#加密货币监管框架 Baru saja selesai membaca sebuah penelitian dari Universitas Cornell tentang hubungan antara stablecoin dan bank, dan mendapatkan sebuah kesimpulan yang cukup menarik — stablecoin sama sekali bukan untuk "menghancurkan bank", malah justru mendorong mereka untuk maju.
Ini mengingatkan saya pada kekhawatiran banyak orang sebelumnya tentang keluar-masuknya dana deposito, mengira dengan adanya stablecoin orang tidak lagi menyimpan uang di bank. Tapi data menunjukkan bahwa keluar-masuk deposito secara besar-besaran sama sekali tidak terjadi. Kenapa? Karena "keterikatan" yang terlalu kuat — pinjaman rumah, gaji langsung, berbagai akun yang terikat — kenyamanan dari layanan bundling ini tidak bisa dengan mudah dipatahkan oleh stablecoin.
Perubahan yang sesungguhnya ada di sini: bank merasa terancam, mulai secara aktif meningkatkan suku bunga dan mengoptimalkan efisiensi. Ini seperti katalis kompetisi yang dipaksa. Dulu bank bisa mengandalkan "menunda" untuk mendapatkan keuntungan, sekarang harus mengandalkan "kecepatan".
Yang paling penting adalah kerangka regulasi yang semakin jelas, terutama dengan RUU GENIUS yang secara tegas menetapkan persyaratan cadangan dan standar manajemen risiko. Ini berarti stablecoin dari "zona abu-abu" berubah menjadi pemain resmi, peningkatan infrastruktur dasar sistem keuangan beralih dari pemikiran defensif menjadi keuntungan efisiensi yang nyata — penyelesaian lintas batas dan percepatan kliring, masalah jangka panjang ini akhirnya memiliki solusi.
Dilihat dari sudut pandang lain, ini bukan ancaman, melainkan pembaruan infrastruktur keuangan yang sangat diperlukan. Jika bank mampu memanfaatkan peluang ini untuk berpartisipasi, justru ini bisa menjadi titik pertumbuhan baru.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#加密货币监管框架 Baru saja selesai membaca sebuah penelitian dari Universitas Cornell tentang hubungan antara stablecoin dan bank, dan mendapatkan sebuah kesimpulan yang cukup menarik — stablecoin sama sekali bukan untuk "menghancurkan bank", malah justru mendorong mereka untuk maju.
Ini mengingatkan saya pada kekhawatiran banyak orang sebelumnya tentang keluar-masuknya dana deposito, mengira dengan adanya stablecoin orang tidak lagi menyimpan uang di bank. Tapi data menunjukkan bahwa keluar-masuk deposito secara besar-besaran sama sekali tidak terjadi. Kenapa? Karena "keterikatan" yang terlalu kuat — pinjaman rumah, gaji langsung, berbagai akun yang terikat — kenyamanan dari layanan bundling ini tidak bisa dengan mudah dipatahkan oleh stablecoin.
Perubahan yang sesungguhnya ada di sini: bank merasa terancam, mulai secara aktif meningkatkan suku bunga dan mengoptimalkan efisiensi. Ini seperti katalis kompetisi yang dipaksa. Dulu bank bisa mengandalkan "menunda" untuk mendapatkan keuntungan, sekarang harus mengandalkan "kecepatan".
Yang paling penting adalah kerangka regulasi yang semakin jelas, terutama dengan RUU GENIUS yang secara tegas menetapkan persyaratan cadangan dan standar manajemen risiko. Ini berarti stablecoin dari "zona abu-abu" berubah menjadi pemain resmi, peningkatan infrastruktur dasar sistem keuangan beralih dari pemikiran defensif menjadi keuntungan efisiensi yang nyata — penyelesaian lintas batas dan percepatan kliring, masalah jangka panjang ini akhirnya memiliki solusi.
Dilihat dari sudut pandang lain, ini bukan ancaman, melainkan pembaruan infrastruktur keuangan yang sangat diperlukan. Jika bank mampu memanfaatkan peluang ini untuk berpartisipasi, justru ini bisa menjadi titik pertumbuhan baru.