Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bursa Efek Korea Volume Perdagangan Turun Drastis setelah Perang Iran......Investor Terus Menunggu
Setelah pecahnya perang Iran di Timur Tengah, volume perdagangan pasar sekuritas minyak Korea Selatan yang sebelumnya melonjak tajam mengalami penurunan besar. Pada awal perang, karena kekhawatiran investor, volume perdagangan meningkat secara signifikan, tetapi sekarang telah berkurang lebih dari separuh.
Menurut Bursa Korea, pada minggu pertama perang, volume perdagangan harian pasar sekuritas minyak mencapai sekitar 48 triliun won Korea. Namun, baru-baru ini telah turun drastis menjadi sekitar 21 triliun won Korea. Analisis menunjukkan bahwa ini mencerminkan berkurangnya kekhawatiran investasi yang tajam di awal perang, sehingga volume perdagangan pun menurun.
Terutama, indeks KOSPI secara bertahap menyerap dampak dari perang, dan volume perdagangan secara keseluruhan juga menunjukkan tren penurunan. Volume perdagangan KOSPI minggu ini turun sekitar 55% dibandingkan awal perang, yang dipandang sebagai tanda bahwa investor sedang menunggu dan bersikap hati-hati terhadap peristiwa utama yang sedang berlangsung di pasar saham saat ini.
Peristiwa ekonomi utama meliputi apakah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan mempertahankan suku bunga tetap, serta rilis Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk bulan Februari. Selain itu, acara besar seperti Konferensi Pengembang Tahunan Nvidia “GTC 2026” juga dapat mempengaruhi harga saham.
Para ahli sedang memantau secara ketat tren penurunan volume perdagangan di pasar saham dan bagaimana arah perubahannya setelah rilis indikator ekonomi utama di masa depan. Faktor yang berpotensi menjadi variabel termasuk bagaimana Federal Reserve menafsirkan lonjakan harga minyak, serta perubahan dalam ekspektasi inflasi dan kebijakan suku bunga. Bagaimana reaksi pasar saham dalam beberapa minggu mendatang diperkirakan akan bergantung pada kombinasi dari variabel-variabel ini.