Analis Fidelity International: Harga Minyak Mungkin Tetap Tinggi dalam Jangka Pendek, Diperkirakan Bertahan dalam Kisaran 90 hingga 120 Dolar

Gate News berita, pada 18 Maret, analis Fidelity International Salman Ahmed mengatakan dalam webinar bahwa permintaan minyak jangka pendek sangat kaku, dan harga mungkin tetap tinggi dalam waktu dekat. Ia menunjukkan bahwa harga minyak diperkirakan akan tetap di kisaran 90 hingga 120 dolar AS, meskipun ada risiko kenaikan lebih lanjut. Ahmed berpendapat bahwa bank-bank sentral di seluruh dunia masih memiliki waktu untuk merespons dampak konflik di Timur Tengah, yang dapat menjadi alasan bagi bank sentral untuk tetap berhati-hati. Selain itu, blokade efektif Iran terhadap Selat Hormuz (jalur transportasi minyak penting dunia) telah menyebabkan lonjakan harga minyak sekitar 100 dolar.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar