Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Blockchain Layer 1 adalah apa dan proyek apa yang sebaiknya diinvestasikan pada tahun 2024-2025?
Layer 1 blockchain adalah platform blockchain yang beroperasi secara independen sebagai jaringan utama, mampu memproses dan menyelesaikan seluruh transaksi tanpa bergantung pada jaringan lain. Setiap blockchain layer 1 memiliki token asli sendiri untuk membayar biaya transaksi, sekaligus menyediakan infrastruktur bagi aplikasi, protokol, dan Layer 2 yang dibangun di atasnya. Memahami blockchain layer 1 akan membantu Anda mengenali platform yang memiliki potensi pertumbuhan di masa depan.
Blockchain Layer 1 adalah platform mana dalam ekosistem crypto?
Blockchain layer 1 berperan sebagai “tulang punggung” dari seluruh ekosistem mata uang kripto. Berbeda dengan lapisan sekunder seperti Layer 2, blockchain layer 1 harus secara mandiri menyelesaikan kebutuhan akan keamanan, desentralisasi, dan pemrosesan transaksi. Platform-platform ini biasanya harus melakukan kompromi antara tiga faktor: kecepatan, keamanan, dan desentralisasi (yang dikenal sebagai segitiga blockchain).
Teknologi blockchain saat ini telah berkembang dari generasi pertama (Bitcoin, Ethereum) ke generasi baru dengan berbagai peningkatan. Blockchain layer 1 yang baru muncul bertujuan mengatasi keterbatasan platform awal, seperti kecepatan pemrosesan yang lambat dan biaya transaksi yang tinggi.
Perbandingan performa pemrosesan antara berbagai blockchain Layer 1
Untuk memahami kekuatan berbagai blockchain layer 1, perlu membandingkan indikator TPS (transaksi per detik) — sebuah ukuran penting untuk performa jaringan.
Bitcoin — Platform blockchain layer 1 pelopor:
Ethereum — Blockchain layer 1 kedua:
Solana — Blockchain layer 1 generasi baru:
Aptos — Blockchain layer 1 yang menggunakan bahasa Move:
Sei — Blockchain layer 1 khusus untuk DeFi:
Perbedaan antara blockchain layer 1 lama dan baru sangat besar — dari beberapa transaksi/detik menjadi ratusan ribu, menunjukkan kemajuan teknologi yang signifikan.
Proyek Layer 1 blockchain mana yang menarik perhatian tahun 2024-2025?
Menurut pasar, blockchain layer 1 yang paling menonjol saat ini meliputi:
Aptos (APT) — Harga saat ini: $1,00 (update 12/03/2026)
Sui (SUI) — Harga saat ini: $0,98 (update 12/03/2026)
Sei (SEI) — Harga saat ini: $0,06 (update 12/03/2026)
Untuk membandingkan dengan Layer 1 klasik:
Mengapa berinvestasi di blockchain Layer 1?
Berinvestasi di blockchain layer 1 menawarkan kombinasi keamanan dan potensi keuntungan yang tinggi. Alasan utamanya meliputi:
1. Nilai dasar yang tinggi: Blockchain layer 1 adalah infrastruktur utama, menyediakan layanan untuk seluruh ekosistem. Seperti berinvestasi di properti, Anda “memiliki” bagian dari jaringan.
2. Potensi kenaikan harga: Dalam siklus pasar bullish, blockchain layer 1 yang baru dan memiliki teknologi lebih baik biasanya mengalami kenaikan harga yang signifikan. Proyek seperti Aptos, Sui, Sei telah membuktikan potensi ini.
3. Risiko relatif lebih rendah: Dibandingkan altcoin spekulatif, blockchain layer 1 dianggap sebagai “blue chip” pasar crypto. Mereka memiliki fondasi teknologi yang kokoh dan komunitas besar.
4. Pengembangan yang berkelanjutan: Blockchain layer 1 terus memperbarui teknologi, meningkatkan kecepatan, dan menurunkan biaya. Hal ini menciptakan motivasi kenaikan harga jangka panjang.
Namun, perlu diingat bahwa investasi di blockchain layer 1 tetap memiliki risiko pasar. Disarankan membuat rencana investasi, mengelola risiko dengan baik, dan melakukan hold jangka panjang untuk memaksimalkan keuntungan dari platform Layer 1 blockchain yang penuh potensi ini.