Menurut Yonhapinfomax, pada 23 Juli, imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan naik tipis karena pasar mencerna data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan. Imbal hasil acuan tiga tahun naik 0,3 basis poin menjadi 3,918%, sementara imbal hasil 10 tahun naik 0,3 bp menjadi 4,388%.
Bank of Korea mengumumkan pertumbuhan PDB riil kuartal kedua sebesar 0,6% secara kuartal-ke-kuartal dan 3,7% secara tahunan, melampaui ekspektasi pasar 0,37%. Meski ada kejutan positif, pelaku pasar obligasi tetap berhati-hati, dengan menunjuk potensi bank sentral untuk melakukan kenaikan suku bunga beruntun serta imbal hasil global yang meningkat, termasuk tekanan dari harga minyak internasional yang lebih tinggi. Won menguat menjadi 1.468,30 per dolar, naik 11,80 won dari penutupan sebelumnya.