Saham Walt Disney Co. (DIS) naik hampir 2% pada awal perdagangan Senin setelah Wells Fargo merekomendasikan perusahaan hiburan itu mempertimbangkan untuk keluar dari bisnis streaming dan berfokus kembali pada produksi konten ketimbang distribusi. Perusahaan investasi tersebut mempertahankan peringkat Overweight untuk Disney, tetapi memangkas target harganya menjadi $125 dari $146, dengan menyatakan pergeseran strategi tersebut bisa mendorong saham hingga 40%. Wells Fargo menyoroti nilai kekuatan kekayaan intelektual Disney yang menguat serta kompetisi yang makin ketat di streaming, seraya mengatakan perusahaan tersebut tidak bisa menandingi skala dan ritme rilis Netflix dan YouTube. Pada saat penulisan Senin sore, saham DIS naik sekitar 1,5%.
Wells Fargo Memangkas Target Harga Disney menjadi $125, Mengutip Persaingan di Streaming
Wells Fargo mempertahankan peringkat Overweight untuk Disney, tetapi menurunkan target harganya menjadi $125 dari $146. Bahkan setelah pemangkasan tersebut, target baru itu mengindikasikan potensi kenaikan hampir 31% dari harga penutupan Jumat. Jika Disney berputar kembali ke produksi konten, saham bisa reli hingga 40%, kata Wells Fargo dalam catatan kepada klien, sebagaimana diberitakan CNBC.
Pihak perusahaan menyatakan konten Disney menjadi makin bernilai sementara bisnis distribusinya tertinggal dari para pesaing, dengan persaingan di antara platform streaming diperkirakan akan semakin intens. "Disney tidak disiapkan untuk bersaing dengan Netflix atau YouTube dalam volume. Ini menjadi pertanyaan apakah ritme rilis mereka cukup untuk mengelola churn bagi [margin jangka panjang]. Yang jelas adalah nilai [kekayaan intelektual] sedang naik," tulis Wells Fargo, menurut laporan CNBC.
Wells Fargo menambahkan bahwa film, taman, dan kekuatan merek Disney akan tetap utuh meskipun kontennya muncul di platform yang bersaing. "Kami tidak berpikir nilai box office, Experiences atau nilai merek akan terdampak jika perpustakaannya ada di streamer global yang bersaing," kata perusahaan tersebut.
Investasi Kekayaan Intelektual Disney Tumbuh 5,5% per Tahun Antara 2020 dan 2025
Wells Fargo mengatakan kekayaan intelektual Disney terus mengalami peningkatan nilai. Mengacu pada analisis Juli oleh lembaga kekayaan intelektual milik Perserikatan Bangsa-Bangsa, investasi tak berwujud, termasuk paten, merek dagang, dan kekayaan intelektual lainnya, tumbuh dengan tingkat tahunan 5,5% antara 2020 dan 2025, dibanding 3,2% untuk investasi berwujud, menurut CNBC.
27 dari 30 Analis Menilai Saham Disney Buy atau Strong Buy
Di Stocktwits, sentimen ritel untuk DIS bullish, tidak berubah dalam 25 jam terakhir, sementara volume pesan normal pada saat penulisan. Berdasarkan data dari Koyfin, 27 dari 30 analis yang meliputi DIS menilainya Buy atau Strong Buy, sementara 2 memberi peringkat Hold dan 1 memberi Sell. Target rata-rata 12 bulan untuk saham tersebut adalah $129,67, yang mencerminkan potensi kenaikan sekitar 36% dari penutupan terakhir.
Saham DIS turun hampir 15% sejak awal tahun hingga saat ini.
FAQ
Apa yang direkomendasikan Wells Fargo untuk saham Disney pada Senin?
Wells Fargo merekomendasikan agar Disney mempertimbangkan untuk keluar dari bisnis streaming dan berfokus kembali pada produksi konten ketimbang distribusi. Perusahaan mempertahankan peringkat Overweight tetapi memangkas target harga menjadi $125 dari $146, dengan menyatakan pergeseran strategi tersebut bisa meningkatkan saham hingga 40%.
Mengapa Wells Fargo berpikir Disney sebaiknya keluar dari streaming?
Wells Fargo menyatakan bahwa kekayaan intelektual Disney menjadi makin bernilai sementara bisnis distribusinya tertinggal dari para pesaing. Perusahaan tersebut menilai Disney tidak bisa menandingi skala dan ritme rilis Netflix serta YouTube di streaming, dan persaingan di antara platform streaming diperkirakan akan semakin intens.
Bagaimana kinerja saham Disney sejak awal tahun?
Saham DIS turun hampir 15% sejak awal tahun hingga saat ini. Pada Senin, saham naik hampir 2% pada awal perdagangan dan naik sekitar 1,5% pada saat penulisan Senin sore.