Di Konferensi Artificial Intelligence Dunia 2026, pendiri Alibaba Cloud dan akademisi dari Chinese Academy of Engineering, Wang Jian, menyatakan bahwa AI sedang memasuki titik balik kritis. Ia berargumen bahwa data ilmiah akan mendefinisikan ulang sifat AI, dengan menekankan bahwa model fondasi berbasis sains harus mengintegrasikan teks, kode, dan data ilmiah ke dalam satu ruang model melalui tokenisasi, bukan hanya mengandalkan paper penelitian dan kode.
Wang memprediksi bahwa dalam 50 tahun ke depan, peran AI dalam sains akan sepadan dengan kontribusi matematika selama berabad-abad terakhir. Ia mencatat bahwa fase berikutnya dari persaingan AI akan berpusat pada kemampuan integrasi data ilmiah multimodal.