Kekayaan dunia terkonsentrasi di tangan para pelopor di bidang teknologi, ritel, dan investasi. Pada tahun 2025 ini, data dari Bloomberg Billionaires Index menunjukkan gambaran yang jelas bahwa orang terkaya di dunia memiliki berbagai kewarganegaraan, tetapi sebagian besar berasal dari era perubahan digital.
Sumber Pendapatan: Teknologi, Ritel, dan Modal
Studi peringkat dunia tentang miliarder tidak hanya menyajikan nama dan angka kas, tetapi juga menunjukkan cara membangun kerajaan oleh sedikit orang. Secara umum, mayoritas orang terkaya di dunia berhasil melalui penciptaan inovasi baru, bukan warisan kekayaan.
Tabel Ringkasan: 10 individu terkaya
Peringkat
Nama
Kekayaan Bersih (miliar dolar)
Negara
Industri Utama
1
Elon Musk
342
Amerika Serikat
Kendaraan listrik, luar angkasa
2
Mark Zuckerberg
216
Amerika Serikat
Media sosial
3
Jeff Bezos
215
Amerika Serikat
E-commerce
4
Larry Ellison
192
Amerika Serikat
Perangkat lunak
5
Bernard Arnault
178
Prancis
Fashion mewah
6
Warren Buffett
154
Amerika Serikat
Investasi
7
Larry Page
144
Amerika Serikat
Teknologi
8
Sergey Brin
138
Amerika Serikat
Teknologi
9
Amancio Ortega
124
Spanyol
Fashion ritel
10
Steve Ballmer
118
Amerika Serikat
Perangkat lunak
1. Elon Musk: Orang yang Efisien
Pengusaha asal Amerika ini menduduki posisi tertinggi, dengan kekayaan bersih 342 miliar dolar. Musk mendirikan Tesla yang bersaing di bidang kendaraan listrik. Ia juga mengelola SpaceX yang bertujuan untuk perjalanan luar angkasa terakhir ke Mars, serta Neuralink dan xAI.
Sejak usia 12 tahun, Musk telah menulis program komputer dan menjual game bernama Blastar. Ia belajar ilmu pengetahuan, matematika, dan fisika di Stanford sebelum memulai Zip2 pada tahun 1995.
2. Mark Zuckerberg: Raja Dunia Sosial
Pada usia 40 tahun, Zuckerberg mengumpulkan kekayaan sebesar 216 miliar dolar, sebagian besar berasal dari kepemilikan saham Meta Platforms (sekitar 13%). Ia mendirikan Facebook saat belajar di Harvard University pada tahun 2004.
Perusahaan jejaring sosial ini telah membeli Instagram dan WhatsApp sebagai bagian dari strategi bisnis. Pada 2012, Facebook melakukan penawaran saham perdana dan mengumpulkan dana sebesar 16 miliar dolar, menjadikannya IPO terbesar di era internet.
3. Jeff Bezos: Pendiri Amazon
Bezos berada di posisi ketiga dengan kekayaan bersih 215 miliar dolar. Lahir di New Mexico tahun 1964, ia belajar teknik elektro dan komputer di Princeton University.
Di Wall Street, Bezos mencapai posisi wakil presiden senior. Ia kemudian berhenti dari pekerjaannya untuk membuka Amazon pada tahun 1994. Dalam operasinya, Amazon membeli Whole Foods pertama kali pada 2017 untuk memperluas kerajaan produk makanan.
4. Larry Ellison: Kepala Perusahaan Perangkat Lunak
Ellison mendirikan Oracle Corporation pada tahun 1977 dengan tujuan merevolusi sistem basis data. Saat ini, ia memegang saham Oracle hampir 42% (dengan nilai lebih dari 117 miliar dolar). Total kekayaan bersihnya mencapai 192 miliar dolar.
Oracle dianggap sebagai pemimpin dalam perangkat lunak perusahaan. Di bawah kepemimpinan Ellison, perusahaan ini melakukan akuisisi tambahan, termasuk Cerner dengan nilai 28,3 miliar dolar di bidang perangkat lunak medis.
5. Bernard Arnault: Raja Fashion Mewah
Arnault menjabat sebagai presiden dan CEO LVMH, kerajaan merek fashion mewah terkemuka dunia, dengan kekayaan bersih 154 miliar dolar.
Arnault memulai dari bisnis konstruksi keluarga, lalu membeli Christian Dior pada 1984. Strateginya adalah mengakuisisi merek-merek mewah global. Pada 2021, LVMH membeli Tiffany & Co dengan nilai 15,8 miliar dolar.
6. Warren Buffett: Insinyur Investasi yang Bijaksana
Buffett menyebut dirinya “Oracle of Omaha” dan berusia 94 tahun. Ia juga diakui sebagai jenius investasi. Ia mengelola Berkshire Hathaway yang memiliki sekitar 15% saham (dengan nilai 137 miliar dolar).
Buffett mendirikan Buffett Partnership Ltd. pada 1956 dan mengendalikan Berkshire Hathaway pada tahun yang sama. Portofolionya tersebar di berbagai industri: media, asuransi, energi, makanan, dan minuman.
Prinsip investasi Buffett terkenal: “Aturan nomor satu: jangan rugi. Aturan nomor dua: ingat aturan nomor satu.”
7 & 8. Larry Page dan Sergey Brin: Pembuat Google
Keduanya adalah pendiri Alphabet Inc., perusahaan induk Google, bersama-sama pada tahun 1998 saat belajar di Stanford University.
Page memiliki kekayaan bersih 144 miliar dolar, sementara Brin 138 miliar dolar. Keduanya memegang saham sekitar 6% di Alphabet (hampir 130 miliar dolar per orang).
Google go public pada 2004 dan berkembang ke berbagai bidang: iklan, cloud, perangkat keras, dan layanan populer lainnya.
9. Amancio Ortega: Kaisar Fashion Ritel
Ortega adalah salah satu pendiri Inditex, retailer fashion terbesar di dunia. Perusahaan ini mengelola 8 merek, termasuk Zara yang terkenal.
Ortega memulai Inditex pada 1975 bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, yang membuat perusahaan berkembang dengan lebih dari 5.000 toko. Pada 2022, putrinya Marta menjabat sebagai presiden perusahaan setelah Ortega mundur dari manajemen harian.
Kekayaan Ortega sebesar 124 miliar dolar, sebagian besar berasal dari kepemilikan 60% di Inditex dan investasi properti senilai 12 miliar dolar.
10. Steve Ballmer: Pemimpin Microsoft dan Miliarder Teknologi
Ballmer menjabat sebagai CEO Microsoft dari 2000 hingga 2014 sebelum keluar dari perusahaan. Ia memegang sekitar 4% saham Microsoft (dengan nilai 134 miliar dolar), total kekayaannya 118 miliar dolar.
Di bawah kepemimpinannya, Microsoft berkembang pesat, mengembangkan konsol Xbox dan membeli Skype pada 2014 (tahun pensiun).
Setelah meninggalkan Microsoft, Ballmer membeli tim NBA Los Angeles Clippers seharga 2 miliar dolar. Pada 2022, ia dan istrinya menyumbangkan 425 juta dolar ke University of Oregon.
Pelajaran dari Kesuksesan
Kisah orang terkaya di dunia ini mengungkapkan faktor-faktor kunci: inovasi, ketekunan, visi strategis, dan keberanian mengambil risiko untuk berkreasi.
Kesuksesan tidak hanya berasal dari warisan, tetapi dari mengenali peluang, mengembangkan keterampilan, dan bekerja keras. Kebanyakan dari mereka memulai dari usia muda, membangun perusahaan, atau memasuki industri yang kompetitif.
Jika tertarik mempelajari cara berinvestasi dan membangun bisnis, pelajari kisah-kisah ini untuk memahami kunci keberhasilan di era saat ini.
Catatan: Data di atas bersumber dari informasi publik Bloomberg dan sumber terpercaya lainnya. Angka dapat berubah sesuai hasil pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Eksplorasi Kekayaan Miliarder 2025: Siapa yang Menguasai Kekayaan di Dunia
Kekayaan dunia terkonsentrasi di tangan para pelopor di bidang teknologi, ritel, dan investasi. Pada tahun 2025 ini, data dari Bloomberg Billionaires Index menunjukkan gambaran yang jelas bahwa orang terkaya di dunia memiliki berbagai kewarganegaraan, tetapi sebagian besar berasal dari era perubahan digital.
Sumber Pendapatan: Teknologi, Ritel, dan Modal
Studi peringkat dunia tentang miliarder tidak hanya menyajikan nama dan angka kas, tetapi juga menunjukkan cara membangun kerajaan oleh sedikit orang. Secara umum, mayoritas orang terkaya di dunia berhasil melalui penciptaan inovasi baru, bukan warisan kekayaan.
Tabel Ringkasan: 10 individu terkaya
1. Elon Musk: Orang yang Efisien
Pengusaha asal Amerika ini menduduki posisi tertinggi, dengan kekayaan bersih 342 miliar dolar. Musk mendirikan Tesla yang bersaing di bidang kendaraan listrik. Ia juga mengelola SpaceX yang bertujuan untuk perjalanan luar angkasa terakhir ke Mars, serta Neuralink dan xAI.
Sejak usia 12 tahun, Musk telah menulis program komputer dan menjual game bernama Blastar. Ia belajar ilmu pengetahuan, matematika, dan fisika di Stanford sebelum memulai Zip2 pada tahun 1995.
2. Mark Zuckerberg: Raja Dunia Sosial
Pada usia 40 tahun, Zuckerberg mengumpulkan kekayaan sebesar 216 miliar dolar, sebagian besar berasal dari kepemilikan saham Meta Platforms (sekitar 13%). Ia mendirikan Facebook saat belajar di Harvard University pada tahun 2004.
Perusahaan jejaring sosial ini telah membeli Instagram dan WhatsApp sebagai bagian dari strategi bisnis. Pada 2012, Facebook melakukan penawaran saham perdana dan mengumpulkan dana sebesar 16 miliar dolar, menjadikannya IPO terbesar di era internet.
3. Jeff Bezos: Pendiri Amazon
Bezos berada di posisi ketiga dengan kekayaan bersih 215 miliar dolar. Lahir di New Mexico tahun 1964, ia belajar teknik elektro dan komputer di Princeton University.
Di Wall Street, Bezos mencapai posisi wakil presiden senior. Ia kemudian berhenti dari pekerjaannya untuk membuka Amazon pada tahun 1994. Dalam operasinya, Amazon membeli Whole Foods pertama kali pada 2017 untuk memperluas kerajaan produk makanan.
4. Larry Ellison: Kepala Perusahaan Perangkat Lunak
Ellison mendirikan Oracle Corporation pada tahun 1977 dengan tujuan merevolusi sistem basis data. Saat ini, ia memegang saham Oracle hampir 42% (dengan nilai lebih dari 117 miliar dolar). Total kekayaan bersihnya mencapai 192 miliar dolar.
Oracle dianggap sebagai pemimpin dalam perangkat lunak perusahaan. Di bawah kepemimpinan Ellison, perusahaan ini melakukan akuisisi tambahan, termasuk Cerner dengan nilai 28,3 miliar dolar di bidang perangkat lunak medis.
5. Bernard Arnault: Raja Fashion Mewah
Arnault menjabat sebagai presiden dan CEO LVMH, kerajaan merek fashion mewah terkemuka dunia, dengan kekayaan bersih 154 miliar dolar.
Arnault memulai dari bisnis konstruksi keluarga, lalu membeli Christian Dior pada 1984. Strateginya adalah mengakuisisi merek-merek mewah global. Pada 2021, LVMH membeli Tiffany & Co dengan nilai 15,8 miliar dolar.
6. Warren Buffett: Insinyur Investasi yang Bijaksana
Buffett menyebut dirinya “Oracle of Omaha” dan berusia 94 tahun. Ia juga diakui sebagai jenius investasi. Ia mengelola Berkshire Hathaway yang memiliki sekitar 15% saham (dengan nilai 137 miliar dolar).
Buffett mendirikan Buffett Partnership Ltd. pada 1956 dan mengendalikan Berkshire Hathaway pada tahun yang sama. Portofolionya tersebar di berbagai industri: media, asuransi, energi, makanan, dan minuman.
Prinsip investasi Buffett terkenal: “Aturan nomor satu: jangan rugi. Aturan nomor dua: ingat aturan nomor satu.”
7 & 8. Larry Page dan Sergey Brin: Pembuat Google
Keduanya adalah pendiri Alphabet Inc., perusahaan induk Google, bersama-sama pada tahun 1998 saat belajar di Stanford University.
Page memiliki kekayaan bersih 144 miliar dolar, sementara Brin 138 miliar dolar. Keduanya memegang saham sekitar 6% di Alphabet (hampir 130 miliar dolar per orang).
Google go public pada 2004 dan berkembang ke berbagai bidang: iklan, cloud, perangkat keras, dan layanan populer lainnya.
9. Amancio Ortega: Kaisar Fashion Ritel
Ortega adalah salah satu pendiri Inditex, retailer fashion terbesar di dunia. Perusahaan ini mengelola 8 merek, termasuk Zara yang terkenal.
Ortega memulai Inditex pada 1975 bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, yang membuat perusahaan berkembang dengan lebih dari 5.000 toko. Pada 2022, putrinya Marta menjabat sebagai presiden perusahaan setelah Ortega mundur dari manajemen harian.
Kekayaan Ortega sebesar 124 miliar dolar, sebagian besar berasal dari kepemilikan 60% di Inditex dan investasi properti senilai 12 miliar dolar.
10. Steve Ballmer: Pemimpin Microsoft dan Miliarder Teknologi
Ballmer menjabat sebagai CEO Microsoft dari 2000 hingga 2014 sebelum keluar dari perusahaan. Ia memegang sekitar 4% saham Microsoft (dengan nilai 134 miliar dolar), total kekayaannya 118 miliar dolar.
Di bawah kepemimpinannya, Microsoft berkembang pesat, mengembangkan konsol Xbox dan membeli Skype pada 2014 (tahun pensiun).
Setelah meninggalkan Microsoft, Ballmer membeli tim NBA Los Angeles Clippers seharga 2 miliar dolar. Pada 2022, ia dan istrinya menyumbangkan 425 juta dolar ke University of Oregon.
Pelajaran dari Kesuksesan
Kisah orang terkaya di dunia ini mengungkapkan faktor-faktor kunci: inovasi, ketekunan, visi strategis, dan keberanian mengambil risiko untuk berkreasi.
Kesuksesan tidak hanya berasal dari warisan, tetapi dari mengenali peluang, mengembangkan keterampilan, dan bekerja keras. Kebanyakan dari mereka memulai dari usia muda, membangun perusahaan, atau memasuki industri yang kompetitif.
Jika tertarik mempelajari cara berinvestasi dan membangun bisnis, pelajari kisah-kisah ini untuk memahami kunci keberhasilan di era saat ini.
Catatan: Data di atas bersumber dari informasi publik Bloomberg dan sumber terpercaya lainnya. Angka dapat berubah sesuai hasil pasar.