Seorang guru seni SD bernama Chen di Taiwan pada tahun 2017 membuka akun dan mengelola aset kripto secara langsung atas bantuan mantan muridnya, You Nan, untuk memegang Ether, Bitcoin, Bitcoin Cash, dan Ripple. Pada 2017, sebanyak 11 kali transfer masuk ke akun You Nan, total mencapai 7.83M dolar Taiwan. Saat kondisi pasar sangat bagus pada 2017, keuntungan tercatat lebih dari 72k dolar Taiwan; You Nan menyarankan agar dana ditarik keluar, namun Chen menolak dengan alasan, “Kalau aset sudah lebih dari seratus juta, baru berhenti.” Setelah itu, arah pasar berbalik dan pada akhirnya seluruhnya rugi. Chen kemudian mengajukan gugatan untuk meminta ganti rugi, tetapi gugatan ditolak.
Kronologi lengkap titip-menitip antara guru dan murid: keuntungan tercatat lebih dari 50k, menolak mundur
Berdasarkan uraian proses dalam putusan, Chen pada Mei hingga Desember 2017 melakukan 11 kali transfer bertahap, membeli Ether, Bitcoin, dan mata uang kripto lainnya. Nilai terbesar tiap transaksi adalah 2 juta dolar Taiwan, masing-masing ada dua transaksi senilai 50k dolar Taiwan. Tahun 2017 merupakan masa paling panas bagi investasi kripto di Taiwan; pada satu waktu, keuntungan tercatat sempat melampaui 1 juta dolar Taiwan. You Nan mengingatkan, “Kapan dana kamu mau ditarik keluar? Terlalu banyak uang ditaruh pada produk spekulatif berisiko tinggi ini, tiap hari aku stres. Saat ini keuntunganmu sudah lebih dari 50k.” Chen menjawab dengan, “Kalau aset sudah lebih dari seratus juta, baru berhenti.”
Setelah akun dikunci Bittrex: tersisa 0,9 Bitcoin
Belakangan, akun dikunci oleh bursa Bittrex karena transaksi tidak wajar, sehingga tersisa sekitar 0,9 Bitcoin di dalam akun. Chen meminta You Nan membeli kembali dengan harga tertinggi historis, yaitu 72k dolar AS per keping (nilai pokok). You Nan berpendapat saat itu harga pasar hanya sekitar 1,7 juta dolar Taiwan. Pada akhirnya, You Nan tetap membayar secara bertahap sebesar 2,7 juta dolar Taiwan, lalu mengambil alih 0,9 Bitcoin tersebut. Namun pada 2024, Chen kembali menagih. Pada tanggal 1 Juni tahun yang sama, You Nan menandatangani surat perjanjian pembayaran cicilan yang berisi komitmen melunasi 7 juta dolar Taiwan dalam waktu 5 tahun.
Perjanjian 7 juta pada 2024 dan perdamaian 50k dolar Taiwan
Pada 24 Juni 2024, orang tua You Nan turun tangan untuk mengoordinasikan mediasi. Kedua belah pihak mencapai kesepakatan: surat perjanjian 7 juta dinyatakan batal, dan sebagai gantinya dikompensasi sebesar 50k dolar Taiwan. Chen menulis sendiri dengan tangan kalimat “Kedua pihak telah selesai, dan saya tidak akan menuntut lagi,” serta seluruh proses direkam untuk pembuktian. Namun Chen tetap menggugat dengan menggunakan surat perjanjian 7 juta yang sudah dibatalkan itu, dengan alasan perdamaian diperoleh melalui penipuan oleh orang tua You Nan dengan dalih “akan sampai ke jalan buntu,” lalu mencoba membatalkan perdamaian berdasarkan ketentuan KUH Perdata. Pengadilan tidak menerima alasan tersebut, dengan menyatakan Chen gagal membuktikan bahwa perdamaian itu sendiri mengandung penipuan; kesepakatan telah menghapus utang sebesar 7 juta dolar Taiwan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kalau menitip-menjalankan aset kripto orang lain hingga rugi, apakah harus bertanggung jawab?
Menurut putusan Pengadilan Negeri Hsinchu kali ini, jika kedua pihak tidak ada kontrak pemberian kuasa, pelaku titip-menitip tidak menjamin keuntungan dan tidak memakai cara-cara penipuan, serta investor sendiri tetap memegang otoritas pengoperasian akun, maka kerugian investasi termasuk risiko pasar dan harus ditanggung oleh investor sendiri. Dalam kasus ini, You Nan sempat berkali-kali mengingatkan risiko dan menyarankan penarikan dana, sehingga pengadilan menetapkan tidak ada tanggung jawab atas penipuan dan membebaskan dari kewajiban ganti rugi.
Kalau sengketa investasi sudah ditutup dengan surat perdamaian, apakah masih bisa mengajukan gugatan lagi?
Pada dasarnya tidak. Berdasarkan Pasal 736 dan 737 KUH Perdata, perdamaian memiliki efek menghapus hak yang sebelumnya ada. Dalam kasus ini, pada 24 Juni 2024 kedua pihak menandatangani kesepakatan “dua pihak telah selesai” dengan kompensasi 50k dolar Taiwan untuk utang 7 juta dolar Taiwan dan menuliskannya secara jelas di atas kertas; pengadilan menyatakan utang 7 juta dolar Taiwan telah hapus. Kecuali bisa membuktikan bahwa perdamaian itu sendiri diperoleh melalui penipuan, maka tidak bisa lagi menuntut ganti rugi berdasarkan perjanjian awal.
Mengapa pengadilan menyatakan klaim Chen atas penipuan tidak terbukti?
Pengadilan menyebut pihak yang mengklaim penipuan memikul beban pembuktian. Rekaman suara dan tangkapan layar percakapan yang diajukan Chen hanya menunjukkan bahwa setelah investasi gagal, ia terus mempertanyakan You Nan, sehingga tidak bisa membuktikan bahwa You Nan memberikan informasi yang tidak benar. Sebaliknya, You Nan bukan hanya tidak menjanjikan keuntungan, ia juga berkali-kali mengingatkan risiko dan menyarankan untuk menarik dana. Selain itu, pesan otorisasi pengoperasian akun menunjukkan Chen sendiri yang melakukan order di pasar pada saat itu, sehingga sulit menyimpulkan adanya niat penipuan dari You Nan.