Tentang pertanyaan ketiga, bagaimana langkah selanjutnya antara Iran dan AS? Apa dampaknya terhadap pasar?
1. Perkiraan situasi: Saya percaya kemungkinan meletusnya perang besar masih cukup rendah, tetapi risiko “konflik berintensitas rendah yang menjadi normal” dan “pembatasan sporadis Selat Hormuz” sangat tinggi. Ini berarti harga minyak mungkin akan tetap tinggi dalam waktu yang cukup lama, dan ekspektasi inflasi akan kembali meningkat. 2. Dampak terhadap emas dan minyak: Jika konflik menjadi normal, emas tidak hanya akan menjadi aset safe haven, tetapi juga sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi; minyak mentah akan mengalami fluktuasi tajam di level tinggi, cocok untuk trader jangka menengah. 3. Dampak terhadap pasar kripto (terutama BTC): Ini bagian yang paling menarik. · Jangka pendek (atribut safe haven gagal): Peristiwa ini membuktikan bahwa dalam krisis likuiditas mendadak, BTC tetap diperlakukan sebagai aset risiko dan dijual, bukan sebagai “emas digital”. Korelasinya dengan Nasdaq jauh lebih tinggi daripada emas. Jadi, jika pasar saham AS turun karena kekhawatiran stagflasi yang dipicu harga minyak, BTC tetap akan tertekan dalam jangka pendek. · Jangka menengah (titik balik likuiditas): Jika harga minyak tetap tinggi dalam waktu lama, akan memperburuk inflasi, dan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve mungkin akan tertunda lagi, yang merupakan berita buruk untuk pasar kripto. · Jangka panjang (cermin kepercayaan fiat): Tetapi jika konflik geopolitik menyebabkan beberapa sistem mata uang fiat (seperti mata uang di wilayah yang paling terdampak) mengalami depresiasi, maka permintaan akan aset yang terdesentralisasi dan tanpa batas negara akan muncul kembali. Ini membutuhkan waktu untuk berkembang, bukan logika yang berlaku dalam beberapa hari ke depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#贵金原油价格飙升
Tentang pertanyaan ketiga, bagaimana langkah selanjutnya antara Iran dan AS? Apa dampaknya terhadap pasar?
1. Perkiraan situasi: Saya percaya kemungkinan meletusnya perang besar masih cukup rendah, tetapi risiko “konflik berintensitas rendah yang menjadi normal” dan “pembatasan sporadis Selat Hormuz” sangat tinggi. Ini berarti harga minyak mungkin akan tetap tinggi dalam waktu yang cukup lama, dan ekspektasi inflasi akan kembali meningkat.
2. Dampak terhadap emas dan minyak: Jika konflik menjadi normal, emas tidak hanya akan menjadi aset safe haven, tetapi juga sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi; minyak mentah akan mengalami fluktuasi tajam di level tinggi, cocok untuk trader jangka menengah.
3. Dampak terhadap pasar kripto (terutama BTC): Ini bagian yang paling menarik.
· Jangka pendek (atribut safe haven gagal): Peristiwa ini membuktikan bahwa dalam krisis likuiditas mendadak, BTC tetap diperlakukan sebagai aset risiko dan dijual, bukan sebagai “emas digital”. Korelasinya dengan Nasdaq jauh lebih tinggi daripada emas. Jadi, jika pasar saham AS turun karena kekhawatiran stagflasi yang dipicu harga minyak, BTC tetap akan tertekan dalam jangka pendek.
· Jangka menengah (titik balik likuiditas): Jika harga minyak tetap tinggi dalam waktu lama, akan memperburuk inflasi, dan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve mungkin akan tertunda lagi, yang merupakan berita buruk untuk pasar kripto.
· Jangka panjang (cermin kepercayaan fiat): Tetapi jika konflik geopolitik menyebabkan beberapa sistem mata uang fiat (seperti mata uang di wilayah yang paling terdampak) mengalami depresiasi, maka permintaan akan aset yang terdesentralisasi dan tanpa batas negara akan muncul kembali. Ini membutuhkan waktu untuk berkembang, bukan logika yang berlaku dalam beberapa hari ke depan.