Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Apa itu Wall Street, banyak orang salah paham, tetapi itu bukan sekadar tempat geografis. Memang benar, itu adalah jalan nyata di bagian selatan Manhattan, New York City, tetapi maknanya jauh lebih besar. Wall Street telah menjadi kata yang mewakili seluruh industri keuangan dan investasi Amerika.
Dulu, penjelajah Belanda membangun tembok kayu pada tahun 1653 untuk melindungi diri dari Inggris dan penduduk asli Amerika, dan itulah asal usul namanya. Tembok itu dihancurkan pada tahun 1699, tetapi namanya tetap ada. Pada abad 1700-an, karena lokasinya dekat pelabuhan New York, daerah ini menjadi pusat perdagangan, dan pada tahun 1792, dalam Perjanjian Buttonwood, 24 broker dan pedagang berkumpul di bawah pohon Buttonwood di Wall Street untuk menetapkan aturan dasar perdagangan sekuritas. Dari sinilah Bursa Saham New York (NYSE) lahir.
Pentingnya Wall Street tidak hanya dari segi ekonomi. Amerika adalah negara dengan skala ekonomi terbesar di dunia, dan New York adalah pusat keuangannya. NYSE dan NASDAQ adalah salah satu bursa saham terbesar di dunia, dengan perusahaan raksasa seperti Amazon, Google, dan Apple yang terdaftar di sana. Banyak institusi keuangan yang berbasis di Wall Street mempekerjakan ratusan ribu orang dan menjalankan bisnis di seluruh dunia.
Pengaruh budaya juga sangat besar. Gambar Wall Street sering digambarkan dalam film, televisi, dan buku. Tokoh seperti Warren Buffett, Jamie Dimon, dan George Soros menjadi ikon selebriti. Kata Wall Street sering diasosiasikan dengan kekuasaan, elit, dan terkadang praktik tidak etis. Pada krisis keuangan 2008, Wall Street bahkan dijadikan kambing hitam atas kemerosotan ekonomi.
Secara historis, Wall Street telah mengalami banyak krisis besar. Pada crash pasar saham 1929, indeks Dow Jones Industrial Average turun 89%, memicu Depresi Besar. Pada Black Monday 1987, S&P 500 jatuh lebih dari 25% dalam satu hari. Dan selama krisis keuangan global 2007-2008, keruntuhan pinjaman subprime menyebabkan bank dan bank investasi menghadapi masalah serius.
Setelah krisis-krisis ini, regulasi diperketat. Pada tahun 1933, Securities Act dan tahun 1934, Securities Exchange Act didirikan SEC. Pada tahun 2010, Dodd-Frank Act memperkuat pengawasan sistem keuangan dan membatasi perilaku berisiko.
Menariknya, Wall Street sering dibandingkan dengan "Main Street". Main Street melambangkan bisnis kecil dan investor individu, sementara Wall Street mewakili perusahaan besar dan institusi keuangan. Kedua dunia ini sering kali berkonflik dan memiliki kepentingan yang bertentangan.
Pada tahun 2011, muncul gerakan sosial "Occupy Wall Street". Demonstrasi menuntut reformasi perbankan dan mengatasi kesenjangan pendapatan berlangsung selama beberapa bulan di distrik keuangan Manhattan. Slogan "We are the 99%" menjadi simbol ketegangan antara elit Wall Street dan masyarakat umum.
Di era modern, institusi keuangan di Wall Street kini memiliki cabang di seluruh negeri. Digitalisasi dan globalisasi membuat kantor pusat tidak lagi harus di Manhattan. Namun, makna simbolis dari kata Wall Street tetap sama. Bank investasi, bank komersial, perusahaan sekuritas, dealer broker, dan perusahaan jasa keuangan—semua mewakili Wall Street.
Jika ingin bekerja di Wall Street, jurusan yang menguntungkan meliputi keuangan, bisnis, ekonomi, dan akuntansi. Pengalaman magang dan gelar MBA juga sangat berharga. Ada tiga bidang utama: tim investasi (analisis riset, manajer portofolio, trader), operasi (hubungan klien, pemasaran, penilaian risiko), dan penjualan (penjualan saham, obligasi, IPO dan produk keuangan lainnya).
Pada akhirnya, Wall Street adalah jalan nyata sekaligus simbol dari seluruh komunitas keuangan dan investasi Amerika. Tindakan dan keputusan di sana memiliki dampak tidak hanya di Amerika tetapi juga di seluruh ekonomi dunia. Oleh karena itu, pergerakan Wall Street patut diperhatikan.