CME Meningkatkan Margin Perak menjadi $25K karena Manipulasi Pasar yang Meningkat

CME menaikkan margin perak menjadi $25K di tengah lonjakan harga, menghidupkan kembali kekhawatiran manipulasi saat biaya yang lebih tinggi mengancam likuidasi trader.

Pada 26 Desember 2025, CME Group mengumumkan peningkatan persyaratan margin untuk kontrak berjangka perak. Mulai 29 Desember 2025, margin awal untuk kontrak perak Maret 2026 akan naik menjadi $25.000.

Langkah ini dilakukan di tengah kenaikan harga perak dan kekhawatiran yang meningkat tentang manipulasi pasar. Keputusan CME dipandang sebagai upaya lain untuk mengendalikan harga perak selama periode permintaan yang meningkat.

Dampak Kenaikan Margin terhadap Trader Perak

Kenaikan margin terbaru ini meningkatkan biaya bagi trader yang memegang posisi besar dalam kontrak berjangka perak. Dengan menaikkan margin, CME bertujuan mengurangi spekulasi di pasar perak.

Banyak trader, terutama yang memiliki posisi lebih kecil, bisa menghadapi likuidasi paksa jika mereka tidak memiliki cukup modal.

Persyaratan margin baru sebesar $25.000 ini sangat mengkhawatirkan bagi mereka yang bertaruh pada kenaikan harga perak.

Trader-trader ini sekarang membutuhkan lebih banyak modal untuk mempertahankan posisi mereka. Jika harga tidak naik sesuai harapan, mereka bisa dipaksa menjual dengan kerugian, menambah tekanan ke bawah pada harga.

Trader dan investor perak memantau dengan ketat, karena kenaikan margin secara historis menyebabkan koreksi harga yang signifikan. Tindakan CME dipandang sebagai cara untuk memperlambat momentum kenaikan harga perak, yang beberapa orang percaya mulai di luar kendali.

Manipulasi Pasar Perak: Sejarah Intervensi CME

Secara historis, CME telah menerapkan kenaikan margin saat harga perak naik dengan cepat, seperti dalam episode Hunt Brothers tahun 1980 dan tekanan perak tahun 2011. Dalam kedua kasus, kenaikan margin digunakan sebagai alat untuk menurunkan harga dengan memaksa trader melikuidasi posisi mereka.

Pada tahun 1980, usaha Hunt Brothers untuk menguasai pasar perak menyebabkan CME memperkenalkan “Silver Rule 7,” yang menaikkan persyaratan margin dan menyebabkan harga perak jatuh tajam dari dekat $50 ke $10 dalam dua bulan.

🚨 THE CME GROUP BARU SAJA MENARIK PERANGKAP DI #SILVER 🚨

Jika Anda memperhatikan aksi harga hari ini, ini adalah bacaan WAJIB.

Hari ini, 26 Desember 2025, CME Group (COMEX) mengeluarkan pengumuman besar: Advisory #25-393.

Mulai hari Senin, 29 Desember, mereka akan menaikkan margin perak… https://t.co/5KGItxThdg pic.twitter.com/ptUGCqahuc

— Terel Miles – Freedom Stocks (@FreedomStocks) 26 Desember 2025

Demikian pula, selama lonjakan harga perak tahun 2011, CME menaikkan margin lima kali dalam sembilan hari. Hal ini menyebabkan penurunan harga perak sebesar 30%, karena trader dipaksa menjual kepemilikan mereka untuk memenuhi persyaratan margin yang lebih tinggi.

Penggunaan kenaikan margin berulang kali sebagai respons terhadap kenaikan harga perak telah membuat banyak orang mempertanyakan peran CME dalam mengendalikan harga perak dan apakah mereka bertindak demi kepentingan pasar yang lebih luas atau hanya segelintir pihak.

Kenaikan margin terbaru pada Desember 2025 memicu kekhawatiran serupa, dengan banyak yang berpendapat bahwa ini adalah contoh lain dari CME yang mencoba mengendalikan harga perak selama periode permintaan fisik yang meningkat.

Kritikus berpendapat bahwa ini adalah bentuk manipulasi pasar yang dirancang untuk menguntungkan posisi pendek sekaligus menghambat penemuan harga.

**Bacaan Terkait: **Harga Perak dan Platinum Capai Puncak Baru Meski Penurunan Altcoin

Kesenjangan Antara COMEX dan Pasar Perak Fisik

Meskipun margin CME meningkat, pasar perak fisik tetap menunjukkan permintaan yang kuat. Harga perak di pasar Shanghai tetap jauh lebih tinggi daripada harga COMEX, menandakan adanya kesenjangan yang semakin melebar.

Perbedaan harga antara kedua pasar ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap perak fisik, terutama di Asia. Pembeli besar di China telah mulai menerima pengiriman perak, yang semakin menguras pasokan yang tersedia di COMEX.

Akibatnya, arbitrase antara pasar perak fisik dan paper semakin tidak seimbang.

Tindakan CME, seperti menaikkan margin, memiliki sedikit pengaruh terhadap ketersediaan perak fisik yang sebenarnya. Kekhawatiran utama bagi trader dan investor adalah semakin langkanya logam ini, yang kemungkinan akan terus menekan harga ke atas.

Seiring permintaan terhadap perak fisik tetap kuat, selisih antara harga COMEX dan harga fisik bisa semakin melebar.

Kekosongan likuiditas yang tercipta dari situasi ini menunjukkan bahwa pasar perak sedang berada dalam fase yang sangat volatil.

Trader dan investor harus bersiap menghadapi potensi fluktuasi harga saat pasar menyesuaikan diri dengan dinamika yang berubah ini. Ketidaksesuaian yang terus berlangsung antara perak paper dan perak fisik dapat menyebabkan ketidakstabilan yang lebih besar dalam beberapa bulan mendatang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)