EcoproBM Menggalang 1,2 Triliun Won untuk Investasi Langsung Pabrik Pemurnian Nikel di Indonesia

Menurut Yonhapnews, EcoproBM Korea Selatan mengadakan rapat pemegang saham pada 16 Juli untuk menanggapi kekhawatiran terkait rencana penambahan modal senilai 1,2 triliun won. Perusahaan mengatakan bahwa 765 miliar won dari dana tersebut akan diinvestasikan untuk kepemilikan langsung atas saham fasilitas pengolahan nikel BNSI di Indonesia. CEO Kim Jang-woo menekankan bahwa mengamankan rantai pasokan nikel secara langsung sangat penting untuk daya saing biaya dan untuk memperoleh pesanan baru, karena pelanggan baterai dan produsen otomotif kian memprioritaskan kemampuan pengadaan bahan baku.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar