Dalam pasar kripto, saya telah melihat terlalu banyak orang terjebak di satu tempat—terburu-buru.
Suatu hari seorang teman menghubungi saya, akunnya tersisa hanya 1000U. Suaranya bergetar karena cemas: "Kalau terus rugi, aku akan keluar." Saya tidak banyak bicara, langsung berkata: "Larangan membuka posisi minggu ini."
Mengapa harus berhenti? Reaksi pertama setelah margin call adalah buru-buru "all-in kembali modal", ingin membalikkan keadaan dengan operasi yang lebih agresif. Kedengarannya masuk akal, tetapi sebenarnya hanya menambah api dalam api. Pasar tidak akan pernah memberi kompensasi, tetapi impulsmu bisa membakar modal terakhir dalam sekejap.
Saya berikan dua tugas harian: pertama, menulis jurnal trading, setiap kali ingin membuka posisi harus tanya diri—apakah ini FOMO atau memang ada logika? Kedua, kurangi waktu memantau pasar, keluar jalan-jalan, membaca buku, jangan mengikat diri di garis K. Seminggu kemudian dia bilang, ternyata tidak bergerak sembarangan malah lebih tenang.
**1000U bagaimana bertahan hidup? Tiga aturan emas yang tidak boleh dilanggar.**
Polanya sebelumnya adalah "semua modal langsung taruh semua, hidup mati di situ." Dengan modal kecil, harus lebih ketat mengelola: maksimal 40U per posisi (4% dari total modal), bahkan jika lima kali terkena stop loss, kerugian tidak lebih dari 20%, masih ada ruang untuk bangkit kembali. Jika kerugian melebihi 2%, harus segera stop loss, tidak ada opsi "lihat lagi". Saat keuntungan mencapai 10%, tarik sebagian modal secara bertahap, sisanya biarkan keuntungan berjalan sendiri.
Dia pernah ingin tahan posisi sampai hampir meledak. Baru kemudian mengerti: "Stop loss sakit sebentar, tahan terus bisa menghancurkan hidup."
**Pelajaran paling berharga dalam trading bukanlah saat membuka posisi, tetapi saat melakukan review.**
Saat untung, berkat keberuntungan; saat rugi, menyalahkan pasar—orang seperti ini selalu stagnan. Terlebih lagi di aset seperti privacy coin, altcoin yang sangat volatil. Setiap alasan, titik keputusan, dan alasan keluar harus diingat dengan jelas. Yang perlu direnungkan adalah celah logika diri sendiri, bukan ketidakadilan pasar.
Pelan-pelan, itulah irama paling stabil di pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NFT_Therapy_Group
· 6jam yang lalu
Benar, saya juga pernah mengalami masalah ini... Hampir saja saya menghabiskan seluruh uang hidup saya.
Lihat AsliBalas0
ForkPrince
· 6jam yang lalu
Kalimat terakhir benar-benar keren, lambat adalah jalan menuju kemenangan. Saya sebelumnya terburu-buru, setiap hari bertaruh besar-besaran, sekarang saya mengubah pola pikir dan malah merasa lebih nyaman.
Lihat AsliBalas0
PerennialLeek
· 6jam yang lalu
Benar, kata "tergesa-gesa" bisa menghancurkan kebanyakan orang.
Seribu yuan masih ingin taruhan habis-habisan untuk bangkit kembali? Itu sama saja dengan mempertaruhkan nyawa.
Rasa sakit saat berhenti kerugian, kan? Jauh lebih ringan dibandingkan dengan kerugian besar akibat margin call.
Lihat AsliBalas0
ShortingEnthusiast
· 6jam yang lalu
Rugi terlalu banyak sebentar, bertahan dengan keras bisa menghancurkan seumur hidup, kalimat ini menyentuh hati.
Dalam pasar kripto, saya telah melihat terlalu banyak orang terjebak di satu tempat—terburu-buru.
Suatu hari seorang teman menghubungi saya, akunnya tersisa hanya 1000U. Suaranya bergetar karena cemas: "Kalau terus rugi, aku akan keluar." Saya tidak banyak bicara, langsung berkata: "Larangan membuka posisi minggu ini."
Mengapa harus berhenti? Reaksi pertama setelah margin call adalah buru-buru "all-in kembali modal", ingin membalikkan keadaan dengan operasi yang lebih agresif. Kedengarannya masuk akal, tetapi sebenarnya hanya menambah api dalam api. Pasar tidak akan pernah memberi kompensasi, tetapi impulsmu bisa membakar modal terakhir dalam sekejap.
Saya berikan dua tugas harian: pertama, menulis jurnal trading, setiap kali ingin membuka posisi harus tanya diri—apakah ini FOMO atau memang ada logika? Kedua, kurangi waktu memantau pasar, keluar jalan-jalan, membaca buku, jangan mengikat diri di garis K. Seminggu kemudian dia bilang, ternyata tidak bergerak sembarangan malah lebih tenang.
**1000U bagaimana bertahan hidup? Tiga aturan emas yang tidak boleh dilanggar.**
Polanya sebelumnya adalah "semua modal langsung taruh semua, hidup mati di situ." Dengan modal kecil, harus lebih ketat mengelola: maksimal 40U per posisi (4% dari total modal), bahkan jika lima kali terkena stop loss, kerugian tidak lebih dari 20%, masih ada ruang untuk bangkit kembali. Jika kerugian melebihi 2%, harus segera stop loss, tidak ada opsi "lihat lagi". Saat keuntungan mencapai 10%, tarik sebagian modal secara bertahap, sisanya biarkan keuntungan berjalan sendiri.
Dia pernah ingin tahan posisi sampai hampir meledak. Baru kemudian mengerti: "Stop loss sakit sebentar, tahan terus bisa menghancurkan hidup."
**Pelajaran paling berharga dalam trading bukanlah saat membuka posisi, tetapi saat melakukan review.**
Saat untung, berkat keberuntungan; saat rugi, menyalahkan pasar—orang seperti ini selalu stagnan. Terlebih lagi di aset seperti privacy coin, altcoin yang sangat volatil. Setiap alasan, titik keputusan, dan alasan keluar harus diingat dengan jelas. Yang perlu direnungkan adalah celah logika diri sendiri, bukan ketidakadilan pasar.
Pelan-pelan, itulah irama paling stabil di pasar kripto.