Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Investor Eropa Mengabaikan Struktur Dividen Menarik dari STRE
Ketika Strategy meluncurkan Stream, yang lebih dikenal dengan kode saham STRE, pada November 2025, perusahaan memiliki harapan tinggi terhadap produk saham preferen perpetual baru di Eropa tersebut. Dengan harga EUR100 ($115) per saham dan dividen tahunan kompetitif sebesar 10%, STRE dirancang untuk meniru keberhasilan penawaran Strategy yang berfokus di AS. Namun, meskipun target penggalangan dana sebesar $715 juta tercapai, produk ini gagal mendapatkan momentum yang berarti di pasar Eropa dan diam-diam menghilang dari dashboard publik perusahaan.
STRE Masuk ke Eropa dengan Tujuan Ambisius
Wilayah Ekonomi Eropa (EEA) merupakan peluang pertumbuhan yang signifikan bagi Strategy, dan STRE diposisikan sebagai instrumen keuangan yang sempurna untuk memanfaatkannya. Saham preferen ini berada di atas ekuitas biasa dalam struktur modal dan dimaksudkan untuk meniru daya tarik Stretch (STRC), alternatif pasar uang berimbal tinggi yang sukses dari Strategy. Bahkan harga yang agresif—EUR80 per saham dengan diskon 20% dari nilai tercatat—mencerminkan komitmen manajemen untuk menarik permintaan dari Eropa.
Mengapa STRE Gagal Mendapatkan Daya Tarik Pasar
Namun, hambatan struktural secara serius membatasi adopsi STRE. Menurut Khing Oei, pendiri dan CEO Treasury, sebuah perusahaan treasury bitcoin yang berbasis di Belanda, masalah utama terletak pada akses pasar. Instrumen ini diperdagangkan secara eksklusif di Luxembourg’s Euro MTF, sebuah venue yang terkenal karena kurangnya infrastruktur distribusi yang ramah pengguna. Platform global utama seperti Interactive Brokers, yang melayani jutaan investor ritel di seluruh dunia, tidak menawarkan perdagangan STRE. Ini berarti sebagian besar investor ritel Eropa tidak dapat dengan mudah mengakses produk ini, terlepas dari minat mereka.
Masalah Informasi yang Memperburuk Kesulitan STRE
Selain masalah akses, STRE juga mengalami kekurangan transparansi yang kritis. Data pasar yang andal dan informasi harga historis masih jarang tersedia, menciptakan defisit kepercayaan di kalangan calon investor. Platform perdagangan seperti TradingView menunjukkan informasi minimal—menampilkan kapitalisasi pasar sebesar $39 miliar dan volume perdagangan hanya 1,3 ribu saham. Ketidakadaan harga yang jelas dan mudah diakses ini menimbulkan masalah persepsi: investor tidak dapat dengan mudah menilai apakah STRE benar-benar bernilai atau menyimpan risiko likuiditas tersembunyi.
Solusi Potensial untuk Kebangkitan STRE
Oei menyarankan agar Strategy mempertimbangkan untuk mencantumkan kembali STRE di venue alternatif, khususnya dalam ekosistem keuangan Belanda. Dibandingkan dengan Euro MTF Luxembourg, infrastruktur perdagangan Belanda menawarkan saluran distribusi yang lebih baik, dukungan market-making yang lebih kuat, spread bid-ask yang lebih ketat, dan aksesibilitas ritel yang jauh lebih luas. Perbaikan ini dapat secara material meningkatkan prospek STRE dan membuka peluang pertumbuhan di Eropa yang awalnya diharapkan oleh Strategy.
Pertanyaan Strategis yang Harus Dihadapi
Michael Saylor dan Strategy kini menghadapi keputusan penting. Apakah perusahaan akan tetap berkomitmen untuk memperluas operasi di Eropa dan menyelamatkan keberadaan pasar STRE, atau akan kembali fokus pada pasar AS, di mana mereka sudah menjalankan empat produk saham preferen perpetual yang sukses? Pasar Jepang telah diabaikan sebagai prioritas jangka pendek, tetapi Eropa tetap menjadi pertanyaan terbuka—yang semakin mendesak bagi strategi pertumbuhan internasional Strategy karena kinerja STRE yang saat ini kurang memuaskan.