Dari Pasif Menjadi Aktif: Bagaimana 21Shares Membentuk Masa Depan ETF Kripto

Diperbarui: 03/25/2026 08:23

Produk Exchange-Traded Cryptocurrency (ETP) dan Exchange-Traded Fund (ETF) kini berada di titik balik yang krusial. Setelah fase awal yang didominasi oleh produk pasif seperti spot Bitcoin dan Ethereum ETF, pasar kini mulai beralih ke strategi pengelolaan aktif yang menawarkan fleksibilitas dan potensi imbal hasil lebih tinggi. Manajer aset kripto global terkemuka, 21Shares, baru-baru ini menekankan bahwa pengelolaan aktif akan menjadi pendorong utama dalam membentuk tahap berikutnya dari perkembangan ETF kripto. Perspektif ini tidak hanya mencerminkan kebutuhan investor yang terus berkembang, tetapi juga menandai pergeseran struktur produk industri—dari sekadar "pelacakan harga" menjadi "penciptaan strategi" yang lebih beragam. Dengan merujuk pada pernyataan publik eksekutif 21Shares, data pasar, serta tren industri, artikel ini menyajikan analisis terstruktur dan proyeksi atas arah baru yang tengah muncul ini.

Kebangkitan Pengelolaan Aktif: Mengapa Sekarang?

Duncan Moir, Presiden 21Shares, dalam sebuah wawancara baru-baru ini menyatakan bahwa seiring dengan semakin matangnya pasar, ETF dan ETP kripto akan melampaui sekadar pelacakan harga, dengan strategi pengelolaan aktif menjadi peran sentral. Menurutnya, karena aset kripto merupakan kelas aset yang tumbuh pesat dan masih berkembang, pengelolaan aktif sangat cocok diterapkan. 21Shares sendiri telah mulai memperkuat tim manajemen portofolio dan perdagangan, serta berencana meluncurkan lebih banyak produk aktif yang lebih canggih guna memenuhi permintaan investor akan imbal hasil lebih tinggi dan manajemen risiko yang lebih terukur.

Dari Pasif ke Aktif: Jalur Evolusi Produk yang Jelas

Perkembangan pasar ETF kripto secara jelas menggambarkan transisi dari strategi pasif menuju aktif.

  • Tahap Awal (2021–2023): Pasar berfokus pada produk pasif, seperti ETF berjangka Bitcoin dan Ethereum di Amerika Utara serta ETP spot di Eropa. Kepatuhan dan aksesibilitas menjadi pendorong utama, dengan investor umumnya mencari eksposur terhadap harga aset kripto dasar.
  • Tahap Matang (2024–2025): Dengan disetujuinya dan terdaftarnya ETF spot Bitcoin dan Ethereum di AS, produk pasif mengalami pertumbuhan pesat dan menarik arus modal yang signifikan. Infrastruktur pasar membaik dan kebutuhan alokasi dasar terpenuhi. Sementara itu, produk yang lebih kompleks mulai bermunculan, misalnya ETF dengan fitur staking untuk menghasilkan imbal hasil tambahan.
  • Fase Baru (2026–Sekarang): Seiring pasar produk pasif mencapai titik jenuh dan persaingan semakin ketat, penerbit produk mencari diferensiasi. Strategi pengelolaan aktif kini menjadi frontier baru. Pernyataan terbaru 21Shares menandai pergeseran ini dari pinggiran ke arus utama, ketika industri mulai mengeksplorasi bagaimana pengelolaan aktif dapat menangkap alpha, mengelola volatilitas, dan membangun portofolio yang lebih beragam.

Analisis Data: Potensi Pertumbuhan Produk Pengelolaan Aktif

Dari sisi aset yang dikelola, strategi aktif sudah memainkan peran besar di keuangan tradisional. Berdasarkan data Morningstar dan Goldman Sachs Asset Management, pada akhir 2025, ETF yang dikelola secara aktif secara global telah mencapai hampir $1,8 triliun dalam aset. Basis yang besar ini menunjukkan bahwa strategi aktif memiliki daya tarik luas di kalangan investor dunia.

Di ranah kripto, potensi pengelolaan aktif dapat dianalisis melalui beberapa dimensi struktural:

Dimensi ETF Pasif (Saat Ini) ETF Aktif (Arah Masa Depan)
Tujuan Investasi Melacak indeks tertentu (seperti harga Bitcoin), menargetkan imbal hasil rata-rata pasar (Beta). Berupaya mengungguli tolok ukur, mencari imbal hasil lebih (Alpha), atau mencapai tujuan spesifik (misal memaksimalkan imbal hasil disesuaikan risiko).
Pendekatan Pengelolaan Berbasis aturan dan transparan; kepemilikan mengikuti komponen indeks. Manajer dana mengambil keputusan aktif berdasarkan riset, penilaian, dan model; kepemilikan dinamis dan strategi dapat disesuaikan secara fleksibel.
Sumber Imbal Hasil Utamanya dari apresiasi harga aset. Menggabungkan pergerakan harga, arbitrase, imbal hasil staking, strategi derivatif, dan lainnya.
Pengendalian Risiko Terpapar penuh pada risiko sistemik pasar. Risiko dikelola aktif melalui penyesuaian posisi, alat lindung nilai, dan metode lain.
Profil Investor Investor yang mencari alokasi dasar dan kepemilikan jangka panjang. Investor yang mengincar imbal hasil lebih tinggi, memiliki pengetahuan profesional, atau ingin mengoptimalkan portofolio dengan strategi tertentu.

Analisis menunjukkan bahwa ETF aktif dapat mengatasi keterbatasan produk pasif di pasar kripto yang sangat volatil dan relatif tidak efisien. Misalnya, penentuan waktu aktif, rotasi aset, atau strategi peningkatan imbal hasil seperti staking dapat membantu mengurangi penurunan pada pasar bearish dan meningkatkan imbal hasil saat pasar bullish.

Perspektif Pasar: Pandangan Beragam terhadap ETF Kripto Aktif

Tren menuju "ETF kripto aktif" memunculkan berbagai pendapat:

  • Pendukung (dipimpin oleh 21Shares): Pasar kripto masih berada pada tahap awal, dengan asimetri informasi dan harga yang tidak efisien menciptakan peluang besar bagi pengelolaan aktif. Dengan menggabungkan strategi makro top-down dan riset aset bottom-up, pengelolaan aktif dapat lebih baik mengidentifikasi peluang, mengelola risiko, dan memberikan imbal hasil melampaui sekadar pelacakan harga.
  • Skeptis: Inti dari pengelolaan aktif adalah kemampuan manajer dana memilih aset dan menentukan waktu pasar—sesuatu yang sulit dibuktikan secara konsisten di pasar kripto yang sangat volatil. Biaya pengelolaan tinggi mungkin tidak sebanding dengan imbal hasil lebih yang belum pasti. Selain itu, strategi aktif cenderung kurang transparan, sehingga investor lebih sulit menilai nilai produk.
  • Perbedaan Regional: Seperti dicatat oleh 21Shares, permintaan investor sangat bervariasi menurut wilayah. Di AS, minat masih terpusat pada aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum. Di Eropa, dengan basis investor yang lebih canggih, institusi yang telah memegang aset utama kini aktif mencari eksposur ke aset baru dan lapisan aplikasi (seperti protokol DeFi dan solusi Layer 2). Perbedaan ini menciptakan peluang pasar yang beragam untuk berbagai strategi aktif.

Pemeriksaan Logika: Validitas dan Risiko di Balik Narasi

Narasi bahwa "pengelolaan aktif akan mendorong fase berikutnya" perlu dievaluasi berdasarkan realitas pasar.

  • Penerbit—termasuk 21Shares dan BlackRock—memang bergerak agresif ke produk aktif dan berbasis imbal hasil. Misalnya, 21Shares telah meluncurkan ETP yang terhubung dengan saham preferen MicroStrategy, sementara BlackRock memperkenalkan produk Ethereum dengan fitur staking di Nasdaq. Ini adalah fakta objektif dari inovasi produk.
  • Keberhasilan pengelolaan aktif di ETF kripto masih merupakan penilaian ke depan dari pelaku pasar. Logikanya, volatilitas tinggi dan asimetri informasi di kripto menciptakan peluang nilai bagi riset dan pengelolaan profesional. Meski secara teori masuk akal, hasil akhirnya tetap membutuhkan validasi pasar.
  • Tren saat ini menunjukkan pasar ETF kripto ke depan akan terbelah: satu sisi diisi ETF aset inti pasif berbiaya sangat rendah untuk alokasi dasar, sisi lain menawarkan ETF aktif beragam dengan biaya lebih tinggi bagi investor profesional dan pencari alpha. Apakah produk aktif dapat menyamai atau melampaui skala produk pasif bergantung pada kemampuan mereka menghasilkan imbal hasil lebih secara konsisten dan andal.

Membentuk Ulang Lanskap: Dampak Multi-Dimensi dari Strategi Aktif

Kebangkitan pengelolaan aktif akan membawa dampak luas bagi industri kripto:

  • Bagi Penerbit Produk: Keunggulan kompetitif akan bergeser dari "siapa cepat dia dapat" menjadi "pengembangan strategi dan kemampuan riset investasi." Penerbit harus membangun tim riset internal yang kuat dengan keahlian analisis makro, interpretasi data on-chain, dan manajemen risiko untuk merancang strategi aktif yang kompetitif.
  • Bagi Investor: Pilihan investasi akan semakin beragam. Investor tidak hanya akan mengalokasikan berdasarkan kelas aset, tetapi juga memilih strategi spesifik (misal momentum, yield, atau makro-hedging). Ini menuntut tingkat ketelitian lebih tinggi dalam menilai kemampuan manajer dan efektivitas strategi mereka.
  • Bagi Aset Kripto: Struktur produk yang lebih kompleks—termasuk staking dan lindung nilai derivatif—akan memperdalam partisipasi institusional dan memperkuat keterkaitan dengan keuangan tradisional. Hal ini dapat mempercepat kematangan pasar, namun juga berpotensi menambah risiko sistemik baru. Misalnya, pada periode stres, banyak produk dengan strategi serupa dapat memicu "crowded trades" dan spiral negatif.
  • Bagi Struktur Pasar: Pertumbuhan produk aktif akan meningkatkan permintaan atas data andal, tolok ukur harga, dan solusi likuiditas. Hal ini dapat mendorong pengembangan ekosistem pendukung, seperti penyedia indeks khusus dan perusahaan analitik on-chain.

Melihat ke Depan: Tiga Skenario untuk ETF Kripto

Berdasarkan tren saat ini, beberapa skenario dapat terjadi pada pasar ETF kripto:

Skenario Kondisi Pemicu Karakteristik Utama Dampak Potensial
Optimistis (Berbasis Strategi) Strategi aktif secara konsisten mengungguli; regulator semakin mendukung produk inovatif. ETF aktif menjadi arus utama, dengan ragam produk luas mulai dari peningkatan imbal hasil aset inti hingga investasi tematik baru. Kedalaman dan keluasan pasar meningkat signifikan, menarik lebih banyak modal institusi dan memicu siklus pertumbuhan baru.
Dasar (Dua Jalur) Kinerja strategi aktif beragam; sebagian sukses, sebagian tidak. Pasar terdiri dari produk pasif dan aktif. Investor memilih sesuai preferensi dan toleransi risiko. Pasar menjadi lebih stabil dan terdiversifikasi, namun produk aktif harus membuktikan nilainya lewat kinerja jangka panjang dan menghadapi persaingan biaya.
Risiko (Kegagalan Strategi) Penurunan berkepanjangan atau volatilitas ekstrem; sebagian besar strategi aktif gagal mengendalikan risiko atau meningkatkan imbal hasil. Kepercayaan investor terhadap strategi aktif menurun, modal kembali mengalir ke produk pasif yang murah dan transparan. Pengembangan strategi aktif terhambat, penerbit mengurangi penawaran terkait, dan pasar kembali ke model pelacakan harga.

Kesimpulan

21Shares telah menangkap denyut pasar ETF kripto yang tengah berkembang dengan sangat tepat. Pergeseran dari pasif ke aktif bukan sekadar soal ragam produk—ini adalah langkah maju dalam kematangan pasar. Hal ini mencerminkan perubahan pada investor dari sekadar spekulasi harga menuju pencarian layanan pengelolaan aset yang lebih profesional dan terukur. Proses ini akan menguji kemampuan riset dan inovasi penerbit, sekaligus menawarkan pilihan yang lebih luas bagi investor. Ke depan, struktur pasar ETF kripto akan dibentuk oleh interaksi antara strategi aktif dan pasif. Apakah investor akan diuntungkan pada akhirnya, sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap strategi baru dan kemampuan mengelola risiko secara presisi.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten