Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Visa Meningkatkan Alat Orkestrasi Pembayaran untuk Penerima Merchant
Konsumen kini dapat membayar dengan berbagai metode mulai dari dompet digital hingga kripto dan jalur pembayaran real-time—dan pedagang semakin mengharapkan untuk mendukung semuanya. Perubahan ini memberikan tekanan baru pada penerima merchant, lembaga keuangan yang bertanggung jawab memproses pembayaran atas nama pedagang.
Penerima merchant kini menghadapi tantangan baru karena metode pembayaran menjadi semakin kompleks. Untuk membantu mengatasi hal ini, Visa meluncurkan platform Intelligent Authorization untuk penerima merchant di kawasan Asia-Pasifik.
Platform ini dirancang sebagai jalur API tunggal yang memungkinkan penerima merchant memproses transaksi menggunakan infrastruktur jaringan kartu. Ini dapat menghilangkan kebutuhan bank untuk membangun infrastruktur khusus sekaligus memberikan efisiensi operasional.
“Ini adalah perpanjangan dari apa yang telah dibangun Visa dengan platform Visa Acceptance Solutions,” kata Don Apgar, Direktur Pembayaran Merchant di Javelin Strategy & Research. “Secara historis, Visa mengandalkan penerima merchant untuk menyediakan konektivitas ke jaringan Visa, baik melalui teknologi bank mereka sendiri maupun melalui penyedia pihak ketiga seperti Fiserv atau WorldPay.”
“Visa kini menawarkan konektivitas jaringan tingkat merchant yang memungkinkan penerima merchant dari semua ukuran untuk membawa penawaran pemrosesan yang kompetitif ke pasar,” ujarnya.
Menemukan Jalur yang Tepat
Salah satu alasan platform orkestrasi pembayaran berkembang pesat adalah karena banyak bank yang tidak pernah dirancang untuk memproses transaksi melalui teknologi seperti dompet digital atau platform stablecoin. Namun, platform orkestrasi pembayaran memiliki manfaat tambahan berupa pengaturan routing pembayaran yang cerdas.
Ini berarti platform ini dapat menentukan jalur pembayaran terbaik untuk sebuah transaksi berdasarkan faktor seperti kecepatan dan biaya—dan secara dinamis beralih ke opsi lain jika diperlukan. Fleksibilitas ini dapat secara drastis mengurangi penolakan transaksi sekaligus menghemat waktu dan biaya bagi pedagang dan penerima merchant.
Ketiadaan Parameter
Ketika kecerdasan buatan ditambahkan ke dalam campuran, keputusan routing dapat menjadi semakin dinamis. Agen AI kini memiliki kemampuan untuk menavigasi kompleksitas lanskap pembayaran modern dan membuat keputusan routing secara real-time, bahkan tanpa parameter yang telah ditentukan sebelumnya.
Seiring agen AI mulai memainkan peran yang lebih besar dalam orkestrasi pembayaran, platform ini juga dapat membantu mempercepat pertumbuhan perdagangan berbasis agen. Dengan banyak lembaga keuangan yang mengevaluasi strategi infrastruktur untuk transaksi yang didorong AI, orkestrasi pembayaran yang efisien harus menjadi pertimbangan utama.