Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru selesai baca update tentang pertemuan Gedung Putih yang kedua kalinya. Jadi mereka kumpulin lagi bank-bank dan crypto leaders untuk diskusi soal RUU terbaru struktur pasar kripto AS. Hasilnya? Belum ada breakthrough, masih stuck di masalah stablecoin.
Yang menarik adalah Stuart Alderoty bilang sesinya produktif dan kompromi ada di udara. Tapi realitasnya momentum bipartisan masih ada, cuma hambatannya tetap sama—peraturan hasil stablecoin. Ini jadi penghambat utama untuk maju dengan RUU terbaru ini.
Untuk konteks: House udah lolos CLARITY Act bulan Juli lalu, tapi di Senat macet. Kenapa? Karena platform kripto besar kayak Coinbase tarik dukungan mereka, khawatir soal larangan hasil stablecoin yang terlalu ketat. Di sisi lain, perbankan keras-keras menolak ide hasil stablecoin karena takut ancam deposito dan stabilitas finansial.
Dalam pertemuan itu, perwakilan perbankan datang dengan prinsip-prinsip pencegahan yang jelas—bukan untuk negosiasi teknis. Mereka sebarkan dokumen yang tegas mendukung larangan hasil stablecoin. Tiga asosiasi perbankan besar juga rilis statement bersama bilang diskusi berkelanjutan diperlukan, tapi tetap tekankan keselamatan finansial harus prioritas.
Ada juga eksekutif kripto yang bilang—pisahkan aja debat hasil stablecoin dari reformasi struktur pasar yang lebih luas. Mike Belshe katanya GENIUS Act udah cukup membatasi penerbit stablecoin dari bayar hasil langsung, jadi kenapa perlu debat lagi?
TL;DR: RUU terbaru masih tersendat karena deadlock stablecoin. Kedua belah pihak engaged tapi belum ada kompromi. Jendela legislasi masih terbuka katanya, tapi clock ticking. Ini perkembangan penting untuk pantau kalau kamu concern dengan regulasi kripto AS.