26 Karyawan Meta Mengajukan Gugatan Terkait Proses Pemilihan PHK Berbasis AI

META-4,21%
Dua puluh enam karyawan Meta mengajukan gugatan baru-baru ini, menuduh perusahaan menggunakan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mengidentifikasi dan memilih pekerja bagi pemutusan massal. Menurut pengaduan, Meta menerapkan beberapa alat AI—termasuk model bahasa internal bernama “Metamate”, agen pemprofilan karyawan, penilaian produktivitas algoritmik berbasis data pelacakan perangkat, serta alat peninjauan kinerja berbantuan AI—untuk memberi skor dan mengurutkan karyawan untuk pemutusan kerja. Meta dengan tegas membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan bahwa pihaknya tidak menggunakan AI dengan cara seperti itu untuk keputusan pemecatan. Para penggugat meminta perintah pendahuluan untuk menghentikan pemutusan kerja yang segera terjadi, melakukan audit independen terhadap proses pemilihan Meta, serta sedang mengejar klaim diskriminasi melalui arbitrase.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar