Peralihan dari memandang stablecoin sebagai "risiko" menjadi "alat strategis" menandai evolusi signifikan dalam strategi pertahanan ekonomi Moskow. Legitimasi Hukum: Pada 1 Juli 2026, klasifikasi stablecoin sebagai "aset moneter" memberikan kekuatan hukum yang diperlukan bagi perusahaan untuk menggunakannya dalam perdagangan internasional tanpa takut adanya reaksi regulasi domestik. Jembatan BRICS: Ini adalah pengubah permainan yang sesungguhnya. Menggunakan stablecoin sebagai infrastruktur untuk Jembatan BRICS bukan hanya tentang efisiensi; ini adalah upaya membangun sistem keuangan "bayangan" yang beroperasi sepenuhnya di luar jangkauan sanksi Barat. Peran Rubel Digital: Berbeda dengan stablecoin (yang mungkin dipatok ke emas atau keranjang barang), rubel digital adalah klaim langsung terhadap bank sentral. Mengintegrasikan ini ke dalam pembayaran anggaran pada 1 Januari 2026 menunjukkan dorongan untuk transparansi total dan kendali atas likuiditas domestik.💡 Sebuah Perspektif Meskipun teknologinya kokoh, tantangan nyata bagi Rusia pada 2026 adalah kepercayaan dan likuiditas. Stablecoin hanya se-"stabil" konsensus dari pihak-pihak yang menggunakannya. Agar Jembatan BRICS berhasil, mitra seperti India dan China perlu sepenuhnya sejalan mengenai jaminan dasar dan mekanisme pertukaran.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
11
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Korean_Girl
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
SheenCrypto
· 1jam yang lalu
Beli Untuk Mendapatkan 💰️
Lihat AsliBalas0
SheenCrypto
· 1jam yang lalu
Tangan Berlian 💎
Lihat AsliBalas0
BeautifulDay
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Crypto_Buzz_with_Alex
· 3jam yang lalu
Semoga Anda mendapatkan kekayaan yang melimpah dan kesuksesan besar di Tahun Kuda 🐴✨
#GateSquare$50KRedPacketGiveaway 🇷🇺 Perpindahan Digital Rusia 2026: Poin-Poin Utama
Peralihan dari memandang stablecoin sebagai "risiko" menjadi "alat strategis" menandai evolusi signifikan dalam strategi pertahanan ekonomi Moskow.
Legitimasi Hukum: Pada 1 Juli 2026, klasifikasi stablecoin sebagai "aset moneter" memberikan kekuatan hukum yang diperlukan bagi perusahaan untuk menggunakannya dalam perdagangan internasional tanpa takut adanya reaksi regulasi domestik.
Jembatan BRICS: Ini adalah pengubah permainan yang sesungguhnya. Menggunakan stablecoin sebagai infrastruktur untuk Jembatan BRICS bukan hanya tentang efisiensi; ini adalah upaya membangun sistem keuangan "bayangan" yang beroperasi sepenuhnya di luar jangkauan sanksi Barat.
Peran Rubel Digital: Berbeda dengan stablecoin (yang mungkin dipatok ke emas atau keranjang barang), rubel digital adalah klaim langsung terhadap bank sentral. Mengintegrasikan ini ke dalam pembayaran anggaran pada 1 Januari 2026 menunjukkan dorongan untuk transparansi total dan kendali atas likuiditas domestik.💡 Sebuah Perspektif
Meskipun teknologinya kokoh, tantangan nyata bagi Rusia pada 2026 adalah kepercayaan dan likuiditas. Stablecoin hanya se-"stabil" konsensus dari pihak-pihak yang menggunakannya. Agar Jembatan BRICS berhasil, mitra seperti India dan China perlu sepenuhnya sejalan mengenai jaminan dasar dan mekanisme pertukaran.