Fundstrat’s Tom Lee meramalkan bahwa Bitcoin bisa mencapai $250.000 pada akhir tahun. Berbicara kepada CNBC, Lee mencatat bahwa adopsi institusional, pengembangan produk Wall Street, dan dukungan pemerintah AS dapat bertindak sebagai faktor pendorong. Dia menyarankan bahwa faktor-faktor ini dapat mendorong Bitcoin melampaui ekspektasi siklus empat tahun yang biasa meskipun volatilitas harga.
Lee menyoroti reset pasar 10 Oktober 2025 sebagai faktor kunci yang mendukung pemulihan Bitcoin. Dia menjelaskan bahwa posisi leverage yang diperbarui, dikombinasikan dengan inflow institusional yang berkelanjutan, mendukung optimisme untuk 2026.
Selain itu, Lee mencatat korelasi dengan emas dan perak yang dapat menguntungkan Bitcoin, karena reli logam mulia sering mendahului kenaikan crypto. Dia menyebut pelonggaran moneter dan potensi devaluasi dolar sebagai tren yang mendukung.
Bitcoin mengakhiri 2025 hampir datar, meskipun ada kenaikan di aset tradisional. Adopsi institusional melonjak, dengan inflow ETF mencapai $23 miliar. Legislatif stablecoin juga menjadi undang-undang, meletakkan dasar untuk integrasi yang lebih luas dari crypto ke dalam ekosistem keuangan. Perkembangan ini bertentangan dengan ketidakpastian harga jangka pendek tetapi memberikan fondasi untuk pertumbuhan di masa depan.
Fundstrat memproyeksikan Bitcoin di kisaran $150.000–$200.000 pada awal 2026, naik menjadi $250.000 pada akhir tahun. Institusi lain berbeda secara tajam: JPMorgan menargetkan $170.000, sementara Standard Chartered memproyeksikan $150.000.
Fidelity melihat potensi “tahun libur” yang sesuai dengan siklus empat tahun Bitcoin, mengantisipasi konsolidasi di dekat $65.000–$75.000. Bloomberg Intelligence menyoroti skenario bearish, mendorong ke arah $10.000 jika likuiditas menjadi sangat ketat.
Pasar opsi saat ini mencerminkan ketidakpastian yang luas, dengan perkiraan peluang yang hampir sama bahwa Bitcoin akan diperdagangkan di $70.000 atau $130.000 pada pertengahan 2026. Pada akhir tahun, harga implisit berkisar dari $50.000 hingga $250.000. Volatilitas ini menunjukkan perdebatan yang sedang berlangsung tentang kebijakan moneter, kondisi leverage, dan keberlanjutan permintaan yang didorong ETF.
Meskipun ketidakpastian, adopsi kripto terus berkembang, menawarkan potensi pertumbuhan eksponensial. Lee menekankan bahwa tingkat adopsi masih rendah, yang berarti minat institusional dan dukungan pemerintah dapat memperkuat tren harga. Inflow ETF, inovasi produk, dan kejelasan regulasi adalah metrik utama yang dipantau investor secara ketat saat 2026 berlangsung.
Artikel Terkait
CleanSpark Menjual 553 BTC seharga $36,6 juta pada Februari saat Penambang Menjual Bitcoin
Ripple memperluas Perdagangan Institusional dengan Coinbase Derivatives BTC, ETH, SOL, dan XRP Futures
Bitcoin Turun ke $68.000 saat Konflik Timur Tengah dan Data Pekerjaan AS Memicu Penjualan