Berdasarkan pemantauan dari 1M AI News, Zhipu AI telah menyerahkan laporan kinerja yang membuat pihak Wall Street terkejut: pendapatan sepanjang tahun melonjak lebih dari dua kali dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Namun yang benar-benar mengguncang pasar adalah satu data real-time yang diungkap setelah rilis laporan keuangan: per 31 Maret 2026, pendapatan berulang tahunan (ARR) dari API platform terbuka perusahaan telah melonjak menjadi sekitar 1,7 miliar yuan renminbi (sekitar 250 juta dolar AS). Angka ini naik lebih dari 2,4 kali lipat dibanding sekitar 500 juta yuan renminbi di akhir 2025, dan bahkan meningkat sekitar 60 kali dibanding 12 bulan sebelumnya. Morgan Stanley dan JPMorgan juga memandang ini sebagai kejutan terbesar dari laporan keuangan kali ini. Yang lebih meyakinkan lagi, pertumbuhan ini tidak semata-mata didorong oleh strategi “menjual dengan harga lebih rendah untuk mengejar volume”.
Dalam riset report, JPMorgan secara khusus menyoroti bahwa harga token di platform API Zhipu telah naik 83% year-to-date, sementara permintaan masih terus dipercepat—baik volume maupun harga bergerak naik secara bersamaan. Di tengah memanasnya perang harga model besar di Tiongkok saat ini, fenomena seperti ini sangat jarang terjadi, dan secara langsung membuktikan bahwa Zhipu telah membentuk kekuatan penetapan harga yang substansial dalam skenario bernilai tinggi seperti pemrograman dan agent.