Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Qin Shi Huang adalah kaisar pertama dalam sejarah Tiongkok dan juga pendiri Dinasti Qin. Kehidupannya penuh dengan warna-warni legendaris.
📜 Catatan Peristiwa Penting dalam Hidup
Pengalaman Awal: Ying Zheng lahir di Handan, Negara Zhao pada tahun 259 SM dan mewarisi tahta Raja Qin pada usia 13 tahun. Karena masih muda, pemerintahan negara untuk sementara dikuasai oleh Lü Buwei.
Berkuasa Pribadi: Pada usia 22 tahun, dia menumpas pemberontakan Lao Ai, kemudian memberhentikan Lü Buwei, mempromosikan Li Si dan lainnya, mulai menguasai kekuasaan nyata, dan merencanakan penyatuan enam negara.
Menyatukan Dunia: Dari usia 30 hingga 38 tahun, dia menghabiskan waktu kurang dari sepuluh tahun untuk secara berurutan menghancurkan enam negara—Han, Zhao, Yan, Wei, Chu, dan Qi—dan mendirikan dinasti monarki terpusat bersatu pertama dalam sejarah Tiongkok.
Mendirikan Sistem Kekaisaran: Pada usia 39 tahun, dia menyebut dirinya "Kaisar Pertama" dan mendirikan sistem kaisar. Dia menerapkan sistem Tiga Pembesar dan Sembilan Menteri di pusat dan sistem county-prefektur di daerah, sepenuhnya menghapuskan sistem fief.
Melaksanakan Kebijakan Baru: Untuk mengkonsolidasikan kekuasaan, dia melaksanakan serangkaian kebijakan berdampak luas termasuk tulisan yang sama, jejak roda yang sama, penyeragaman mata uang dan standar pengukuran.
Proyek Besar: Selama berkuasa, dia memimpin pembangunan Tembok Besar sepanjang sepuluh ribu li, jalan raya, jalan lurus, dan Saluran Ling.
Tahun-tahun Akhir dan Kematian: Di tahun-tahun akhirnya, dia melakukan beberapa tur di seluruh dunia dan mencari cara keabadian, akhirnya meninggal pada usia 49 tahun (210 SM) di Shashu.
⚖️ Evaluasi dan Kontroversi Historis
Qin Shi Huang dipujikan oleh generasi berikutnya sebagai "Kaisar Sepanjang Zaman", dia mengakhiri perselisihan Periode Negara-Negara Perang, menetapkan kerangka dasar sistem politik Tiongkok selama lebih dari dua ribu tahun, dengan prestasi yang luar biasa. Namun pada saat yang sama, metode pemerintahannya sangat ketat, peristiwa seperti "Pembakaran Buku dan Penguburan Ulama" (sebenarnya adalah hukuman berat untuk penipuan seorang praktisi Tao, tetapi berdampak luas), juga membebani dirinya dengan kontroversi sebagai "tiran".