Harga Minyak Mentah Terus Turun pada 28 Juli meski Ada Risiko Laut Merah; Aliran Teluk Persia Turun ke 41% dari Level Sebelum Perang

GS-1,48%

Menurut Jin10, harga minyak mentah terus mengalami tren penurunan pada 28 Juli, meski ketegangan di Laut Merah meningkat. Iran dan Oman tengah mengejar kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran yang memungkinkan upaya diplomatik. Terminal konsorsium Caspian Pipeline Consortium kembali melanjutkan operasi pemuatan pipa, turut membebani harga setelah penangguhan selama seminggu. Data Goldman Sachs menunjukkan arus minyak mentah Teluk Persia telah turun menjadi 41% dari level sebelum perang.

Dalam sepekan terakhir, pengiriman minyak mentah melalui Laut Merah turun lebih dari 3 juta barel per hari, dipicu oleh Arab Saudi yang mengalihkan ekspor melalui Terusan Suez dan Rusia yang secara signifikan mengurangi pengangkutan minyak mentah Laut Merah. Arab Saudi mengatakan pihaknya mencegat drone yang diluncurkan oleh milisi Irak yang didukung Iran dan menargetkan fasilitas minyak, meskipun risiko pasokan tetap tinggi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar