Dilema Tahanan: Menyeimbangkan Kompetisi dan Kerjasama

Ringkasan Utama

  • Dilema tahanan menggambarkan bagaimana tindakan egois menyebabkan hasil yang kurang optimal.
  • Kerjasama tidak selalu menguntungkan diri sendiri dalam dilema tahanan.
  • Dalam bisnis, mengenali dilema tahanan membantu menyeimbangkan kompetisi dan kerjasama.
  • Albert Tucker memperkenalkan dilema tahanan pada tahun 1950 sebagai bagian dari teori permainan.
  • Dilema tahanan menunjukkan bagaimana keputusan individu mempengaruhi hasil kelompok.

Dapatkan jawaban pribadi yang didukung AI, berdasarkan lebih dari 27 tahun keahlian terpercaya.

TANYA

Dilema tahanan adalah paradoks yang dikembangkan oleh Merrill Flood dan Melvin Dresher di Rand Corporation pada tahun 1950. Kemudian, formal dan diberi nama oleh matematikawan Kanada Albert William Tucker.

Dilema tahanan pada dasarnya menyediakan kerangka untuk memahami bagaimana menyeimbangkan kerjasama dan kompetisi, dan konsep ini kadang-kadang menjadi alat yang berguna untuk pengambilan keputusan strategis. Akibatnya, ini digunakan dalam berbagai bidang mulai dari bisnis, keuangan, ekonomi, dan ilmu politik hingga filsafat, psikologi, biologi, dan sosiologi.

VioletaStoimenova / Getty Images

Menjelaskan Dilema Tahanan

Skenario dilema tahanan berjalan sebagai berikut: Dua tersangka telah ditangkap karena kejahatan dan kini berada di ruangan terpisah di kantor polisi, tanpa cara berkomunikasi satu sama lain. Jaksa secara terpisah memberi tahu mereka hal berikut:

  • Jika Anda mengaku dan bersedia bersaksi melawan tersangka lain yang tidak mengaku, tuduhan terhadap Anda akan dibatalkan, Anda akan bebas, dan tersangka lain akan menjalani hukuman tiga tahun.
  • Jika Anda tidak mengaku tetapi tersangka lain mengaku, Anda akan dihukum dan menjalani tiga tahun, sementara dia bebas.
  • Jika keduanya mengaku, keduanya akan dihukum dua tahun penjara.
  • Jika keduanya tidak mengaku, keduanya akan didakwa dengan pelanggaran ringan dan dihukum satu tahun penjara.

Apa yang harus dilakukan tersangka? Inilah inti dari dilema tahanan.

Prinsip Inti Dilema Tahanan

Ada beberapa konsep dasar yang harus ada agar paradoks dilema tahanan dapat bekerja. Konsep-konsep ini meliputi:

  • Harus ada dua pemain. Skenario melibatkan dua individu atau entitas yang terlibat dalam situasi bersama, seperti melakukan kejahatan bersama atau menghadapi keputusan bersama.
  • Keputusan dibuat secara bersamaan. Kedua pemain membuat keputusan tanpa mengetahui pilihan satu sama lain. Pengambilan keputusan simultan ini adalah aspek penting dari dilema, karena masing-masing harus memutuskan tanpa memperhitungkan keputusan pihak lain.
  • Harus ada kombinasi hasil. Matriks hasil adalah tabel yang menunjukkan kombinasi pilihan yang mungkin dilakukan oleh kedua pemain dan hasil atau imbalan terkait untuk masing-masing. Ini membantu memvisualisasikan konsekuensi dari berbagai keputusan. Nanti kita akan bahas lebih jauh tentang matriks hasil.
  • Ada kemungkinan kerjasama atau pengkhianatan bersama. Pemain dapat memilih untuk bekerjasama (memilih hasil yang saling menguntungkan) atau mengkhianati (memilih hasil yang menguntungkan diri sendiri). Ketegangan dalam dilema tahanan berasal dari konflik antara kepentingan individu dan kolektif.
  • Setiap pemain memiliki strategi dominan. Strategi ini adalah pilihan yang memberi hasil terbaik bagi pemain tersebut, terlepas dari apa yang dipilih pemain lain. Strategi dominan ini seringkali merupakan pilihan rasional, meskipun jika kedua pemain mengikuti strategi ini, hasilnya tidak optimal.
  • Pemain diasumsikan rasional dalam pengambilan keputusan. Artinya, orang cenderung memaksimalkan kepentingan sendiri. Asumsi ini adalah dasar dari teori permainan dan model pilihan rasional, karena memicu konflik antar opsi.

Menilai Strategi Optimal

Mari kita mulai dengan menyusun matriks hasil seperti yang ditunjukkan dalam tabel di bawah. “Imbalan” di sini diukur berdasarkan lamanya hukuman penjara (ditandai dengan tanda negatif; semakin tinggi angka, semakin baik). Istilah “kerjasama” dan “pengkhianatan” merujuk pada tersangka yang bekerjasama (misalnya, jika keduanya tidak mengaku) atau mengkhianati (tidak bekerjasama, misalnya satu mengaku dan yang lain tidak). Angka pertama di setiap sel (a) sampai (d) menunjukkan imbalan untuk Tersangka A, sedangkan angka kedua untuk Tersangka B.

Dilema Tahanan – Matriks Imbalan
Tersangka B
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan