VfB Stuttgart seharusnya mendapatkan malam yang lebih tenang. Setelah penampilan dominan melawan tamu yang kalah dari Bern, tim ini memimpin dengan nyaman 2:0. Namun kemudian diikuti dengan fase akhir yang menegangkan, di mana para pemain Stuttgart cemas akan setiap poin – hingga peluit akhir di menit terakhir. Pada akhirnya, penampilan mereka tidak cukup untuk langsung masuk babak 16 besar Liga Europa.
Stuttgart mendominasi, tetapi gagal memenuhi tuntutan
Dalam waktu yang lama, semuanya terlihat seperti kemenangan yang meyakinkan. Schwaben mengendalikan permainan melawan kompetisi lemah dari Swiss dan membangun keunggulan dua gol yang nyaman. Tetapi di kompetisi tingkat kedua Eropa, dominasi saja tidak selalu cukup. Ketidakstabilan di lini pertahanan dan kurangnya efektivitas di saat-saat penting menjadi masalah di kuartal terakhir – Stuttgart harus bergulat dengan ketegangan saat Bern tiba-tiba menciptakan peluang.
Deniz Undav kirim sinyal tegas kepada tim
Setelah peluit akhir, suasana campur aduk antara lega dan kecewa di kubu Stuttgart. Deniz Undav memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kata-kata tegas kepada rekan-rekannya. Penyerang ini menegaskan bahwa performa seperti ini tidak sesuai dengan standar klub – apalagi karena lolos langsung ke babak 16 besar kini menjadi tidak mungkin lagi. Kritik Undav lebih ditujukan kepada kurangnya mentalitas di fase-fase penting pertandingan daripada hasilnya. Pesannya adalah panggilan bangun: dalam kompetisi Eropa, permainan ceroboh secara tidak langsung akan menimbulkan masalah. Deniz Undav menuntut fokus dan disiplin lebih dari rekan-rekannya – pesan penting untuk tugas-tugas mendatang di Liga Europa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Deniz Undavs pesan tegas setelah malam dramatis di Liga Europa
VfB Stuttgart seharusnya mendapatkan malam yang lebih tenang. Setelah penampilan dominan melawan tamu yang kalah dari Bern, tim ini memimpin dengan nyaman 2:0. Namun kemudian diikuti dengan fase akhir yang menegangkan, di mana para pemain Stuttgart cemas akan setiap poin – hingga peluit akhir di menit terakhir. Pada akhirnya, penampilan mereka tidak cukup untuk langsung masuk babak 16 besar Liga Europa.
Stuttgart mendominasi, tetapi gagal memenuhi tuntutan
Dalam waktu yang lama, semuanya terlihat seperti kemenangan yang meyakinkan. Schwaben mengendalikan permainan melawan kompetisi lemah dari Swiss dan membangun keunggulan dua gol yang nyaman. Tetapi di kompetisi tingkat kedua Eropa, dominasi saja tidak selalu cukup. Ketidakstabilan di lini pertahanan dan kurangnya efektivitas di saat-saat penting menjadi masalah di kuartal terakhir – Stuttgart harus bergulat dengan ketegangan saat Bern tiba-tiba menciptakan peluang.
Deniz Undav kirim sinyal tegas kepada tim
Setelah peluit akhir, suasana campur aduk antara lega dan kecewa di kubu Stuttgart. Deniz Undav memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kata-kata tegas kepada rekan-rekannya. Penyerang ini menegaskan bahwa performa seperti ini tidak sesuai dengan standar klub – apalagi karena lolos langsung ke babak 16 besar kini menjadi tidak mungkin lagi. Kritik Undav lebih ditujukan kepada kurangnya mentalitas di fase-fase penting pertandingan daripada hasilnya. Pesannya adalah panggilan bangun: dalam kompetisi Eropa, permainan ceroboh secara tidak langsung akan menimbulkan masalah. Deniz Undav menuntut fokus dan disiplin lebih dari rekan-rekannya – pesan penting untuk tugas-tugas mendatang di Liga Europa.