Belakangan ini ada perkembangan menarik di ekosistem TON. Ketua TONX Manuel Stotz mengungkapkan bahwa semua token TON yang dijual oleh Telegram memiliki periode kepemilikan selama empat tahun — apa artinya ini? Ini menunjukkan bahwa Telegram berkomitmen jangka panjang terhadap proyek ini, bukan sekadar mendapatkan keuntungan jangka pendek.
Yang lebih menarik lagi, sebagian besar TON yang dijual oleh Telegram mengalir ke tangan perusahaan TONX, yang posisinya adalah memegang dan mengunci token dalam jangka panjang, seperti mengunci token ke dalam ekosistem.
Dari data yang ada, Financial Times Inggris melaporkan bahwa pendapatan Telegram pada semester pertama mencapai 8,7 miliar dolar AS, meningkat 65% dibandingkan tahun sebelumnya, dan kontribusi dari ekosistem TON cukup signifikan. Meskipun Telegram telah menjual lebih dari 4,5 miliar dolar AS dalam TON, ada satu detail penting — Stotz menekankan bahwa jumlah TON bersih yang dimiliki Telegram sendiri tidak mengalami penurunan yang signifikan, bahkan mungkin meningkat. Dengan kata lain, mereka menjual sekaligus menambah kepemilikan, yang menunjukkan keyakinan terhadap potensi jangka panjang TON.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropSweaterFan
· 23jam yang lalu
Tunggu, jual sekaligus beli? Saya agak bingung dengan operasi ini.
Lihat AsliBalas0
GasFeeSurvivor
· 01-09 05:21
Cara ini luar biasa, mengunci posisi selama empat tahun sambil menjual dan menimbun, ini adalah permainan psikologis dari tg
Lihat AsliBalas0
GhostInTheChain
· 01-08 15:54
Ini adalah contoh klasik dari tangan kiri membalik tangan kanan, narasi yang sempurna
Singkatnya, mereka tidak ingin menjatuhkan pasar, ceritanya dibuat sangat licin
Lihat AsliBalas0
OvertimeSquid
· 01-07 08:55
Menjual sekaligus menimbun, pola ini sudah sangat saya kenal
Ini adalah gaya perusahaan besar internet tradisional dalam bermain koin, singkatnya adalah percaya tetapi tidak terburu-buru
Tunggu dulu, masa kepemilikan empat tahun? Itu memang bukan untuk meraup keuntungan cepat
Lihat AsliBalas0
InfraVibes
· 01-07 08:52
Bangun, ini sedang membangun mentalitas para investor ritel
Lihat AsliBalas0
RektButSmiling
· 01-07 08:50
Bro, tindakan ini benar-benar keren, jual sambil menimbun, benar-benar membuat saya tertawa
Lihat AsliBalas0
MerkleDreamer
· 01-07 08:48
Berbicara tentang langkah Telegram ini memang menarik, masa kepemilikan empat tahun + kunci TONX, ini jelas bukan penjualan, melainkan membangun ekosistem.
Lihat AsliBalas0
SmartContractWorker
· 01-07 08:42
Sejujurnya agak sulit dipahami, strategi Telegram yang menjual sekaligus menimbun ini cukup kejam
Menjual untuk mendapatkan cash dan menambah kepemilikan untuk menjaga harga, apakah ini mau membunuh investor ritel?
Periode kepemilikan empat tahun terdengar cukup rumit, tapi apakah mereka benar-benar bisa bertahan sampai akhir, saya agak meragukannya
TONX kali ini sepertinya dipakai Telegram sebagai alat, membantu mengunci likuiditas
Tunggu dulu, TG mendapatkan begitu banyak keuntungan? Hanya dari ekosistem TON saja sudah bisa menyumbang sebanyak ini? Kenapa saya tidak melihatnya?
Strategi ini agak mirip dengan metode VC tradisional, membohongi investor ritel agar percaya pada jangka panjang
Lihat AsliBalas0
HackerWhoCares
· 01-07 08:34
Jual sambil beli, teknik ini cukup menarik, penuh dengan trik
Belakangan ini ada perkembangan menarik di ekosistem TON. Ketua TONX Manuel Stotz mengungkapkan bahwa semua token TON yang dijual oleh Telegram memiliki periode kepemilikan selama empat tahun — apa artinya ini? Ini menunjukkan bahwa Telegram berkomitmen jangka panjang terhadap proyek ini, bukan sekadar mendapatkan keuntungan jangka pendek.
Yang lebih menarik lagi, sebagian besar TON yang dijual oleh Telegram mengalir ke tangan perusahaan TONX, yang posisinya adalah memegang dan mengunci token dalam jangka panjang, seperti mengunci token ke dalam ekosistem.
Dari data yang ada, Financial Times Inggris melaporkan bahwa pendapatan Telegram pada semester pertama mencapai 8,7 miliar dolar AS, meningkat 65% dibandingkan tahun sebelumnya, dan kontribusi dari ekosistem TON cukup signifikan. Meskipun Telegram telah menjual lebih dari 4,5 miliar dolar AS dalam TON, ada satu detail penting — Stotz menekankan bahwa jumlah TON bersih yang dimiliki Telegram sendiri tidak mengalami penurunan yang signifikan, bahkan mungkin meningkat. Dengan kata lain, mereka menjual sekaligus menambah kepemilikan, yang menunjukkan keyakinan terhadap potensi jangka panjang TON.