Pendiri Bridgewater Associates Dalio baru-baru ini menyatakan di Abu Dhabi Finance Week bahwa ekonomi utama dunia sedang menghadapi tantangan utang yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang akan berdampak mendalam pada posisi investasi di masa depan. Menghadapi situasi ini, Dalio mengusulkan sebuah filosofi investasi sistematis yang menekankan agar investor melepaskan diri dari fluktuasi jangka pendek dan fokus pada tren besar jangka panjang.
Lonjakan utang global, Dalio mengirim sinyal peringatan
Dalio secara langsung mengatakan di forum: “Kita akan segera menghadapi krisis utang dan mata uang.” Ia lebih jauh menunjukkan bahwa, selain Jerman, beban utang negara-negara utama lainnya di dunia meningkat dengan kecepatan yang tidak berkelanjutan. Berdasarkan analisis Dalio, dalam beberapa tahun ke depan, negara-negara ini tidak akan terhindar dari krisis utang, yang akan disertai dengan penurunan nilai mata uang secara signifikan.
Dalam konteks ini, Dalio secara tegas menyarankan untuk menghindari aset utang tradisional seperti obligasi, dan beralih ke emas atau Bitcoin—jenis “mata uang keras” yang terbatas pasokannya dan didukung oleh aset nyata atau kelangkaan. Baru-baru ini, harga emas dan Bitcoin keduanya mencapai rekor tertinggi, menjadi pilihan utama pasar untuk lindung nilai. Di antara keduanya, Bitcoin menunjukkan performa yang sangat baik dalam lingkungan ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya ketegangan geopolitik, saat ini berfluktuasi di kisaran 90.000 dolar AS, mencerminkan ketertarikan pasar terhadap mata uang keras.
Lima kekuatan utama membentuk ulang situasi global, analisis sistematis Dalio
Dalio berpendapat bahwa masa depan situasi global akan didorong oleh lima kekuatan inti, di mana “utang, mata uang, dan ekonomi” hanyalah salah satunya. Empat faktor kunci lainnya yang dia sebutkan adalah:
Tatanan politik domestik: Ketegangan politik yang dipicu oleh ketimpangan kekayaan dan perbedaan nilai akan semakin sering terjadi, yang secara langsung mempengaruhi kebijakan dan pengambilan keputusan ekonomi.
Tatanan geopolitik internasional: Persaingan kekuasaan antar negara, terutama ketegangan antara kekuatan besar, akan secara mendalam membentuk kembali pola ekonomi global dan distribusi sumber daya.
Dampak kekuatan alam: Bencana alam seperti kekeringan, banjir, pandemi, dan perubahan iklim semakin intens, menjadi tantangan yang sulit dihindari manusia dan akan mempengaruhi operasi perusahaan serta imbal hasil investasi.
Dampak disruptif teknologi: Penemuan dan penerapan teknologi baru akan terus membentuk ulang dunia, mengubah gaya hidup dan struktur ekonomi kita. Oleh karena itu, Dalio lebih memilih berinvestasi di perusahaan yang “memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi bisnis,” daripada perusahaan yang bergantung pada penjualan produk dan layanan tradisional.
Melampaui fluktuasi jangka pendek, Dalio tekankan strategi investasi jangka panjang
Sejak Oktober 2022, Dalio secara penuh menyerahkan kendali operasional Bridgewater kepada tim perencanaan strategi investasinya. Dalam forum ini, ia mengingatkan investor agar tidak terjebak dalam fluktuasi jangka pendek berita harian, dan sebaiknya memusatkan perhatian pada tren besar jangka panjang.
Dalio menegaskan bahwa strategi investasi harus menggabungkan pandangan global dan fleksibilitas taktis, serta menyadari bahwa ketidakpastian di masa depan jauh melampaui apa yang bisa kita kendalikan. Ia percaya bahwa “diversifikasi” dan “fungsionalitas” adalah elemen penting dalam portofolio investasi. Hanya dengan begitu, investor dapat dengan leluasa menghadapi lingkungan yang penuh ancaman dan peluang, serta mencapai pertumbuhan kekayaan jangka panjang. Inilah inti dari filosofi investasi Dalio—mengamati tren makro secara tajam sekaligus berhati-hati dalam mengelola risiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kesempatan investasi menurut Dalio: Menggali keuntungan dari mata uang keras selama krisis utang
Pendiri Bridgewater Associates Dalio baru-baru ini menyatakan di Abu Dhabi Finance Week bahwa ekonomi utama dunia sedang menghadapi tantangan utang yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang akan berdampak mendalam pada posisi investasi di masa depan. Menghadapi situasi ini, Dalio mengusulkan sebuah filosofi investasi sistematis yang menekankan agar investor melepaskan diri dari fluktuasi jangka pendek dan fokus pada tren besar jangka panjang.
Lonjakan utang global, Dalio mengirim sinyal peringatan
Dalio secara langsung mengatakan di forum: “Kita akan segera menghadapi krisis utang dan mata uang.” Ia lebih jauh menunjukkan bahwa, selain Jerman, beban utang negara-negara utama lainnya di dunia meningkat dengan kecepatan yang tidak berkelanjutan. Berdasarkan analisis Dalio, dalam beberapa tahun ke depan, negara-negara ini tidak akan terhindar dari krisis utang, yang akan disertai dengan penurunan nilai mata uang secara signifikan.
Dalam konteks ini, Dalio secara tegas menyarankan untuk menghindari aset utang tradisional seperti obligasi, dan beralih ke emas atau Bitcoin—jenis “mata uang keras” yang terbatas pasokannya dan didukung oleh aset nyata atau kelangkaan. Baru-baru ini, harga emas dan Bitcoin keduanya mencapai rekor tertinggi, menjadi pilihan utama pasar untuk lindung nilai. Di antara keduanya, Bitcoin menunjukkan performa yang sangat baik dalam lingkungan ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya ketegangan geopolitik, saat ini berfluktuasi di kisaran 90.000 dolar AS, mencerminkan ketertarikan pasar terhadap mata uang keras.
Lima kekuatan utama membentuk ulang situasi global, analisis sistematis Dalio
Dalio berpendapat bahwa masa depan situasi global akan didorong oleh lima kekuatan inti, di mana “utang, mata uang, dan ekonomi” hanyalah salah satunya. Empat faktor kunci lainnya yang dia sebutkan adalah:
Tatanan politik domestik: Ketegangan politik yang dipicu oleh ketimpangan kekayaan dan perbedaan nilai akan semakin sering terjadi, yang secara langsung mempengaruhi kebijakan dan pengambilan keputusan ekonomi.
Tatanan geopolitik internasional: Persaingan kekuasaan antar negara, terutama ketegangan antara kekuatan besar, akan secara mendalam membentuk kembali pola ekonomi global dan distribusi sumber daya.
Dampak kekuatan alam: Bencana alam seperti kekeringan, banjir, pandemi, dan perubahan iklim semakin intens, menjadi tantangan yang sulit dihindari manusia dan akan mempengaruhi operasi perusahaan serta imbal hasil investasi.
Dampak disruptif teknologi: Penemuan dan penerapan teknologi baru akan terus membentuk ulang dunia, mengubah gaya hidup dan struktur ekonomi kita. Oleh karena itu, Dalio lebih memilih berinvestasi di perusahaan yang “memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi bisnis,” daripada perusahaan yang bergantung pada penjualan produk dan layanan tradisional.
Melampaui fluktuasi jangka pendek, Dalio tekankan strategi investasi jangka panjang
Sejak Oktober 2022, Dalio secara penuh menyerahkan kendali operasional Bridgewater kepada tim perencanaan strategi investasinya. Dalam forum ini, ia mengingatkan investor agar tidak terjebak dalam fluktuasi jangka pendek berita harian, dan sebaiknya memusatkan perhatian pada tren besar jangka panjang.
Dalio menegaskan bahwa strategi investasi harus menggabungkan pandangan global dan fleksibilitas taktis, serta menyadari bahwa ketidakpastian di masa depan jauh melampaui apa yang bisa kita kendalikan. Ia percaya bahwa “diversifikasi” dan “fungsionalitas” adalah elemen penting dalam portofolio investasi. Hanya dengan begitu, investor dapat dengan leluasa menghadapi lingkungan yang penuh ancaman dan peluang, serta mencapai pertumbuhan kekayaan jangka panjang. Inilah inti dari filosofi investasi Dalio—mengamati tren makro secara tajam sekaligus berhati-hati dalam mengelola risiko.