak sideways karena baik aset kripto pionir maupun altcoin pionir, Bitcoin dan Ethereum, terus berusaha mempertahankan level dukungan bullish. Seorang analis kripto menemukan pola historis bullish yang tercetak lagi. Pola ini adalah fakta bahwa setiap kali harga Perak mencapai puncaknya, harga Bitcoin memasuki reli bullish.
Komunitas kripto masih terjebak dalam perdebatan sengit tentang kemungkinan Bitcoin akan bergerak bullish atau bearish dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Saat ini, analis bearish dan bullish masih berbagi analisis mendalam tentang kemungkinan salah satu hasil tersebut terjadi. Salah satu teori paling populer saat ini adalah bahwa harga Bitcoin bisa reli menuju $90.000 sebelum membentuk dasar pasar bearish.
Secara rinci, teori bearish adalah bahwa Bitcoin akan melakukan ‘pumping palsu’ yang akan membawa harga BTC ke kisaran $88.000 – $90.000, sebelum mengalami penurunan harga yang signifikan yang bisa membuat aset kripto pionir ini jatuh ke dasar pasar bearish di kisaran harga $30.000 – $50.000. Ini menciptakan peluang order short dan long untuk mendapatkan keuntungan.
Sementara itu, pandangan bullish percaya bahwa pasar kripto akan mengalami supercycle selama 5 tahun dibandingkan dengan siklus bull 4 tahun tradisional. Ini berarti harga BTC bisa mencapai rekor tertinggi baru tahun ini, memungkinkan aset altcoin melonjak dan memicu fase puncak altseason juga. Timeline dari ekspektasi ini bisa mengikuti prediksi yang sama dengan prediksi analis bearish, hanya tergantung apa yang akan terjadi saat waktunya tiba.
Saat ini, indikator lain yang mengisyaratkan adanya pump harga bullish untuk Bitcoin (BTC) muncul dari pengamatan grafik harga Perak. Seorang analis menyoroti bagaimana dalam siklus bull sebelumnya, khususnya selama tahun 2016 dan 2020, harga Perak mencapai puncaknya, diikuti oleh kenaikan langsung harga Bitcoin (BTC) di tahun berikutnya. Pandangan ini bisa berarti bahwa Bitcoin berpotensi melonjak tahun ini.
HANYA BEBERAPA YANG MEMBAHAS INI
Setiap kali perak mencapai puncaknya, secara historis menandai reli BITCOIN
Pada 2016, saat PERAK mencapai puncaknya, BITCOIN mencapai rekor tertinggi baru sebesar $19.000 tahun berikutnya.
Pada 2020, saat Perak mencapai puncaknya, BITCOIN mencapai rekor tertinggi baru sebesar $69.000 berikutnya… pic.twitter.com/5MBEnmPxru
— Ash Crypto (@AshCrypto) 25 Maret 2026
Seperti yang terlihat dari postingan di atas, analis membagikan grafik harga Perak dan BTC, menyoroti dua kali sebelumnya harga BTC melonjak setelah Perak mencapai ATH-nya. Terakhir pada Januari 2026, harga Perak mencapai $121, yang bisa menandai saat harga Bitcoin mulai melonjak setelah beberapa bulan. Ini sejalan dengan prediksi yang dibuat oleh analis kripto yang telah memperkirakan harga BTC akan naik tahun ini.