Dalam satu dekade terakhir, cryptocurrency telah secara penuh mengubah lanskap keuangan global. Aset digital dan perdagangan kripto kini menawarkan peluang nyata dan menguntungkan bagi para investor. Jika Anda tertarik untuk memasuki pasar baru yang menarik ini, pertama-tama Anda harus memahami apa sebenarnya perdagangan kripto dan bagaimana cara kerjanya.
Prinsip Dasar Cryptocurrency dan Asal-Usulnya
Perjalanan cryptocurrency dimulai pada Januari 2009 ketika Satoshi Nakamoto meluncurkan protokol Bitcoin. Ini adalah mata uang digital pertama yang secara global diakui, yang sepenuhnya berbeda dari mata uang fiat yang kita gunakan saat ini.
Fitur terpenting dari cryptocurrency adalah sifatnya yang sepenuhnya digital — tidak memiliki bentuk fisik. Tidak seperti mata uang tradisional yang dikendalikan oleh bank sentral, cryptocurrency beroperasi melalui jaringan terdesentralisasi. Koin baru dibuat dan transaksi diverifikasi oleh jaringan sukarelawan di seluruh dunia. Para peserta ini disebut “node” dan bertanggung jawab memastikan keamanan jaringan.
Definisi utama cryptocurrency: Ini adalah mata uang digital atau virtual yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi. Keunggulan utamanya adalah tidak adanya otoritas pusat atau pengaturan pemerintah. Sebaliknya, transaksi dan pencatatan disimpan dalam sistem terdistribusi.
Seiring berkembangnya teknologi, definisi cryptocurrency pun meluas. Proyek inovatif seperti DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) membawa konsep aset digital ke tingkat baru.
Teknologi Blockchain: Bagaimana Semuanya Beroperasi
Pasar cryptocurrency sepenuhnya terdesentralisasi, artinya tidak ada pemerintah atau institusi tunggal yang mengendalikannya. Sebaliknya, jaringan komputer global memproses dan memverifikasi semua transaksi. Pengguna dapat membeli dan menjual cryptocurrency di bursa dan menyimpannya di dompet digital.
Cara kerja utama blockchain: Berbeda dengan mata uang tradisional yang disimpan oleh bank sentral, data transaksi cryptocurrency disimpan dalam blockchain — sebuah buku besar digital yang dibagikan.
Ketika seseorang ingin mengirim Bitcoin atau cryptocurrency lain, mereka menggunakan bursa atau dompet digital. Namun, transaksi tidak dianggap final sampai diverifikasi melalui proses mining dan ditambahkan ke blockchain. Melalui proses ini, token cryptocurrency baru dibuat.
Apa itu blockchain dan bagaimana cara kerjanya
Istilah blockchain merujuk pada rantai blok virtual, di mana setiap blok berisi data transaksi dan informasi lainnya. Setelah sebuah blok ditambahkan ke rantai, data di dalamnya menjadi tidak dapat diubah — informasi di dalam blok tidak pernah bisa dihapus atau diubah. Node dalam jaringan menjalankan berbagai fungsi: menyimpan arsip lengkap semua transaksi historis dan memverifikasi data transaksi baru.
Fitur dan Potensi Perdagangan Kripto
Perdagangan kripto merujuk pada pembelian, penjualan, dan pertukaran aset digital oleh trader. Ini memberi peluang untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga yang disebabkan oleh permintaan dan penawaran.
Meski volatilitas tinggi di pasar kripto membuatnya sangat menguntungkan sekaligus berisiko, kenaikan cepat harga Bitcoin dan munculnya ribuan proyek altcoin baru menarik perhatian besar dari para investor. Seorang trader kripto dapat membeli dan menjual aset digital dalam hitungan menit hingga minggu sesuai strategi mereka.
Hal-hal penting tentang perdagangan kripto
Bursa kripto tidak terhubung dengan bursa saham tradisional, melainkan beroperasi secara independen.
Trader baru menyukai kripto karena pasar buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu — termasuk akhir pekan dan hari libur.
Volatilitas tinggi di pasar kripto berarti trader dapat menemukan peluang menguntungkan kapan saja.
Dengan strategi yang tepat, trader dapat meraih keuntungan baik di pasar bullish maupun bearish.
Persiapan sebelum memulai perdagangan kripto
Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:
Dompet kripto — pilih dari opsi paper, mobile, software, atau hardware.
Akses ke bursa kripto yang terpercaya yang memungkinkan Anda membeli, menjual, dan memperdagangkan aset digital.
Dinamika Pasar: Peran Permintaan dan Penawaran
Seperti pasar keuangan lainnya, pasar kripto didorong oleh permintaan dan penawaran. Jika permintaan melebihi penawaran, harga cenderung naik; sebaliknya, jika penawaran lebih besar dari permintaan, harga cenderung turun.
Namun, ini tidak sesederhana tampak. Karena desentralisasi pasar kripto, mereka relatif terbebas dari masalah keuangan dan politik yang mempengaruhi mata uang fiat tradisional. Di sisi lain, masih ada ketidakpastian signifikan terkait cryptocurrency.
Berbagai metode analisis digunakan untuk menilai pasar. Tren “bullish” muncul saat harga cenderung naik dalam waktu lama, sementara tren “bearish” terjadi saat harga mengikuti pola penurunan jangka panjang.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Nilai Aset Kripto
Harga cryptocurrency dipengaruhi oleh berbagai faktor:
Penawaran: Jumlah koin yang beredar, tingkat rilisnya, serta jumlah koin yang dibakar atau hilang.
Kapitalisasi pasar: Total nilai semua koin yang beredar dan penilaian terhadap potensi proyek oleh pelaku pasar. Umumnya, kapitalisasi pasar tinggi menunjukkan pengaruh besar di pasar.
Media dan Sentimen Publik: Cara media mempromosikan cryptocurrency sangat memengaruhi harga. Perhatian yang lebih besar meningkatkan permintaan.
Integrasi Teknologi: Seberapa mudah sebuah cryptocurrency dapat diintegrasikan dengan infrastruktur yang ada, seperti sistem pembayaran e-commerce.
Regulasi dan Peristiwa Utama: Cryptocurrency bukan entitas korporat, sehingga analisis neraca seperti saham atau obligasi tidak berlaku. Sebaliknya, pembaruan regulasi, insiden keamanan, dan peristiwa ekonomi menjadi faktor utama pengaruhnya.
Memahami Pasangan Kripto
Saat memulai perdagangan kripto, kebanyakan orang membeli cryptocurrency pertama mereka menggunakan mata uang fiat (seperti dolar). Banyak bursa menawarkan kemudahan membeli Bitcoin atau Ethereum, tetapi tidak semua pasangan populer tersedia di semua platform.
Apa itu mata uang fiat: Mata uang nasional seperti dolar AS, pound Inggris, euro, yen Jepang, atau dolar Australia.
Seiring pengalaman bertambah, trader belajar melakukan trading antara dua mata uang digital, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Seperti pasar forex, cryptocurrency juga diperdagangkan dalam pasangan. Bursa biasanya menampilkan pasangan dalam format singkatan (BTC/USDT, BTC/ETH, BTC/USDC, dll), yang bisa membingungkan pemula.
Tiga Pendekatan Analisis Cryptocurrency
Investasi di cryptocurrency masih sangat spekulatif dan berisiko tinggi. Meski ada risiko total gagal, sebagian besar pakar keuangan sepakat bahwa cryptocurrency adalah masa depan industri ini. Pertanyaannya adalah, koin dan proyek mana yang akan memimpin pasar.
Saat menganalisis Bitcoin, Ethereum, Litecoin, atau cryptocurrency lain, gunakan tiga pendekatan berbeda:
Analisis teknikal: Menggunakan data harga dan volume historis untuk memprediksi tren masa depan.
Analisis fundamental: Menilai nilai intrinsik sebuah proyek — teknologi, tim, penggunaan nyata.
Analisis sentimen: Mempertimbangkan persepsi dan ekspektasi pasar secara keseluruhan.
Perbedaan Utama antara Perdagangan Tradisional dan Perdagangan Kripto
Dalam beberapa tahun terakhir, bursa kripto telah mencapai puncak inovasi teknologi dan mendapatkan popularitas besar. Nilai pasar total aset digital telah melampaui tiga triliun dolar. Pertumbuhan spekulatif di sekitar teknologi blockchain dan berbagai proyek kripto menarik minat trader untuk meraih keuntungan besar.
Perdagangan di bursa kripto berbeda secara signifikan dari perdagangan saham dan forex, karena pasar saham dan forex relatif kurang volatil. Selain itu, leverage yang digunakan di pasar forex dan saham menambah daya tarik bagi trader.
Perbandingan Lingkungan Pasar Kripto dan Tradisional
Ada kesamaan dan perbedaan antara pasar kripto dan forex. Perdagangan kripto, token, dan NFT (non-fungible tokens) disebut sebagai crypto trading. Di pasar forex, trader menukar satu mata uang dengan mata uang lain, berharap nilainya akan naik dan mereka bisa menukarnya kembali untuk keuntungan.
Harga kedua jenis aset ini dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran, tetapi mekanisme kerjanya berbeda. Misalnya, cryptocurrency berbasis blockchain yang menggunakan teknologi terdistribusi dan transparan. Infrastruktur baru ini menarik investasi besar dan permintaan yang berkembang pesat.
Karakteristik Pasar Forex
Pasar forex telah mapan selama beberapa dekade, di mana ekonomi satu negara bersaing melawan yang lain. Pasar ini didorong oleh kekuatan permintaan dan penawaran yang kuat, dan ketidakseimbangan besar dapat mempengaruhi ekonomi global.
Keunikan Perdagangan Saham
Ketika berinvestasi di saham, kita membeli bagian dari perusahaan yang terdaftar di pasar terbuka. Saham mewakili kepemilikan langsung atas perusahaan dan memberikan hak suara serta dividen dari laba perusahaan.
Pasar saham telah beroperasi sejak 1611. Sepanjang sejarah ini, analis keuangan mengumpulkan data besar untuk mengidentifikasi tren dan memprediksi kinerja masa depan. Meski sulit memprediksi keberhasilan perusahaan tertentu, indeks, dana indeks, dan ETF menawarkan diversifikasi yang mengurangi risiko.
Perbandingan Kapitalisasi Pasar
Kapitalisasi pasar kripto: Nilai total pasar cryptocurrency sekitar tiga triliun dolar. Mencapai satu triliun dolar pertama memakan waktu sekitar dua belas tahun, sedangkan dua triliun berikutnya hanya dalam sebelas bulan. Karena desentralisasi, pengukuran volume perdagangan yang akurat sulit, tetapi volume harian diperkirakan antara seratus hingga lima ratus miliar dolar.
Kapitalisasi pasar forex: Mengukur nilai ekonomi global jauh lebih kompleks. Pada 2017, diperkirakan sekitar delapan puluh triliun dolar. Bank for International Settlements (BIS) merilis data volume trading forex setiap tiga tahun. Pada laporan terakhir September 2019, BIS menyatakan bahwa volume perdagangan harian forex mencapai 6,6 triliun dolar, meningkat dari 5,1 triliun tiga tahun sebelumnya.
Kapitalisasi pasar saham AS: Pada akhir Desember 2021, kapitalisasi pasar gabungan pasar saham AS sekitar lima puluh tiga triliun tiga ratus enam puluh enam miliar dolar. Ini mencakup semua perusahaan publik. Setelah pandemi COVID-19, nilai pasar perusahaan publik AS meningkat sekitar 20,15% di tahun 2020. Dari hari pertama 2010 hingga akhir 2020, kapitalisasi pasar perusahaan publik AS meningkat sekitar 170,11%.
Hak Kepemilikan Investasi
Dalam saham: Saham, forex, dan investasi kripto berbeda secara fundamental dalam hak yang diperoleh. Saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan atau ekuitas di sebuah perusahaan. Pemegang saham biasanya memiliki hak suara dan menerima dividen dari laba perusahaan.
Dalam forex: Perdagangan dilakukan melalui kontrak perbedaan (CFD). Kita tidak memiliki kepemilikan nyata atas mata uang yang diperdagangkan, kecuali membelinya langsung dari pasar uang.
Dalam kripto: Sangat tergantung pada pengguna dan tujuan mereka. Banyak aset digital seperti Ether (ETH), Basic Attention Token (BAT), dan Vechain Token (VET) dirancang sebagai token utilitas — digunakan dalam platform blockchain tertentu dan tidak mewakili kepentingan hukum perusahaan penerbit.
Likuiditas dan Kedalaman Pasar
Trader mungkin menghadapi masalah likuiditas saat memperdagangkan koin dan token berharga rendah atau di bursa kecil. Pasar saham juga mengalami masalah likuiditas, terutama untuk perusahaan kecil atau saham OTC. Namun, pasar kripto dan forex sangat likuid. Sebabnya, forex diperdagangkan sekitar 6,6 triliun dolar per hari, sementara volume harian kripto berkisar antara seratus hingga dua ratus miliar dolar, bahkan mencapai 516 miliar dolar pada Mei 2021. Likuiditas pasar forex 12 hingga 60 kali lebih besar dari pasar kripto.
Jam Operasi dan Akses
Pasar kripto beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, selalu dapat diakses. Sebaliknya, pasar keuangan konvensional memiliki jam perdagangan tertentu dan tutup di akhir pekan. Pasar kripto tidak pernah tutup, memberi investor di seluruh dunia kebebasan untuk bertrading kapan saja.
Pandangan Akhir
Meskipun cryptocurrency dan perdagangan konvensional menawarkan peluang investasi, sistem keuangan tradisional dan ekosistem kripto semakin menyatu membangun ekonomi digital baru. Proyek seperti Synthetix dan Terra menggunakan aset sintetis untuk membawa saham tradisional ke blockchain. Dengan pandangan ini, trader kripto akan segera dapat memperdagangkan saham favorit mereka di pasar global terdesentralisasi, di mana jaringan kuat seperti Oracle blockchain menghubungkan data keuangan tradisional dengan pasar kripto.
Setiap pasar memiliki karakteristik dan risiko unik — pertimbangkan dengan hati-hati. Sesuaikan keputusan Anda dengan toleransi risiko pribadi dan tujuan investasi, dan konsultasikan dengan penasihat keuangan Anda untuk menentukan mana yang paling cocok.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perdagangan Aset Digital: Panduan Lengkap Pasar Kripto
Dalam satu dekade terakhir, cryptocurrency telah secara penuh mengubah lanskap keuangan global. Aset digital dan perdagangan kripto kini menawarkan peluang nyata dan menguntungkan bagi para investor. Jika Anda tertarik untuk memasuki pasar baru yang menarik ini, pertama-tama Anda harus memahami apa sebenarnya perdagangan kripto dan bagaimana cara kerjanya.
Prinsip Dasar Cryptocurrency dan Asal-Usulnya
Perjalanan cryptocurrency dimulai pada Januari 2009 ketika Satoshi Nakamoto meluncurkan protokol Bitcoin. Ini adalah mata uang digital pertama yang secara global diakui, yang sepenuhnya berbeda dari mata uang fiat yang kita gunakan saat ini.
Fitur terpenting dari cryptocurrency adalah sifatnya yang sepenuhnya digital — tidak memiliki bentuk fisik. Tidak seperti mata uang tradisional yang dikendalikan oleh bank sentral, cryptocurrency beroperasi melalui jaringan terdesentralisasi. Koin baru dibuat dan transaksi diverifikasi oleh jaringan sukarelawan di seluruh dunia. Para peserta ini disebut “node” dan bertanggung jawab memastikan keamanan jaringan.
Definisi utama cryptocurrency: Ini adalah mata uang digital atau virtual yang menggunakan kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi. Keunggulan utamanya adalah tidak adanya otoritas pusat atau pengaturan pemerintah. Sebaliknya, transaksi dan pencatatan disimpan dalam sistem terdistribusi.
Seiring berkembangnya teknologi, definisi cryptocurrency pun meluas. Proyek inovatif seperti DeFi (Keuangan Terdesentralisasi) membawa konsep aset digital ke tingkat baru.
Teknologi Blockchain: Bagaimana Semuanya Beroperasi
Pasar cryptocurrency sepenuhnya terdesentralisasi, artinya tidak ada pemerintah atau institusi tunggal yang mengendalikannya. Sebaliknya, jaringan komputer global memproses dan memverifikasi semua transaksi. Pengguna dapat membeli dan menjual cryptocurrency di bursa dan menyimpannya di dompet digital.
Cara kerja utama blockchain: Berbeda dengan mata uang tradisional yang disimpan oleh bank sentral, data transaksi cryptocurrency disimpan dalam blockchain — sebuah buku besar digital yang dibagikan.
Ketika seseorang ingin mengirim Bitcoin atau cryptocurrency lain, mereka menggunakan bursa atau dompet digital. Namun, transaksi tidak dianggap final sampai diverifikasi melalui proses mining dan ditambahkan ke blockchain. Melalui proses ini, token cryptocurrency baru dibuat.
Apa itu blockchain dan bagaimana cara kerjanya
Istilah blockchain merujuk pada rantai blok virtual, di mana setiap blok berisi data transaksi dan informasi lainnya. Setelah sebuah blok ditambahkan ke rantai, data di dalamnya menjadi tidak dapat diubah — informasi di dalam blok tidak pernah bisa dihapus atau diubah. Node dalam jaringan menjalankan berbagai fungsi: menyimpan arsip lengkap semua transaksi historis dan memverifikasi data transaksi baru.
Fitur dan Potensi Perdagangan Kripto
Perdagangan kripto merujuk pada pembelian, penjualan, dan pertukaran aset digital oleh trader. Ini memberi peluang untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga yang disebabkan oleh permintaan dan penawaran.
Meski volatilitas tinggi di pasar kripto membuatnya sangat menguntungkan sekaligus berisiko, kenaikan cepat harga Bitcoin dan munculnya ribuan proyek altcoin baru menarik perhatian besar dari para investor. Seorang trader kripto dapat membeli dan menjual aset digital dalam hitungan menit hingga minggu sesuai strategi mereka.
Hal-hal penting tentang perdagangan kripto
Bursa kripto tidak terhubung dengan bursa saham tradisional, melainkan beroperasi secara independen.
Trader baru menyukai kripto karena pasar buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu — termasuk akhir pekan dan hari libur.
Volatilitas tinggi di pasar kripto berarti trader dapat menemukan peluang menguntungkan kapan saja.
Dengan strategi yang tepat, trader dapat meraih keuntungan baik di pasar bullish maupun bearish.
Persiapan sebelum memulai perdagangan kripto
Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:
Dompet kripto — pilih dari opsi paper, mobile, software, atau hardware.
Akses ke bursa kripto yang terpercaya yang memungkinkan Anda membeli, menjual, dan memperdagangkan aset digital.
Dinamika Pasar: Peran Permintaan dan Penawaran
Seperti pasar keuangan lainnya, pasar kripto didorong oleh permintaan dan penawaran. Jika permintaan melebihi penawaran, harga cenderung naik; sebaliknya, jika penawaran lebih besar dari permintaan, harga cenderung turun.
Namun, ini tidak sesederhana tampak. Karena desentralisasi pasar kripto, mereka relatif terbebas dari masalah keuangan dan politik yang mempengaruhi mata uang fiat tradisional. Di sisi lain, masih ada ketidakpastian signifikan terkait cryptocurrency.
Berbagai metode analisis digunakan untuk menilai pasar. Tren “bullish” muncul saat harga cenderung naik dalam waktu lama, sementara tren “bearish” terjadi saat harga mengikuti pola penurunan jangka panjang.
Faktor Utama yang Mempengaruhi Nilai Aset Kripto
Harga cryptocurrency dipengaruhi oleh berbagai faktor:
Penawaran: Jumlah koin yang beredar, tingkat rilisnya, serta jumlah koin yang dibakar atau hilang.
Kapitalisasi pasar: Total nilai semua koin yang beredar dan penilaian terhadap potensi proyek oleh pelaku pasar. Umumnya, kapitalisasi pasar tinggi menunjukkan pengaruh besar di pasar.
Media dan Sentimen Publik: Cara media mempromosikan cryptocurrency sangat memengaruhi harga. Perhatian yang lebih besar meningkatkan permintaan.
Integrasi Teknologi: Seberapa mudah sebuah cryptocurrency dapat diintegrasikan dengan infrastruktur yang ada, seperti sistem pembayaran e-commerce.
Regulasi dan Peristiwa Utama: Cryptocurrency bukan entitas korporat, sehingga analisis neraca seperti saham atau obligasi tidak berlaku. Sebaliknya, pembaruan regulasi, insiden keamanan, dan peristiwa ekonomi menjadi faktor utama pengaruhnya.
Memahami Pasangan Kripto
Saat memulai perdagangan kripto, kebanyakan orang membeli cryptocurrency pertama mereka menggunakan mata uang fiat (seperti dolar). Banyak bursa menawarkan kemudahan membeli Bitcoin atau Ethereum, tetapi tidak semua pasangan populer tersedia di semua platform.
Apa itu mata uang fiat: Mata uang nasional seperti dolar AS, pound Inggris, euro, yen Jepang, atau dolar Australia.
Seiring pengalaman bertambah, trader belajar melakukan trading antara dua mata uang digital, seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Seperti pasar forex, cryptocurrency juga diperdagangkan dalam pasangan. Bursa biasanya menampilkan pasangan dalam format singkatan (BTC/USDT, BTC/ETH, BTC/USDC, dll), yang bisa membingungkan pemula.
Tiga Pendekatan Analisis Cryptocurrency
Investasi di cryptocurrency masih sangat spekulatif dan berisiko tinggi. Meski ada risiko total gagal, sebagian besar pakar keuangan sepakat bahwa cryptocurrency adalah masa depan industri ini. Pertanyaannya adalah, koin dan proyek mana yang akan memimpin pasar.
Saat menganalisis Bitcoin, Ethereum, Litecoin, atau cryptocurrency lain, gunakan tiga pendekatan berbeda:
Analisis teknikal: Menggunakan data harga dan volume historis untuk memprediksi tren masa depan.
Analisis fundamental: Menilai nilai intrinsik sebuah proyek — teknologi, tim, penggunaan nyata.
Analisis sentimen: Mempertimbangkan persepsi dan ekspektasi pasar secara keseluruhan.
Perbedaan Utama antara Perdagangan Tradisional dan Perdagangan Kripto
Dalam beberapa tahun terakhir, bursa kripto telah mencapai puncak inovasi teknologi dan mendapatkan popularitas besar. Nilai pasar total aset digital telah melampaui tiga triliun dolar. Pertumbuhan spekulatif di sekitar teknologi blockchain dan berbagai proyek kripto menarik minat trader untuk meraih keuntungan besar.
Perdagangan di bursa kripto berbeda secara signifikan dari perdagangan saham dan forex, karena pasar saham dan forex relatif kurang volatil. Selain itu, leverage yang digunakan di pasar forex dan saham menambah daya tarik bagi trader.
Perbandingan Lingkungan Pasar Kripto dan Tradisional
Ada kesamaan dan perbedaan antara pasar kripto dan forex. Perdagangan kripto, token, dan NFT (non-fungible tokens) disebut sebagai crypto trading. Di pasar forex, trader menukar satu mata uang dengan mata uang lain, berharap nilainya akan naik dan mereka bisa menukarnya kembali untuk keuntungan.
Harga kedua jenis aset ini dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran, tetapi mekanisme kerjanya berbeda. Misalnya, cryptocurrency berbasis blockchain yang menggunakan teknologi terdistribusi dan transparan. Infrastruktur baru ini menarik investasi besar dan permintaan yang berkembang pesat.
Karakteristik Pasar Forex
Pasar forex telah mapan selama beberapa dekade, di mana ekonomi satu negara bersaing melawan yang lain. Pasar ini didorong oleh kekuatan permintaan dan penawaran yang kuat, dan ketidakseimbangan besar dapat mempengaruhi ekonomi global.
Keunikan Perdagangan Saham
Ketika berinvestasi di saham, kita membeli bagian dari perusahaan yang terdaftar di pasar terbuka. Saham mewakili kepemilikan langsung atas perusahaan dan memberikan hak suara serta dividen dari laba perusahaan.
Pasar saham telah beroperasi sejak 1611. Sepanjang sejarah ini, analis keuangan mengumpulkan data besar untuk mengidentifikasi tren dan memprediksi kinerja masa depan. Meski sulit memprediksi keberhasilan perusahaan tertentu, indeks, dana indeks, dan ETF menawarkan diversifikasi yang mengurangi risiko.
Perbandingan Kapitalisasi Pasar
Kapitalisasi pasar kripto: Nilai total pasar cryptocurrency sekitar tiga triliun dolar. Mencapai satu triliun dolar pertama memakan waktu sekitar dua belas tahun, sedangkan dua triliun berikutnya hanya dalam sebelas bulan. Karena desentralisasi, pengukuran volume perdagangan yang akurat sulit, tetapi volume harian diperkirakan antara seratus hingga lima ratus miliar dolar.
Kapitalisasi pasar forex: Mengukur nilai ekonomi global jauh lebih kompleks. Pada 2017, diperkirakan sekitar delapan puluh triliun dolar. Bank for International Settlements (BIS) merilis data volume trading forex setiap tiga tahun. Pada laporan terakhir September 2019, BIS menyatakan bahwa volume perdagangan harian forex mencapai 6,6 triliun dolar, meningkat dari 5,1 triliun tiga tahun sebelumnya.
Kapitalisasi pasar saham AS: Pada akhir Desember 2021, kapitalisasi pasar gabungan pasar saham AS sekitar lima puluh tiga triliun tiga ratus enam puluh enam miliar dolar. Ini mencakup semua perusahaan publik. Setelah pandemi COVID-19, nilai pasar perusahaan publik AS meningkat sekitar 20,15% di tahun 2020. Dari hari pertama 2010 hingga akhir 2020, kapitalisasi pasar perusahaan publik AS meningkat sekitar 170,11%.
Hak Kepemilikan Investasi
Dalam saham: Saham, forex, dan investasi kripto berbeda secara fundamental dalam hak yang diperoleh. Saham adalah surat berharga yang mewakili kepemilikan atau ekuitas di sebuah perusahaan. Pemegang saham biasanya memiliki hak suara dan menerima dividen dari laba perusahaan.
Dalam forex: Perdagangan dilakukan melalui kontrak perbedaan (CFD). Kita tidak memiliki kepemilikan nyata atas mata uang yang diperdagangkan, kecuali membelinya langsung dari pasar uang.
Dalam kripto: Sangat tergantung pada pengguna dan tujuan mereka. Banyak aset digital seperti Ether (ETH), Basic Attention Token (BAT), dan Vechain Token (VET) dirancang sebagai token utilitas — digunakan dalam platform blockchain tertentu dan tidak mewakili kepentingan hukum perusahaan penerbit.
Likuiditas dan Kedalaman Pasar
Trader mungkin menghadapi masalah likuiditas saat memperdagangkan koin dan token berharga rendah atau di bursa kecil. Pasar saham juga mengalami masalah likuiditas, terutama untuk perusahaan kecil atau saham OTC. Namun, pasar kripto dan forex sangat likuid. Sebabnya, forex diperdagangkan sekitar 6,6 triliun dolar per hari, sementara volume harian kripto berkisar antara seratus hingga dua ratus miliar dolar, bahkan mencapai 516 miliar dolar pada Mei 2021. Likuiditas pasar forex 12 hingga 60 kali lebih besar dari pasar kripto.
Jam Operasi dan Akses
Pasar kripto beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, selalu dapat diakses. Sebaliknya, pasar keuangan konvensional memiliki jam perdagangan tertentu dan tutup di akhir pekan. Pasar kripto tidak pernah tutup, memberi investor di seluruh dunia kebebasan untuk bertrading kapan saja.
Pandangan Akhir
Meskipun cryptocurrency dan perdagangan konvensional menawarkan peluang investasi, sistem keuangan tradisional dan ekosistem kripto semakin menyatu membangun ekonomi digital baru. Proyek seperti Synthetix dan Terra menggunakan aset sintetis untuk membawa saham tradisional ke blockchain. Dengan pandangan ini, trader kripto akan segera dapat memperdagangkan saham favorit mereka di pasar global terdesentralisasi, di mana jaringan kuat seperti Oracle blockchain menghubungkan data keuangan tradisional dengan pasar kripto.
Setiap pasar memiliki karakteristik dan risiko unik — pertimbangkan dengan hati-hati. Sesuaikan keputusan Anda dengan toleransi risiko pribadi dan tujuan investasi, dan konsultasikan dengan penasihat keuangan Anda untuk menentukan mana yang paling cocok.