Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kesempatan Mengakumulasi COIN dan CRCL untuk Siklus Pertumbuhan Baru
Dalam pasar keuangan, banyak investor biasanya hanya melihat indeks keseluruhan seperti Nasdaq Composite dan menganggap pasar masih cukup stabil. Namun, jika memperhatikan secara detail setiap saham teknologi besar, kita akan melihat gambaran yang sama sekali berbeda: banyak kode saham telah turun sangat dalam dan mendekati kondisi “pasar bearish”. Perusahaan Teknologi Raksasa Telah Turun Signifikan Saham dari kelompok “Big Tech” atau “Magnificent Seven” semuanya telah mengalami koreksi yang cukup besar: Oracle: turun sekitar 55,6%Microsoft: turun sekitar 26,4%Tesla: turun sekitar 20,5%Meta Platforms: turun sekitar 18,9%NVIDIA: turun sekitar 16,2%Alphabet (Google): turun sekitar 14,8%Amazon: turun sekitar 13,7%Apple: turun sekitar 10,7% Ini menunjukkan bahwa meskipun indeks belum turun terlalu dalam, banyak saham unggulan telah mengalami penurunan cukup dalam. Biasanya ini adalah tanda bahwa pasar sedang dalam fase penilaian ulang dan bersiap untuk siklus baru. Mengapa Harus Sabar Menunggu Nasdaq Koreksi Lebih Lanjut? Salah satu strategi yang banyak diterapkan investor adalah menunggu indeks Nasdaq turun sekitar 10%. Ketika itu terjadi: Tekanan jual biasanya sudah sebagian besar meredaHarga saham menjadi lebih menarikSentimen pasar beralih ke fase akumulasi Ini adalah waktu yang tepat untuk membeli secara bertahap daripada all-in sekaligus. Dua Saham Menarik Perhatian: COIN dan CRCL Dalam konteks semakin eratnya hubungan crypto dengan sistem keuangan tradisional, dua nama yang patut diperhatikan dalam siklus berikutnya adalah: Coinbase – salah satu bursa crypto terbesar di AS, mendapatkan manfaat langsung saat aliran dana kembali ke pasar mata uang digital.Circle Internet Financial – perusahaan di balik stablecoin USDC, berperan penting dalam infrastruktur pembayaran blockchain. Jika siklus pertumbuhan baru dari crypto dan teknologi keuangan benar-benar dimulai, perusahaan-perusahaan ini bisa menjadi yang paling diuntungkan. Pola Pikir Investasi untuk Siklus Berikutnya Alih-alih mengikuti kenaikan jangka pendek, strategi yang lebih efektif mungkin adalah: Sabar menunggu pasar melakukan koreksi yang jelasMembeli secara bertahap sesuai peluangFokus pada perusahaan yang terkait dengan tren besar seperti crypto dan fintech Jika pasar memasuki siklus pertumbuhan baru, saham yang terkait langsung dengan infrastruktur crypto seperti COIN atau CRCL berpotensi menjadi “saham pertumbuhan super” dalam beberapa tahun mendatang. $COINon $CRCLon