CEO Ripple, Brad Garlinghouse, baru-baru ini membahas ketidakstabilan yang sedang berlangsung di pasar cryptocurrency, menekankan pentingnya XRP untuk masa depan perusahaan. Saat tampil di X Spaces, Garlinghouse meyakinkan komunitas bahwa XRP tetap menjadi pusat operasi Ripple. Meskipun pasar sedang mengalami kesulitan, Ripple fokus pada tujuan jangka panjang yang berpusat pada utilitas dan likuiditas XRP serta XRP Ledger.
XRP adalah “Bintang Utara” bagi Ripple
@BradGarlinghouse menyoroti bagaimana Ripple Payments, Ripple Prime, dan Ripple Treasury semuanya mendorong utilitas dan likuiditas di sekitar $XRP. pic.twitter.com/g9xlCPpToy
— 𝗕𝗮𝗻𝗸XRP (@BankXRP) 11 Februari 2026
Garlinghouse menjelaskan bahwa XRP terus menjadi prinsip panduan perusahaan, yang digambarkan sebagai “Bintang Utara”-nya. Dia menunjukkan bahwa berbagai produk Ripple, termasuk Ripple Payments, Ripple Prime, dan Ripple Treasury, semuanya bertujuan meningkatkan utilitas XRP. Tujuannya, katanya, adalah membangun kepercayaan terhadap XRP, yang tetap menjadi “detak jantung” dari infrastruktur keuangan Ripple.
Fokus Ripple pada XRP terlihat dari strategi agresif perusahaan. Upaya ini meliputi perluasan layanan di bidang keuangan tradisional sekaligus membangun solusi lintas sektor untuk sistem keuangan kripto dan konvensional. Strategi ini sejalan dengan keyakinan Garlinghouse bahwa XRP memainkan peran penting dalam membentuk masa depan sistem keuangan global.
Ripple Mengambil Pendekatan Offensif di Tengah Penurunan Pasar
Garlinghouse mengakui penurunan pasar baru-baru ini, yang dia gambarkan sebagai “pembantaian”. Meski mengalami kemunduran, dia menyarankan bahwa kondisi saat ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk masuk ke pasar. Pandangannya sejalan dengan pandangan bahwa periode ketakutan dapat memberikan peluang beli yang berharga bagi mereka yang bersedia mengambil risiko.
Dia mencatat bahwa, meskipun pasar kripto menghadapi tantangan besar, XRP tetap tangguh. Sejak November 2024, XRP menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di pasar, berbeda dengan Bitcoin yang relatif datar. Pandangan positif ini menyoroti kekuatan koin tersebut dan komitmen Ripple terhadap visi jangka panjangnya meskipun terjadi fluktuasi pasar.
Fokus Ripple pada Ekspansi dan Akuisisi Strategis
Setelah bertahun-tahun menghadapi tantangan regulasi, Ripple kini fokus pada akuisisi agresif untuk mempercepat pertumbuhannya. Garlinghouse menggambarkan perubahan ini sebagai langkah penting untuk menempatkan Ripple pada posisi sukses di masa depan. Perusahaan bekerja keras untuk memulihkan waktu yang hilang akibat penundaan sebelumnya dan mempertahankan momentum di tahun 2026.
Strategi akuisisi Ripple bertujuan memperluas jangkauannya di luar komunitas kripto dan ke bidang keuangan tradisional. Dengan menggabungkan kedua sektor tersebut, perusahaan berusaha menjembatani kesenjangan dan menciptakan solusi yang menguntungkan baik bagi institusi kripto maupun keuangan konvensional. Fokus ganda ini menempatkan Ripple pada posisi yang lebih luas untuk meraih kesuksesan saat perusahaan bersiap membuat dampak yang lebih besar di tahun 2026.
Pendekatan Ripple, menurut Garlinghouse, akan memungkinkan perusahaan untuk membuka jalur baru di ruang kripto sekaligus mengamankan dominasi XRP dalam ekosistem keuangan global. Dengan strategi akuisisi yang agresif dan fokus yang diperbarui, Ripple siap terus maju hingga 2026, bertekad membentuk masa depan keuangan.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Ripple CEO Garlinghouse Menenangkan Komunitas XRP di Tengah Kesulitan Pasar di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.
Artikel Terkait
Harga transaksi XRP 1,43 dolar, indikator RSI menunjukkan pergerakan di zona netral
Prediksi Harga XRP untuk 2026-2030: Bisakah XRP Mencapai $10 seperti Investor DeepSnitch AI Menargetkan Reli 1000x Menjelang TGE Bulan Ini?
XRP Naik 3% Melampaui $1.47 saat Breakout Berlanjut pada Rally yang Dipimpin Bitcoin
XRP treasury perusahaan Evernorth mengajukan dokumen ke SEC, memajukan rencana pencatatan di Nasdaq