Menurut pengumuman Indosat Ooredoo Hutchison pada 28 Juli, operator telekomunikasi Indonesia yang terdaftar di Jakarta melaporkan pendapatan H1 2026 sebesar Rp30,7 triliun (US$1,69 miliar), naik 13,1% year-on-year. EBITDA naik 14% menjadi Rp14,6 triliun (US$803 juta). Trafik data meningkat 19,9%, sementara pendapatan rata-rata per pengguna naik 17,3% menjadi 46.000 rupiah (US$2,5). Basis pelanggan seluler perusahaan mencapai 93,4 juta per 30 Juni.
Bisnis AI Cloud Indosat menghasilkan US$33 juta pada paruh pertama, melampaui pendapatan total 2025 sebesar US$28 juta.