Menteri Keuangan AS mengecam FT karena “memalsukan konten”, membantah pernah mendukung upaya meniru model Bank Sentral Inggris

BTC-3,58%
ETH-2,8%

Berita Pintu (Gate News): Pada tahun 2026, Menteri Keuangan AS Scott Bessent secara terbuka mengecam laporan terkait yang dimuat oleh Financial Times, dengan menyatakan bahwa isinya “sepenuhnya dibuat-buat”, serta membantah bahwa dirinya pernah mendukung upaya menata ulang hubungan Kementerian Keuangan dan Federal Reserve dengan meniru model Bank Sentral Inggris. Sebelumnya, Financial Times mengutip para eksekutif keuangan anonim yang menyebut bahwa Bessent sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan mekanisme komunikasi akuntabilitas yang mirip antara Menteri Keuangan Inggris dan kepala bank sentral, yang segera memicu perbincangan di level kebijakan.

Menanggapi hal tersebut, Bessent memberikan jawaban tegas: ia menyatakan tidak pernah mengajukan proposal terkait dan menekankan bahwa dalam uraian kebijakan yang telah melampaui lebih dari 20.000 kata, ia tidak pernah menyentuh arah tersebut. Ia juga secara langsung menyebut bahwa mekanisme komunikasi Bank Sentral Inggris “hanya formalitas” dan tidak memiliki nilai nyata. Pernyataan keras ini menegaskan betapa sensitifnya isu kemandirian kebijakan moneter di AS saat ini.

Perlu dicatat bahwa peristiwa ini selaras dengan serangan balik publik CZ terhadap media sebelumnya. Pada tahun 2025, CZ sebelumnya membantah laporan media mengenai rencana investasinya dengan menggunakan redaksi yang mirip, sekaligus mengkritik narasi yang dibangun berdasarkan sumber pesan anonim. Baru-baru ini, ia juga mempertanyakan laporan dari media arus utama lainnya, dengan menuduh bahwa pemberitaannya terkait isu keterkaitan transaksi kripto tidak akurat.

Dari sisi pasar, kontroversi semacam ini bukan sekadar peristiwa opini. Sebagai perumus kebijakan keuangan AS yang kunci, Bessent memiliki pengaruh penting atas isu-isu seperti regulasi aset digital, legislasi stablecoin, dan cadangan strategis Bitcoin. Setiap ekspektasi perubahan pada struktur kekuasaan antara Kementerian Keuangan dan Federal Reserve berpotensi menular ke pasar kripto melalui jalur suku bunga, kondisi likuiditas, serta sinyal regulasi.

Sementara itu, calon pengganti kebijakan yang potensial, Kevin Warsh, sebelumnya pernah menyatakan ketertarikan untuk memperkuat mekanisme akuntabilitas bank sentral, sehingga diskusi terkait memiliki kesinambungan. Di tengah tingkat ketidakpastian kondisi makro yang tinggi saat ini, perubahan kecil pada sinyal kebijakan dapat menjadi variabel penting yang memengaruhi pergerakan Bitcoin dan Ethereum.

Peristiwa ini juga mencerminkan sebuah tren: pertarungan antara pembuat kebijakan dan media arus utama semakin menguat, sementara masalah kredibilitas sumber informasi secara bertahap menjadi fokus baru yang diperhatikan oleh pasar keuangan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar