Ketika Anda berinvestasi atau meminjam dalam crypto, Anda akan sering menemui APR (Persentase Bunga Tahunan). Tingkat ini mewakili bunga yang Anda peroleh dari staking, liquidity pools, yield farming, atau rekening tabungan crypto—atau bunga yang harus Anda bayar jika Anda mengambil pinjaman crypto. Berbeda dengan beberapa produk keuangan, APR memberikan angka tahunan yang sederhana tanpa memperhitungkan efek bunga majemuk, sehingga mudah dibandingkan antar penawaran yang berbeda.
Apa itu Crypto APR dan Di Mana Anda Akan Melihatnya
APR dalam crypto dihitung berdasarkan jumlah pokok Anda dan mewakili tingkat bunga tahunan yang sederhana. Jika Anda menyetor cryptocurrency ke dalam protokol yield farming dan menawarkan 20% APR, Anda dapat mengharapkan mendapatkan 20% per tahun dari investasi awal Anda—dikurangi biaya protokol atau penyesuaian lainnya. Tingkat ini diannualisasi, artinya meskipun Anda memegang crypto hanya selama tiga bulan, APR dapat disesuaikan secara proporsional untuk mencerminkan periode penghasilan Anda yang sebenarnya. Anda akan menemui APR di hampir semua produk crypto yang menawarkan pengembalian: liquidity pools, program staking validator, platform pinjaman, dan rekening tabungan crypto khusus.
APR vs APY: Mengapa Bunga Majemuk Penting
Di sinilah hal-hal menjadi lebih rumit. Sementara APR tidak memperhitungkan bunga majemuk, APY (Persentase Hasil Tahunan) melakukannya. Perbedaan ini sangat penting bagi investor jangka panjang. Jika sebuah protokol mengiklankan 20% APY alih-alih APR, itu berarti pengembalian Anda akan dikompaun secara berkala—penghasilan Anda menghasilkan penghasilan sendiri. Seiring waktu, ini akan menghasilkan pengembalian yang secara signifikan lebih tinggi daripada APR sederhana. Jika Anda membandingkan dua peluang investasi crypto, selalu periksa apakah mereka mengutip APR atau APY, karena ini menentukan pengembalian tahunan sebenarnya Anda.
Mendapatkan APR di Berbagai Produk Crypto
Ketika Anda meminjamkan crypto atau melakukan staking di sebuah protokol, APR memberi tahu Anda secara tepat berapa banyak bunga yang akan Anda peroleh setiap tahun dari jumlah yang Anda setorkan. Sebaliknya, jika Anda meminjam crypto, APR menunjukkan biaya bunga tahunan Anda atas jumlah yang dipinjam. Beberapa produk menawarkan APR variabel yang menyesuaikan berdasarkan permintaan pasar, sementara yang lain mengunci tingkat tetap. Memahami apakah Anda berhadapan dengan APR membantu Anda menghitung pengembalian nyata dan membuat keputusan yang tepat tentang di mana menempatkan modal Anda dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Understanding APR in Crypto: How Interest Rates Work
Ketika Anda berinvestasi atau meminjam dalam crypto, Anda akan sering menemui APR (Persentase Bunga Tahunan). Tingkat ini mewakili bunga yang Anda peroleh dari staking, liquidity pools, yield farming, atau rekening tabungan crypto—atau bunga yang harus Anda bayar jika Anda mengambil pinjaman crypto. Berbeda dengan beberapa produk keuangan, APR memberikan angka tahunan yang sederhana tanpa memperhitungkan efek bunga majemuk, sehingga mudah dibandingkan antar penawaran yang berbeda.
Apa itu Crypto APR dan Di Mana Anda Akan Melihatnya
APR dalam crypto dihitung berdasarkan jumlah pokok Anda dan mewakili tingkat bunga tahunan yang sederhana. Jika Anda menyetor cryptocurrency ke dalam protokol yield farming dan menawarkan 20% APR, Anda dapat mengharapkan mendapatkan 20% per tahun dari investasi awal Anda—dikurangi biaya protokol atau penyesuaian lainnya. Tingkat ini diannualisasi, artinya meskipun Anda memegang crypto hanya selama tiga bulan, APR dapat disesuaikan secara proporsional untuk mencerminkan periode penghasilan Anda yang sebenarnya. Anda akan menemui APR di hampir semua produk crypto yang menawarkan pengembalian: liquidity pools, program staking validator, platform pinjaman, dan rekening tabungan crypto khusus.
APR vs APY: Mengapa Bunga Majemuk Penting
Di sinilah hal-hal menjadi lebih rumit. Sementara APR tidak memperhitungkan bunga majemuk, APY (Persentase Hasil Tahunan) melakukannya. Perbedaan ini sangat penting bagi investor jangka panjang. Jika sebuah protokol mengiklankan 20% APY alih-alih APR, itu berarti pengembalian Anda akan dikompaun secara berkala—penghasilan Anda menghasilkan penghasilan sendiri. Seiring waktu, ini akan menghasilkan pengembalian yang secara signifikan lebih tinggi daripada APR sederhana. Jika Anda membandingkan dua peluang investasi crypto, selalu periksa apakah mereka mengutip APR atau APY, karena ini menentukan pengembalian tahunan sebenarnya Anda.
Mendapatkan APR di Berbagai Produk Crypto
Ketika Anda meminjamkan crypto atau melakukan staking di sebuah protokol, APR memberi tahu Anda secara tepat berapa banyak bunga yang akan Anda peroleh setiap tahun dari jumlah yang Anda setorkan. Sebaliknya, jika Anda meminjam crypto, APR menunjukkan biaya bunga tahunan Anda atas jumlah yang dipinjam. Beberapa produk menawarkan APR variabel yang menyesuaikan berdasarkan permintaan pasar, sementara yang lain mengunci tingkat tetap. Memahami apakah Anda berhadapan dengan APR membantu Anda menghitung pengembalian nyata dan membuat keputusan yang tepat tentang di mana menempatkan modal Anda dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi.