Gate News berita, 24 Maret, menurut laporan media asing, mantan kepala penegakan hukum Securities and Exchange Commission (SEC) Margaret Ryan mengundurkan diri secara mendadak pada 16 Maret karena berbeda pendapat dengan pejabat tinggi dalam penanganan beberapa kasus sensitif. Laporan menyebutkan, fokus kontroversi terkait arah penegakan hukum terhadap orang-orang yang dekat dengan Presiden AS Donald Trump.
Orang dalam mengungkapkan bahwa Margaret Ryan pernah mendorong penuntutan yang lebih ketat terhadap dugaan penipuan dan pelanggaran terkait kasus tersebut, tetapi ditentang oleh Ketua SEC Paul Atkins dan beberapa pejabat yang ditunjuk secara politik, sehingga meningkatkan ketegangan internal. Pernyataan resmi SEC tidak mengungkapkan alasan pasti pengunduran diri.
Laporan menunjukkan bahwa kasus utama yang menjadi sumber kontroversi meliputi Justin Sun dan Elon Musk. Sebelumnya, SEC telah mencapai penyelesaian dengan Justin Sun pada awal bulan ini, menyelesaikan gugatan terhadapnya dan perusahaan terkait dengan uang sebesar 10 juta dolar. Kasus ini pertama kali diajukan pada 2023 dan melibatkan tuduhan penerbitan sekuritas tanpa terdaftar dan manipulasi pasar. Perlu dicatat bahwa Justin Sun dalam beberapa tahun terakhir melakukan investasi besar dalam proyek kripto yang terkait dengan Trump, dengan peningkatan signifikan dalam portofolionya.
Sementara itu, gugatan terhadap Elon Musk juga menjadi pusat perhatian. Kasus ini menuduh bahwa dia tidak mengungkapkan informasi kepemilikan sahamnya secara tepat waktu selama proses akuisisi Twitter (sekarang X). Saat ini, kedua belah pihak telah memasuki tahap negosiasi penyelesaian.
Perubahan di tingkat pengawasan juga terus berlangsung. Sejak Trump menjabat, sikap penegakan hukum SEC terhadap industri kripto mengalami penyesuaian, dengan banyak kasus yang diajukan selama masa jabatan mantan ketua Gary Gensler dibatalkan atau diselesaikan secara damai. Beberapa anggota parlemen telah menyatakan kekhawatiran terhadap pergeseran ini.
Para analis berpendapat bahwa perubahan personel ini mencerminkan semakin dalamnya perpecahan di dalam lembaga pengawas AS terkait penegakan hukum dan kebijakan di bidang kripto. Seiring dengan kemajuan regulasi terkait, arah pengawasan di masa depan masih belum pasti. (Cointelegraph)