Peretasan Berbantuan AI Melampaui Tinjauan Kode Tradisional, Kata Co-Founder NEAR

ZEC-2,55%
Menurut pendiri NEAR Protocol, Illia Polosukhin, dalam sebuah wawancara dengan The Block pada Senin, artificial intelligence kini memungkinkan peretas menemukan celah keamanan perangkat lunak lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan lewat tinjauan keamanan tradisional. Polosukhin berpendapat bahwa pendekatan tradisional—dengan pengembang berpengalaman meninjau kode secara manual—sudah tidak lagi berkelanjutan, mengingat kemampuan model artificial intelligence yang lebih baru. Ia mengusulkan formal verification, yang secara matematis membuktikan bahwa kode “melakukan apa yang dikatakannya”, sebagai solusi yang lebih efektif. Meski secara historis mahal dan memakan tenaga, AI sekarang dapat membantu menghasilkan sebagian besar bukti yang diperlukan, yang kemudian dapat diverifikasi secara independen. Project Tachyon, sebuah inisiatif Zcash, memperlihatkan pendekatan ini dengan menggunakan verifikasi berbantuan AI untuk menghasilkan bukti matematis dalam hitungan minggu, bukan bertahun-tahun.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar