Lanskap pengelolaan aset kripto menghadapi tantangan besar pada tahun 2025 dan hingga 2026, dengan entropy—seorang pemain kunci dalam pengelolaan aset terdesentralisasi—mengumumkan penutupan setelah empat tahun beroperasi. Langkah ini mencerminkan kesulitan yang lebih luas yang dihadapi oleh startup kriptografi khusus dalam pasar yang semakin kompetitif dan menuntut.
Perhitungan Multi-Pihak Bertemu Realitas Pasar
Entropy, didukung oleh firma modal ventura terkemuka a16z dan investor besar lainnya, telah menempati ceruk dalam pengelolaan aset terdesentralisasi melalui teknologi perhitungan multi-pihak yang canggih dan kemampuan pengelolaan aset lintas rantai. Perusahaan ini mengumpulkan sekitar $27 juta untuk mengembangkan solusi yang dianggap banyak orang sebagai solusi menjanjikan untuk model pengelolaan aset yang aman dan terdistribusi. Namun, meskipun inovasi teknis dan dukungan institusional, entropy akhirnya menyimpulkan bahwa model bisnisnya tidak dapat mempertahankan trajektori pertumbuhan yang dibutuhkan oleh investor skala ventura.
Pertanyaan tentang Model Bisnis
Kasus entropy menyoroti tantangan yang terus-menerus dalam ekosistem kripto yang lebih luas: keunggulan teknis tidak otomatis diterjemahkan menjadi model bisnis yang berkelanjutan. Menurut NS3.AI, perusahaan menghadapi masalah mendasar dalam menyeimbangkan kebutuhan operasional dengan permintaan pasar. Banyak solusi pengelolaan aset dan keamanan khusus berjuang untuk mencapai skala dan margin yang diperlukan untuk membenarkan pendanaan ventura, terutama ketika adopsi institusional masih berlangsung secara bertahap dan tekanan kompetitif semakin meningkat.
Implikasi Pasar yang Lebih Luas
Sejak 2025, startup kripto di bidang pengelolaan aset, infrastruktur, dan keamanan menghadapi hambatan yang semakin meningkat. Penutupan entropy menjadi pelajaran berhati-hati bagi para pendiri yang mengejar solusi yang secara teknis canggih tetapi secara komersial menantang. Investor dan pengembang di bidang ini harus semakin fokus tidak hanya pada inovasi, tetapi juga pada ekonomi unit yang berkelanjutan dan jadwal adopsi pasar yang realistis.
Penutupan entropy tidak mengurangi pentingnya teknis perhitungan multi-pihak atau model pengelolaan aset terdesentralisasi—itu hanya mencerminkan kesenjangan antara janji teknologi dan kelayakan komersial dalam ekosistem startup kripto saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penutupan Entropy Menandai Tantangan Baru bagi Solusi Penyimpanan Terdesentralisasi
Lanskap pengelolaan aset kripto menghadapi tantangan besar pada tahun 2025 dan hingga 2026, dengan entropy—seorang pemain kunci dalam pengelolaan aset terdesentralisasi—mengumumkan penutupan setelah empat tahun beroperasi. Langkah ini mencerminkan kesulitan yang lebih luas yang dihadapi oleh startup kriptografi khusus dalam pasar yang semakin kompetitif dan menuntut.
Perhitungan Multi-Pihak Bertemu Realitas Pasar
Entropy, didukung oleh firma modal ventura terkemuka a16z dan investor besar lainnya, telah menempati ceruk dalam pengelolaan aset terdesentralisasi melalui teknologi perhitungan multi-pihak yang canggih dan kemampuan pengelolaan aset lintas rantai. Perusahaan ini mengumpulkan sekitar $27 juta untuk mengembangkan solusi yang dianggap banyak orang sebagai solusi menjanjikan untuk model pengelolaan aset yang aman dan terdistribusi. Namun, meskipun inovasi teknis dan dukungan institusional, entropy akhirnya menyimpulkan bahwa model bisnisnya tidak dapat mempertahankan trajektori pertumbuhan yang dibutuhkan oleh investor skala ventura.
Pertanyaan tentang Model Bisnis
Kasus entropy menyoroti tantangan yang terus-menerus dalam ekosistem kripto yang lebih luas: keunggulan teknis tidak otomatis diterjemahkan menjadi model bisnis yang berkelanjutan. Menurut NS3.AI, perusahaan menghadapi masalah mendasar dalam menyeimbangkan kebutuhan operasional dengan permintaan pasar. Banyak solusi pengelolaan aset dan keamanan khusus berjuang untuk mencapai skala dan margin yang diperlukan untuk membenarkan pendanaan ventura, terutama ketika adopsi institusional masih berlangsung secara bertahap dan tekanan kompetitif semakin meningkat.
Implikasi Pasar yang Lebih Luas
Sejak 2025, startup kripto di bidang pengelolaan aset, infrastruktur, dan keamanan menghadapi hambatan yang semakin meningkat. Penutupan entropy menjadi pelajaran berhati-hati bagi para pendiri yang mengejar solusi yang secara teknis canggih tetapi secara komersial menantang. Investor dan pengembang di bidang ini harus semakin fokus tidak hanya pada inovasi, tetapi juga pada ekonomi unit yang berkelanjutan dan jadwal adopsi pasar yang realistis.
Penutupan entropy tidak mengurangi pentingnya teknis perhitungan multi-pihak atau model pengelolaan aset terdesentralisasi—itu hanya mencerminkan kesenjangan antara janji teknologi dan kelayakan komersial dalam ekosistem startup kripto saat ini.