Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
EUR/GBP Menghadapi Tekanan Seiring Data HICP Menggantung Atas Keputusan Bank Sentral
Pasangan mata uang EUR/GBP diperdagangkan mendekati level 0,8655 selama sesi Eropa, mencerminkan perjuangan Euro melawan Pound Inggris di tengah harapan kebijakan moneter yang berbeda. Latar belakang penting melibatkan rilis HICP (Indeks Harga Konsumen Harmonisasi) Zona Euro yang diantisipasi, yang tetap menjadi acuan utama untuk trajektori kebijakan Bank Sentral Eropa. Indikator inflasi utama ini menjadi sangat penting dalam membentuk sentimen pasar terkait arah jangka pendek Euro dan dinamika pasangan mata uang secara lebih luas.
Kelemahan Ritel Jerman Sinyalkan Hambatan Ekonomi
Data ekonomi Jerman terbaru menunjukkan tantangan ketahanan di ekonomi terbesar Eropa. Menurut Destatis, penjualan ritel Jerman mengalami kontraksi sebesar 0,6% secara bulanan pada bulan November, lebih tajam dari penurunan 0,3% di bulan Oktober dan mengecewakan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 0,2%. Secara tahunan, penjualan ritel tumbuh sebesar 1,1%, sedikit melebihi kenaikan 0,9% bulan sebelumnya. Gambaran ini—dengan angka bulanan yang lemah namun kinerja tahunan yang solid—menggambarkan pola pengeluaran konsumen yang kompleks. Momentum ritel yang lebih lemah dari perkiraan turut menyebabkan Euro mengalami depresiasi bertahap, karena trader menilai kembali prospek pertumbuhan ekonomi Zona Euro menjelang kuartal berikutnya.
Laporan Inflasi HICP Menjadi Kunci Arah Euro
Peserta pasar memusatkan perhatian pada estimasi awal rilis HICP Zona Euro sebagai peristiwa penting sesi ini. Jika angka inflasi mengejutkan ke atas dibandingkan prediksi konsensus, efek dukungan tersebut bisa memberikan bantalan terhadap pelemahan Euro lebih lanjut dalam jangka pendek. Sebaliknya, kejutan ke bawah dapat memperkuat tekanan jual terhadap mata uang tunggal. Bank Sentral Eropa, yang saat ini diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, menghadapi lingkungan yang semakin kompleks di mana data inflasi langsung mempengaruhi skenario pemotongan suku bunga jika kondisi ekonomi memburuk lebih jauh. Investor menyesuaikan posisi EUR mereka berdasarkan probabilitas yang diberikan terhadap hasil kebijakan ini, menjadikan laporan HICP sangat penting untuk memperjelas ekspektasi bank sentral.
Divergensi Kebijakan Antara ECB dan BoE
Prospek kebijakan moneter menunjukkan kontras tajam antara pendekatan bank sentral Eropa dan Inggris. Komite Kebijakan Moneter Bank of England telah menandai kecenderungan pelonggaran secara bertahap, meskipun waktu pastinya bergantung pada tren inflasi, dinamika upah, dan pergerakan harga di sektor jasa. Menurut data pasar Reuters, pasar keuangan saat ini memperhitungkan setidaknya satu pemotongan suku bunga oleh BoE selama paruh pertama tahun ini, dengan sekitar 50% kemungkinan terjadi pemotongan kedua sebelum akhir tahun. Sikap hati-hati dan bergantung data dari Bank of England ini memberikan dukungan fundamental bagi Pound Sterling, memungkinkan Pound mempertahankan ketahanannya terhadap ECB yang cenderung kurang hawkish. Divergensi kebijakan ini—dengan BoE menuju pelonggaran sementara ECB berhati-hati—terus mendukung kekuatan GBP dan membatasi momentum kenaikan EUR di pasangan mata uang utama.