Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Cuaca di New York pada pertengahan Februari: perkiraan salju dan kondisi musim dingin
Wilayah New York menghadapi kondisi cuaca yang kompleks selama akhir pekan Hari Valentine, dengan sistem yang sedang bergerak yang menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan salju. Menurut data dari Layanan Meteorologi Nasional (NWS), proyeksi menunjukkan variabilitas kondisi cuaca, dengan suhu sedang dan kejadian presipitasi campuran yang akan mempengaruhi wilayah metropolitan secara tidak merata.
Perkiraan Salju untuk 14 Februari di New York
Sabtu, 14 Februari, menunjukkan skenario yang relatif stabil di New York. Ramalan dari NWS menggambarkan langit sebagian besar cerah tanpa presipitasi signifikan. Suhu diperkirakan mencapai maksimum 42°F (6°C) di siang hari, turun menjadi sekitar 30°F (-1°C) pada malam hari. Kondisi cuaca ini hampir pasti meniadakan kemungkinan akumulasi salju di kota selama perayaan Hari Valentine.
“Kita akan melihat suhu sedikit turun, tetapi bukan penurunan drastis seperti yang kita lihat akhir pekan lalu,” konfirmasi Tyler Roys, meteorolog senior dari AccuWeather, dalam pernyataannya kepada media khusus. Gelombang angin akan tetap konstan, mencapai kecepatan hingga 30 mil per jam (48 kilometer per jam), terutama di area di mana bangunan menyalurkan sirkulasi udara.
Situasi Jumat malam menunjukkan perubahan ringan: diperkirakan ada peluang 30% untuk hujan salju ringan, meskipun dengan akumulasi minimal yang tidak akan melebihi setengah inci (sekitar satu sentimeter).
Badai yang Mendekat: Ketika Intensitas Berkonsentrasi Antara Minggu dan Senin
Perhatian meteorologi beralih ke sistem yang sedang berkembang yang bergerak dari barat ke timur. Front badai ini diperkirakan akan memberikan dampak terbesar di New York antara Minggu, 15 Februari, dan Senin, 16 Februari. Pada hari Minggu, langit diperkirakan akan mendominasi berawan, dengan suhu maksimum sekitar 40°F (4°C).
Risiko presipitasi meningkat secara signifikan menjelang malam hari Minggu, mencapai 40%. Pada periode ini, kemungkinan terbesar adalah kombinasi hujan dengan salju atau campuran es. Suhu minimum akan turun hingga sekitar 34°F (1°C). Namun, akumulasi salju tetap rendah, diperkirakan antara satu hingga dua inci (dua sampai lima sentimeter), secara signifikan mengurangi harapan akan kejadian musim dingin yang parah dalam hal deposit di permukaan.
Menurut Tyler Roys, “Kemungkinan besar kita akan mulai dengan salju, lalu beralih ke hujan es, hujan, dan hujan. Mungkin sebagian besar badai akan lebih banyak hujan.” Prediksi ini mengantisipasi karakteristik utama dari kejadian tersebut: presipitasi campuran dengan dominasi hujan daripada salju.
Dua kemungkinan jalur badai dan konsekuensinya
Model meteorologi menunjukkan dua skenario utama tergantung bagaimana jalur sistem berkembang. Skenario pertama menyatakan bahwa badai akan terus ke timur dan tetap lebih ke selatan, meninggalkan New York di zona dengan presipitasi minimal atau tidak sama sekali. Dalam hal ini, kota akan mengalami kondisi yang lebih kering dari yang diperkirakan.
Skenario kedua memprediksi sistem berbelok ke arah timur laut, memungkinkan masuknya kelembapan yang lebih besar ke wilayah tersebut. Namun, bahkan dalam hipotesis ini, suhu di daerah pesisir akan tetap tidak cukup rendah untuk mendukung salju yang dominan. Hasil yang paling mungkin adalah kombinasi hujan, es, dan salju dengan dominasi hujan, yang akan mengurangi akumulasi signifikan di permukaan.
Dalam kedua kasus, suhu akan tetap cukup rendah secara moderat tanpa penurunan drastis seperti minggu-minggu sebelumnya. Diperkirakan akan terjadi pendinginan secara bertahap tanpa catatan ekstrem. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa New York akan mengalami peningkatan aktivitas meteorologi mulai hari Minggu ke depan, sementara 14 Februari akan tetap menjadi hari yang sebagian besar kering dan cerah di kota.