AdEx menanggalkan nama yang menandai bab pertamanya di kripto dan masuk ke bab yang sangat berbeda. Perusahaan telah berganti merek menjadi heyAura, menandai pergeseran strategis dari infrastruktur periklanan terdesentralisasi menuju agen AI yang tertanam langsung di dompet Web3. Perubahan itu bukan sekadar kosmetik. Ini adalah penataan ulang yang dibangun di sekitar tren kripto yang cukup jelas saat ini: pengguna memiliki lebih banyak data onchain, lebih banyak protokol, dan lebih banyak alat daripada sebelumnya, tetapi sangat sedikit yang dirangkai dengan cara yang benar-benar membantu mereka bertindak dengan percaya diri. Dari akar protokol iklan hingga AI yang asli dompet AdEx pertama kali muncul pada 2017 sebagai salah satu proyek periklanan terdesentralisasi awal di Ethereum. Sejak itu, ia melewati beberapa siklus pasar, menjaga token ADX tetap hidup, dan secara bertahap melampaui kerangka ad-tech awal. Rebrand heyAura membuat evolusi itu menjadi eksplisit. Fokus baru ini adalah asisten AI yang berada di dalam dompet Web3 dan berinteraksi melalui bahasa alami. Menurut perusahaan, pengguna dapat memintanya untuk mengidentifikasi peluang hasil (yield) DeFi, mengeksekusi perdagangan bersyarat, memecah swap besar untuk mengurangi slippage, membatch saldo token kecil, memproses masukan data eksternal, serta mencabut persetujuan (approval) kontrak pintar yang berisiko. Intinya, penawaran ini bertujuan untuk mengurangi jumlah tab, alat, dan langkah manual antara niat dan eksekusi. Dimo Stoyanov, co-founder AdEx dan kini heyAura, mengatakannya dengan gamblang: pengguna beroperasi di “lingkungan yang makin kompleks” di mana mereka menghadapi lebih banyak data daripada sebelumnya, tetapi tetap melewatkan peluang, mengambil risiko yang dapat dihindari, dan bergantung pada alat yang terfragmentasi. Asisten dompet yang dibangun berdasarkan konteks, bukan custody Perusahaan itu mengatakan heyAura dirancang berdasarkan model dengan pengawasan manusia. Pengguna menetapkan tujuan dan menyetujui eksekusi, sementara asisten menangani pekerjaan operasional di latar belakang. Dikombinasikan dengan account abstraction, itu dapat memungkinkan beberapa aksi yang dihasilkan AI untuk dibundel dan disetujui dengan satu tanda tangan (signature). Bagian penting dari produk ini adalah desainnya yang asli dompet. heyAura mengatakan asisten dapat bekerja dengan konteks portofolio, posisi, dan riwayat transaksi tanpa mengambil custody atas private keys. Integrasi mendalam pertama diperkirakan akan dilakukan dengan Ambire Wallet, sementara dukungan untuk dompet, protokol, dan pembangun pihak ketiga lainnya juga direncanakan. Perusahaan ini juga sedang membangun dukungan untuk model AI yang dijalankan secara lokal, dengan gagasan bahwa data keuangan yang sensitif dapat tetap berada di perangkat (on-device) alih-alih didorong ke sistem jarak jauh secara default.