Mei adalah Bulan Maria, Bunda Allah, Sang Theotokos yang suci.


Maria adalah Tabut Perjanjian Baru karena, sama seperti Tabut kuno membawa loh-loh batu Hukum, manna dari surga, dan tongkat imam Harun, Maria mengandung dalam rahimnya Firman yang menjadi manusia, Roti sejati dari surga, dan Imam Besar yang kekal.
Paralel-paralel ini sengaja dan mencolok: Tabut diselubungi oleh awan kemuliaan, dan Maria diselubungi oleh Roh Kudus;
Daud melompat di depan Tabut, dan Yohanes Pembaptis melompat dalam kandungan Elisabet saat kedatangan Maria;
Tabut tinggal tiga bulan di pegunungan Yudea, dan Maria tinggal tiga bulan bersama Elisabet di wilayah yang sama.
Ini bukan kebetulan melainkan sinyal teologis bahwa Allah telah menciptakan sebuah Tabut baru yang hidup, bukan dari kayu akasia yang dilapisi emas, tetapi dari seorang wanita yang dipenuhi rahmat, kemurnian, dan kasih karunia ilahi. Dalam Maria, perjanjian tidak lagi tertulis di atas batu tetapi diwartakan dalam seorang pribadi, dan kehadirannya sendiri menjadi tanda bahwa Allah telah datang untuk diam di tengah umat-Nya dengan cara yang lebih dalam dan lebih intim dari sebelumnya.
Allah memberi kita Maria sebagai ibu kita di salib.
Kita memuliakannya
Kita menghormatinya
Kita mengasihinya
Kita memohon perantaraannya
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan